Liputan6.com, Jakarta - Malam tahun baru Islam menjadi momen penting yang dinantikan umat Muslim di berbagai belahan dunia. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga kesempatan untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki amal ibadah, serta memulai lembaran baru dengan niat yang lebih baik. Pada tahun ini, umat Islam akan menyambut Tahun Baru Islam 1448 H dengan berbagai kegiatan keagamaan yang penuh makna.
Selain mengetahui jadwal pergantian tahun Hijriah, umat Muslim juga dianjurkan memahami berbagai keutamaan yang menyertai datangnya tahun baru Islam. Momentum ini sering dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, dan melakukan amalan-amalan yang dapat mendatangkan pahala. Semangat hijrah yang diwariskan dari peristiwa perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, menjadi inspirasi untuk melakukan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam buku Lathaif Al-Ma'arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, dijelaskan bahwa pergantian waktu dan datangnya bulan-bulan mulia merupakan kesempatan berharga bagi seorang Muslim untuk memperbanyak ketaatan serta mengevaluasi perjalanan amalnya. Oleh karena itu, malam tahun baru Islam 1448 H dapat dijadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan berpahala besar yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (11/06/2026).
Advertisement
Penetapan Malam Tahun Baru Islam 1448 H
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456523/original/011151800_1766898101-Gemini_Generated_Image_3lsprv3lsprv3lsp_2.png)
Penetapan Malam Tahun Baru Islam 1448 H mengacu pada kalender Hijriah yang menggunakan peredaran bulan (qamariyah) sebagai dasar perhitungannya. Tahun Baru Islam ditandai dengan masuknya tanggal 1 Muharam, yaitu bulan pertama dalam kalender Hijriah.
Berdasarkan perhitungan kalender Islam yang berlaku, 1 Muharam 1448 H jatuh setelah berakhirnya bulan Zulhijah 1447 H, sehingga malam sebelumnya menjadi Malam Tahun Baru Islam 1448 H. Di Indonesia, penetapan awal bulan Hijriah umumnya dilakukan melalui metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang dikoordinasikan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag).
Hasil sidang isbat menjadi dasar resmi untuk menentukan awal bulan-bulan tertentu dalam kalender Islam. Namun, untuk bulan Muharam, jadwal kalender Hijriah yang telah disusun biasanya menjadi acuan dalam menentukan waktu pergantian tahun. Berdasarkan kalender Hijriyah Kemenag RI, 1 Muharram 1448 Hijriyah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, malam Tahun Baru Islam 1448 H akan dimulai sejak waktu Maghrib pada Senin, 15 Juni 2026.
Advertisement
Keistimewaan Bulan Muharram dalam Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3214080/original/055978300_1597893428-moscow-cathedral-mosque-1483524_1920.jpg)
Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum). Empat bulan yang dimuliakan Allah SWT ini adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Dalam bulan-bulan haram tersebut, umat Islam dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga diri dari dosa dan kemaksiatan.
Keistimewaan Muharram juga ditunjukkan dengan penyebutan khusus sebagai "Bulan Allah" (Syahrullah), yang menunjukkan kemuliaan dan keagungan bulan tersebut. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram. Bulan ini juga menjadi momentum penting untuk refleksi diri atau muhasabah, serta membuat resolusi dan rencana baik untuk satu tahun ke depan.
Malam 1 Muharram adalah waktu yang tepat untuk berintrospeksi diri dan lebih giat mengamalkan ajaran agama Islam. Salah satu amalan utama adalah membaca doa akhir tahun pada sore hari terakhir bulan Dzulhijjah dan doa awal tahun setelah Maghrib pada malam 1 Muharram. Doa-doa ini berisi permohonan ampunan atas dosa-dosa di tahun lalu dan harapan keberkahan di tahun yang baru. Selain doa, memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur'an juga sangat dianjurkan untuk mengisi malam pergantian tahun.
Amalan Utama di Malam Pergantian Tahun Hijriyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4270292/original/089440700_1671764205-masjid-pogung-dalangan-DdMZbKFFbaU-unsplash.jpg)
Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan. Terutama dianjurkan untuk berpuasa Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram), di mana puasa Asyura dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu. Memberikan sedekah juga sangat ditekankan di bulan Muharram, dengan pahala yang dilipatgandakan.
Selain itu, menyantuni anak yatim adalah amalan yang memiliki keutamaan besar di bulan ini, bahkan banyak tradisi di Indonesia mengaitkan Muharram dengan "Lebaran Anak Yatim". Amalan lain yang dianjurkan meliputi memperbanyak doa dan dzikir, membaca Al-Qur'an, serta meningkatkan nafkah untuk keluarga.
