Arti Allahumma Firlaha Warhamha, Bacaan Doa yang Sering Diucapkan saat Takziah

Arti Allahumma Firlaha Warhamha adalah doa memohon ampunan dan rahmat bagi jenazah. Simak bacaan Arab, latin, terjemahan, versi pendek dan panjang, serta maknan

Diterbitkan 30 Juli 2026, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arti Allahumma Firlaha Warhamha menjadi salah satu hal yang sering dicari umat Islam, terutama ketika menghadiri takziah atau mendengar kabar duka. Kalimat doa ini lazim diucapkan untuk mendoakan seorang muslimah yang telah meninggal dunia sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar memberikan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik baginya di akhirat.

Dalam ajaran Islam, mendoakan orang yang telah wafat merupakan amalan yang dianjurkan. Doa Allahumma Firlaha Warhamha berdasar pada hadits riwayat Imam Muslim dan menjadi salah satu doa yang dibaca dalam salat jenazah menurut para ulama fikih.

Penjelasan mengenai redaksi doa ini juga disampaikan Muhajir dan Abdul Gani Asykur dalam buku Kumpulan Risalah Bimbingan Sholat Lengkap (1989), yang menerangkan bahwa doa setelah takbir ketiga merupakan bagian paling penting dalam salat jenazah. Untuk jenazah perempuan, lafaz doa harus disesuaikan menggunakan kata ganti perempuan, seperti "firlaha" dan "warhamha".

Karena itu, memahami arti Allahumma Firlaha Warhamha beserta bacaan yang benar menjadi penting agar doa yang dipanjatkan sesuai dengan tuntunan syariat. Selain memiliki versi singkat yang sering diucapkan saat takziah, terdapat pula doa yang lebih panjang sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW, yang berisi permohonan agar Allah mengampuni dosa-dosa almarhumah, melimpahkan rahmat-Nya, melapangkan kuburnya, serta memasukkannya ke dalam surga.

Seperti apa sebenarnya makna mendalam dan arti Allahumma Firlaha Warhamha ini? Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/7), berikut ulasan selengkapnya. 

Kapan Doa Ini Biasanya Dibaca?

Bacaan Allahumma Firlaha Warhamha merupakan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk memohonkan ampunan dan rahmat bagi seorang perempuan muslim yang telah meninggal dunia. Kata "firlaha" menggunakan dhamir (kata ganti) perempuan sehingga doa ini ditujukan kepada almarhumah. Sementara jika yang didoakan adalah laki-laki, lafaznya menjadi Allahumma Firlahu Warhamhu.

Mendoakan jenazah merupakan salah satu hak seorang muslim atas muslim lainnya. Doa-doa tersebut dapat dibaca ketika salat jenazah, saat prosesi pemakaman, ketika bertakziah, maupun setelah selesai pemakaman sebagai bentuk permohonan agar Allah memberikan ampunan dan rahmat kepada orang yang telah wafat.

Ucapan Allahumma Firlaha Warhamha bukan sekadar tradisi masyarakat, melainkan doa yang berisi permohonan kepada Allah SWT agar memberikan ampunan, kasih sayang, dan kebaikan kepada almarhumah.

Arti Bacaan Allahumma Firlaha Warhamha Lengkap 

  • Versi Singkat

Arab

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا

Latin

Allahummaghfirlahā warhamhā.

Artinya

"Ya Allah, ampunilah dia (perempuan) dan rahmatilah dia."

Doa singkat ini paling sering diucapkan ketika seseorang mendengar kabar duka, mengirimkan doa melalui pesan, atau saat bertakziah.

  • Versi Panjang

Arab

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.

Latin

Allahummaghfirlahā warhamhā wa 'āfihā wa'fu 'anhā, wa akrim nuzulahā, wa wassi' mudkhalahā, waghsilhā bil-mā'i wats-tsalji wal-barad, wa naqqihā minal khathāyā kamā yunaqqats tsaubul abyadhu minad-danas, wa abdilhā dāran khairan min dārihā, wa ahlan khairan min ahlihā, wa zaujan khairan min zaujihā, wa adkhilhāl jannah, wa a'idz-hā min 'adzābil qabri wa min 'adzābin nār.

Artinya

"Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, maafkanlah kesalahannya. Muliakanlah tempat persinggahannya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah dia dengan air, salju, dan embun. Bersihkanlah dia dari segala dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Gantikan baginya rumah yang lebih baik daripada rumahnya, keluarga yang lebih baik daripada keluarganya, pasangan yang lebih baik daripada pasangannya, masukkanlah dia ke dalam surga, serta lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka."

Doa panjang ini berasal dari hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan menjadi salah satu doa yang dianjurkan dibaca dalam salat jenazah. 

