Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 55

Al-Baqarah Ayat 55

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَاِذْ قُلْتُمْ يٰمُوْسٰى لَنْ نُّؤْمِنَ لَكَ حَتّٰى نَرَى اللّٰهَ جَهْرَةً فَاَخَذَتْكُمُ الصّٰعِقَةُ وَاَنْتُمْ تَنْظُرُوْنَ

Wa iż qultum yā mūsā lan nu'mina laka ḥattā narallāha jahratan fa'akhażatkumuṣ-ṣā‘iqatu wa antum tanẓurūn(a).

Arti

Dan (ingatlah) ketika kamu berkata, “Wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan jelas,” maka halilintar menyambarmu, sedang kamu menyaksikan.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Kedurhakaan Bani Israil lebih meningkat lagi. Bukan hanya menyembah patung anak sapi, tetapi malah mereka meminta Allah agar dapat dilihat dengan mata kepala. Dengan nada yang sangat kasar, mereka memanggil Nabi Musa dengan menyebut nama, Musa. Dan ingatlah wahai Bani Israil ketika kamu berkata kepada Nabi Musa, “Wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu, dan kepada apa yang kamu sampaikan, sebelum kami melihat Allah, Tuhan Yang Maha Pencipta itu, dengan jelas.” Tentu permintaan ini sudah melampaui batas kewajaran. Bukankah mereka sudah menerima nikmat yang sangat banyak dari Allah, tetapi tetap masih durhaka. “Disebabkan kedurhakaanmu yang sudah sangat berlipat-lipat, maka halilintar menyambarmu sebagai hukuman bagi kamu. Semua peristiwa itu kamu sadari terjadinya, sedang kamu menyaksikan dengan mata kepala kamu sendiri.”

Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah mengingatkan Bani Israil kepada sifat-sifat dan keingkaran nenek moyang mereka kepada Nabi Musa, yaitu mereka pernah berkata kepada Nabi Musa. “Kami tidak akan beriman kepadamu sampai kami dapat melihat Allah secara kasat mata.” Karena sikap dan kelakuan mereka itu Allah menurunkan azab kepada mereka, yaitu halilintar yang menyambar mereka.

Nabi Musa memilih tujuh puluh orang yang akan pergi bersamanya ke bukit Sinai untuk meminta ampun atas kesalahan mereka menyembah anak sapi. Mereka mengatakan kepada Nabi Musa AS bahwa sebelum mereka dapat melihat Allah dengan mata kepala mereka sendiri, mereka tidak akan beriman, tidak akan membenarkan ucapan Nabi Musa AS bahwa Taurat itu adalah Kitab Allah. Mereka juga tidak akan percaya bahwa Musa telah mendengar perkataan Allah, dan mereka juga tidak akan percaya bahwa Allah memerintahkan untuk menerima perkataan-Nya dan mengamalkannya. Lalu datanglah halilintar menyambar mereka, sedang yang lain menyaksikan peristiwa itu dengan jelas (lihat pula al-A‘rāf/7:156).

Demikianlah sikap Bani Israil terhadap Nabi Musa, mereka selalu bertingkah dan membangkang. Maka datanglah azab Allah kepada mereka. Bermacam-macam penyakit menimpa mereka. Binatang-binatang kecil yang menyebarkan berbagai penyakit telah membinasakan sejumlah besar dari mereka. Maka tidaklah mengherankan ketika Nabi Muhammad saw datang menyeru mereka kepada agama lslam, mereka bersikap menentang dan menolak seruan itu.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Bani Israil menuntut untuk dapat melihat Allah secara langsung sebelum mereka beriman kepada Nabi Musa dan ajaran yang disampaikannya.
  • Akibat permintaan yang melampaui batas ini, halilintar menyambar mereka sebagai hukuman.
  • Peristiwa sambaran halilintar tersebut terjadi di hadapan mereka dan disaksikan secara langsung.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 55?

Ayat ini menjelaskan tentang kedurhakaan Bani Israil yang semakin meningkat, di mana mereka meminta kepada Nabi Musa untuk dapat melihat Allah dengan mata kepala secara jelas. Karena permintaan yang melampaui batas kewajaran ini, mereka dihukum dengan sambaran halilintar yang terjadi di hadapan mereka.

Mengapa Bani Israil meminta untuk melihat Allah secara langsung kepada Nabi Musa?

Mereka meminta hal tersebut karena tidak akan beriman kepada Nabi Musa, tidak akan membenarkan ucapannya bahwa Taurat adalah Kitab Allah, tidak akan percaya bahwa Musa telah mendengar perkataan Allah, dan tidak akan percaya bahwa Allah memerintahkan untuk menerima serta mengamalkan perkataan-Nya, sebelum mereka dapat melihat Allah secara kasat mata.

Siapa yang membuat permintaan untuk melihat Allah secara langsung dalam peristiwa yang disebutkan di ayat ini?

Permintaan ini dibuat oleh tujuh puluh orang dari Bani Israil yang dipilih oleh Nabi Musa untuk pergi bersamanya ke bukit Sinai guna meminta ampun atas kesalahan mereka menyembah anak sapi.