Advertisement
Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3426408/original/005688900_1618209714-WhatsApp_Image_2021-04-12_at_08.22.59.jpeg)
- Doa Akhir Tahun
Membaca doa akhir tahun dan awal tahun Hijriyah adalah tradisi yang diamalkan umat Muslim untuk memohon ampunan dan keberkahan. Doa akhir tahun dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah setelah shalat Ashar hingga sebelum Maghrib. Doa ini berisi permohonan ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan sepanjang tahun, dengan lafal sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اللّٰهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Latin: Allahumma ma 'amiltu fi hadzihis sanati mimma nahaitani 'anhu falam atub minhu walam tardhahu walam tansahu wa halumta 'alayya ba'da qudratika 'ala 'uqubati wa da'autani ilat taubati min ba'di jara'ati 'ala ma'shiyatik, fa inni astaghfiruka faghfir li. Wa ma 'amiltu fiha mimma tardhahu wa wa'datani 'alaihis tsawaba fa'asalukal-lahu ya karimu ya dzal-jalali wal ikram, an tataqabbala minni wala taqtha' raja'i minka ya karim.
Artinya:"Ya Allah, apa yang telah aku kerjakan pada tahun ini tentang sesuatu yang Engkau larang dariku, namun aku belum bertobat darinya, Engkau tidak meridlainya, dan Engkau tidak melupakannya. Engkau bersabar terhadapku padahal Engkau mampu memberikan siksaan kepadaku, dan Engkau telah menyeruku untuk bertobat setelah aku berani melakukan maksiat terhadap-Mu. Maka aku memohon ampunan-Mu, ampunilah aku. Dan apa yang telah aku kerjakan pada tahun ini tentang sesuatu yang Engkau ridlai dan Engkau janjikan pahala atasnya, maka aku memohon kepada-Mu, ya Allah, Dzat Yang Maha Pemurah, Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, semoga Engkau berkenan menerimanya dariku dan janganlah Engkau memutus harapanku dari-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah."
- Doa Awal Tahun
Latin: Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ala fadhlikal azhimi wa karimi judikal muawwal. Hadza amun jadidun qad aqbal. As alukal ishmata fihi minas syaithani wa auliya ih, wal auna ala hadzihin nafsil ammarati bis su I, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.
Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."
Jadwal dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3429248/original/019447900_1618459697-pexels-michael-burrows-7129429.jpg)
Bulan Muharram 1448 Hijriah juga menjadi kesempatan untuk melaksanakan puasa sunah Ayyamul Bidh. Puasa ini merupakan amalan yang sangat dianjurkan untuk memulai tahun dengan kebaikan. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 yang bertepatan dengan Muharram 1448 H adalah sebagai berikut: Minggu, 28 Juni 2026 (13 Muharram 1448 H); Senin, 29 Juni 2026 (14 Muharram 1448 H); dan Selasa, 30 Juni 2026 (15 Muharram 1448 H). Salah satu kemudahan dalam melaksanakan puasa sunah Ayyamul Bidh adalah kelonggaran waktu niat, yang bisa dilakukan hingga pagi hari setelah matahari terbit, asalkan belum makan atau minum sejak fajar.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Malam Tahun Baru Islam
- Apa itu Malam Tahun Baru Islam? Malam Tahun Baru Islam adalah malam pergantian tahun dalam kalender Hijriyah, yang menandai dimulainya bulan Muharram.
- Bagaimana Tanggal Malam Tahun Baru Islam Ditentukan? Tanggalnya ditentukan berdasarkan peredaran bulan (sistem qamariyah) dan penetapan resmi melalui sidang isbat serta pemantauan hilal oleh Kementerian Agama.
- Kapan Malam Tahun Baru Islam 1448 H? Malam Tahun Baru Islam 1448 H diperkirakan jatuh pada Senin malam, 15 Juni 2026, setelah waktu Maghrib.
- Apa Keutamaan Bulan Muharram? Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah, di mana pahala amal kebaikan dilipatgandakan dan dosa diperberat.
- Amalan Apa Saja yang Dianjurkan di Malam Tahun Baru Islam? Amalan yang dianjurkan meliputi membaca doa akhir dan awal tahun, memperbanyak dzikir, shalat sunnah, bersedekah, dan muhasabah diri.
- Apakah Puasa di Bulan Muharram Wajib? Puasa di bulan Muharram adalah sunnah, terutama puasa Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram), bukan wajib.
- Siapa yang Menetapkan 1 Muharram sebagai Awal Tahun Hijriyah? Penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriyah dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA setelah musyawarah para sahabat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311330/original/051013700_1785399316-Screenshot_2026-07-30_144448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455556/original/058687200_1766711056-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-26T080132.246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6467310/original/074652300_1779329364-perayaan-tahun-baru-islam-jawa-di-surakarta-kembali-beda.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419222/original/009460000_1763646900-Menag_Tafsir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749999/original/079429500_1708587393-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4957023/original/069684800_1727722364-WhatsApp_Image_2024-10-01_at_01.49.05_65253c26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8260685/original/091098500_1781620959-pg16-1-muharam-jkt-bdg-madura-458e72.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260662/original/098410500_1781618317-1390f36d-756d-4b68-89cc-a0a142bbb51c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259210/original/093812700_1781491958-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3600664/original/072986500_1634092608-13_oktober_2021-1a.jpeg)