Makna Bacaan Allahumma Firlaha Warhamha

Doa Allahumma Firlaha Warhamha tidak hanya berarti memohon ampunan kepada Allah SWT. Dalam redaksi doa jenazah yang lebih lengkap sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim, setiap kalimat memiliki makna yang mendalam dan berisi harapan terbaik bagi orang yang telah meninggal dunia. Para ulama menjelaskan bahwa doa ini mencakup berbagai permohonan yang berkaitan dengan kehidupan akhirat seorang muslim.

Berikut makna yang terkandung dalam bacaan Allahumma Firlaha Warhamha.

1. Memohon agar dosa-dosa mayit diampuni

Lafaz "Allahummaghfirlahā" berarti "Ya Allah, ampunilah dia." Permohonan ampunan menjadi bagian pertama dalam doa karena setiap manusia tidak luput dari kesalahan semasa hidupnya. Dengan memohon ampunan, seorang muslim berharap Allah SWT menghapus dosa-dosa almarhumah sehingga ia memperoleh rahmat dan kemuliaan di akhirat.

Ampunan Allah merupakan nikmat terbesar yang diharapkan oleh setiap hamba. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW mengajarkan agar doa untuk jenazah selalu diawali dengan permohonan ampunan sebelum memohon berbagai kebaikan lainnya.

2. Memohon agar almarhumah dirahmati dan dibersihkan

Kalimat "warhamhā" berarti "rahmatilah dia." Rahmat Allah mencakup kasih sayang, perlindungan, dan limpahan kebaikan yang tidak terputus.

Dalam doa versi panjang terdapat pula permohonan agar Allah membersihkan almarhumah dari segala dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Perumpamaan ini menggambarkan harapan agar setiap kesalahan yang pernah dilakukan benar-benar dihapus sehingga ia menghadap Allah dalam keadaan suci.

3. Memohon tempat yang mulia di sisi Allah SWT

Doa jenazah juga berisi permohonan agar Allah memuliakan tempat persinggahan almarhumah serta melapangkan kuburnya.

Lafaz ini menunjukkan harapan agar alam kubur menjadi tempat yang penuh ketenangan, bukan tempat kesempitan maupun kesulitan. Para ulama menjelaskan bahwa memohon kemuliaan tempat bagi jenazah merupakan bagian dari adab seorang muslim ketika mendoakan saudaranya yang telah wafat.

4. Memohon agar dimasukkan ke dalam surga

Pada bagian selanjutnya terdapat doa:

"Wa adkhilhāl jannah."

Artinya:

"Masukkanlah dia ke dalam surga."

Ini merupakan tujuan utama dari seluruh permohonan yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Seorang muslim berharap almarhumah memperoleh balasan terbaik berupa surga sebagai tempat kembali yang penuh kenikmatan.

Doa tersebut sekaligus mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sedangkan kehidupan akhirat menjadi tujuan akhir setiap manusia.

5. Memohon perlindungan dari siksa kubur dan api neraka

Bagian penutup doa jenazah berbunyi:

"Wa a'idzhā min 'adzābil qabri wa min 'adzābin nār."

Artinya:

"Lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka."

Permohonan ini menjadi penegas bahwa seorang muslim tidak hanya berharap memperoleh kenikmatan akhirat, tetapi juga memohon agar Allah SWT melindungi almarhumah dari segala bentuk azab. Karena itu, doa Allahumma Firlaha Warhamha dipandang sebagai doa yang sangat lengkap karena mencakup ampunan, rahmat, kemuliaan, surga, dan keselamatan dari siksa.

Keutamaan Membaca Doa Allahumma Firlaha Warhamha Saat Takziah

Takziah merupakan sunnah yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka. Selain memberikan penghiburan, momen takziah juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa bagi orang yang telah meninggal dunia.

Membaca doa Allahumma Firlaha Warhamha saat takziah memiliki sejumlah keutamaan. Pertama, doa tersebut merupakan bentuk kasih sayang kepada sesama muslim dengan memohonkan ampunan dan rahmat kepada Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memperbanyak doa yang bermanfaat bagi jenazah.

Kedua, doa ini mengikuti tuntunan Rasulullah SAW yang bersumber dari hadis sahih. Membaca doa yang diajarkan Nabi menjadi bentuk ittiba' atau mengikuti sunnah sehingga lafaz yang dipanjatkan memiliki dasar yang jelas dalam syariat Islam.

Ketiga, doa bagi orang yang telah meninggal termasuk amal yang masih dapat memberikan manfaat bagi mayit. Dalam banyak penjelasan ulama, doa dari kaum muslimin menjadi salah satu bentuk kebaikan yang terus diharapkan oleh seseorang setelah wafat, terlebih jika dipanjatkan dengan penuh keikhlasan.

Selain itu, membaca doa saat takziah juga menjadi pengingat bagi setiap muslim tentang pentingnya mempersiapkan bekal menuju akhirat. Momentum tersebut mengajarkan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT sehingga memperbanyak doa dan amal saleh menjadi bagian dari kehidupan seorang mukmin.

Doa-doa Tambahan untuk Jenazah dan Kaum Muslimin yang Berpulang

Selain doa "Allahumma Firlaha Warhamha" dan versi panjangnya, terdapat beberapa doa lain yang juga dianjurkan untuk dibaca ketika mendoakan jenazah. Doa-doa ini melengkapi permohonan kebaikan bagi almarhum dan menunjukkan kekayaan tradisi doa dalam Islam.

Doa untuk Jenazah Anak Kecil

Jika jenazah adalah anak kecil yang belum baligh, doanya sedikit berbeda karena anak kecil dianggap suci dari dosa. Doa ini memohonkan agar anak tersebut menjadi simpanan dan pahala bagi kedua orang tuanya:

Lafaz Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ فَرَطًا وَذُخْرًا لِوَالِدَيْهِ وَشَفِيعًا مُجَابًا اللَّهُمَّ ثَقِّلْ بِهِ مَوَازِينَهُمَا وَأَعْظِمْ بِهِ أُجُورَهُمَا وَأَلْحِقْهُ بِصَالِحِ سَلَفِ الْمُؤْمِنِينَ وَاجْعَلْهُ فِي كَفَالَةِ إِبْرَاهِيمَ وَقِهِ بِرَحْمَتِكَ عَذَابَ الْجَحِيمِ
Transliterasi Latin: Allahummaj'alhu farathan wa dzukhran liwalidaihi wa syafi'an mujaban. Allahumma tsaqqil bihi mawazinahuma wa a'zhim bihi ujurohuma wa alhiqhu bisholihis salafil mu'minin waj'alhu fi kafalati Ibrahima waqihi birahmatika 'adzabal jahim.
Terjemahan: "Ya Allah, jadikanlah ia sebagai simpanan dan pahala bagi kedua orang tuanya, dan pemberi syafaat yang dikabulkan. Ya Allah, beratkanlah timbangan amal kedua orang tuanya dengannya, dan besarkanlah pahala keduanya dengannya. Susulkanlah ia kepada orang-orang saleh dari kaum mukminin yang telah mendahului, dan jadikanlah ia dalam pemeliharaan Ibrahim. Lindungilah ia dengan rahmat-Mu dari siksa neraka Jahim."

Doa Umum untuk Kaum Muslimin yang Telah Meninggal

Doa ini bisa dibaca kapan saja untuk mendoakan seluruh kaum Muslimin dan Muslimat yang telah berpulang, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia:

Lafaz Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Transliterasi Latin: Allahummaghfir lil muslimina wal muslimat wal mu'minina wal mu'minat al-ahya'i minhum wal amwat.
Terjemahan: "Ya Allah, ampunilah kaum Muslimin dan Muslimat, kaum Mukminin dan Mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia."

Doa Saat Ziarah Kubur

Ketika berziarah kubur, selain doa spesifik untuk jenazah, ada juga doa umum yang bisa dibaca untuk penghuni kubur, memohonkan ampunan dan rahmat bagi mereka.

Lafaz Arab: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Transliterasi Latin: Assalamu 'alaikum ahlad diyaari minal mu'minina wal muslimin, wa innaa in syaa Allahu bikum laahiquun. Nas'alullaha lanaa walakumul 'aafiyah.
Terjemahan: "Salam sejahtera atas kalian wahai penghuni kubur dari kalangan mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah untuk kami dan untuk kalian keselamatan."

Tanya & Jawab Seputar Arti Allahumma Firlaha Warhamha

1. Apa arti Allahumma Firlaha Warhamha?

Artinya, "Ya Allah, ampunilah dia (perempuan) dan rahmatilah dia."

2. Kapan doa Allahumma Firlaha Warhamha dibaca?

Doa ini biasa dibaca saat salat jenazah, takziah, pemakaman, maupun ketika mendoakan almarhumah secara pribadi.

3. Apa perbedaan Firlaha dan Firlahu?

Firlaha digunakan untuk jenazah perempuan, sedangkan Firlahu untuk jenazah laki-laki.

4. Apakah Allahumma Firlaha Warhamha berasal dari hadis?

Ya. Redaksinya merupakan bagian dari doa jenazah yang bersumber dari hadis sahih riwayat Imam Muslim.

5. Bolehkah membaca doa versi singkat saja?

Boleh. Doa singkat tetap berisi permohonan ampunan dan rahmat, meskipun doa versi panjang lebih lengkap sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.