Liputan6.com, Jakarta - Sampah tidak selalu harus berakhir menjadi persoalan. Di Guwosari, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pengelolaan sampah justru berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui Program Go Sari.
Program yang dibina Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Rewulu sejak 2023 itu dikembangkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Guwosari. Masyarakat tidak hanya didorong mengurangi sampah dari sumbernya, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengelolaan hingga menghasilkan nilai ekonomi.
Saat ini, TPS3R Guwosari mampu mengelola sekitar 4,5 ton sampah setiap hari. Pengelolaan tersebut juga membuka green jobs bagi 27 orang pekerja yang telah mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Advertisement
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Program Go Sari menjadi contoh bahwa keberlanjutan dapat dibangun dari hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi bagaimana upaya tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di Guwosari, kita melihat bagaimana sampah yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan dapat dikelola menjadi peluang, membuka ruang usaha, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Mars Ega.
Menurut Mars Ega, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga tidak hanya bertugas menjaga ketahanan energi, tetapi juga dapat memberikan economic and social value bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Jadi Pusat Edukasi Lingkungan
Pada kesempatan yang sama, VP Community, Involvement, & Development Pertamina Patra Niaga Dian Hapsari Firasati mengatakan, pengembangan Go Sari dirancang untuk membangun ekosistem yang memberikan manfaat secara berkelanjutan, mulai dari aspek lingkungan, sosial, hingga ekonomi.
“Kami ingin program CSR tidak berhenti pada pemberian fasilitas atau bantuan, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang bisa berjalan bersama masyarakat. Go Sari menjadi salah satu contoh bagaimana pengelolaan lingkungan dapat membuka green jobs, meningkatkan kapasitas masyarakat, sekaligus menjadi tempat belajar bagi lebih banyak orang,” jelas Dian.
Tidak berhenti pada pengelolaan sampah, TPS3R Guwosari juga berkembang menjadi pusat edukasi pengelolaan lingkungan. Sebanyak 21 instansi dan perguruan tinggi telah menjadikan TPS3R Guwosari sebagai lokasi pembelajaran mengenai praktik pengelolaan sampah.
Dampak sosial program ini juga diperluas melalui kolaborasi dengan Rutan Kelas IIB Bantul. Sebanyak 30 warga binaan dilibatkan dalam kegiatan sebagai pengrajin eco furniture dengan memanfaatkan material yang dapat diolah kembali.
“Kolaborasi dengan Rutan Bantul menjadi bagian penting karena kami ingin memastikan manfaat program dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat. Melalui keterampilan membuat eco furniture, warga binaan mendapatkan ruang untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Dian.
Local Hero TPS3R Guwosari, Hendri, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang telah mendampingi pengembangan TPS3R Guwosari hingga menjadi pusat pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan yang dikenal luas.
“Berkat dukungan dan komitmen Pertamina Patra Niaga, TPS3R Guwosari terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Kini, TPS3R Guwosari juga menjadi tempat belajar pengelolaan sampah yang dikenal oleh berbagai kalangan dan instansi, baik di Yogyakarta maupun dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Hendri.
Program Go Sari diharapkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033320/original/056331500_1580109526-20200127-Ekspresi-Peserta-Tes-CPNS-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346278/original/098863900_1789119476-Cek_Fakta_Ustaz_Adi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346032/original/030931700_1789106579-FALSE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342891/original/026833400_1788835827-TPU_Galuga_terbakar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341234/original/011515600_1788594639-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_13.58.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340861/original/018822000_1788525123-WhatsApp_Image_2026-09-04_at_18.40.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525972/original/042857100_1773104546-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336812/original/036579700_1788180549-IMG-20260831-WA0046.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297664/original/086562900_1784102286-ChatGPT_Image_15_Jul_2026__14.51.08.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5356738/original/065888100_1758507738-aa1a40a0-379b-4bee-a740-f2b6396bda2e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335151/original/023900400_1787913112-email-attachment_2026_08_28_ariefhakim-at-klyid_bos-ojk-temukan-tingkat-literasi-dan-inklusi-keuangan-remaja-lebih-rendah-dari-nasional_1000423075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4577119/original/061536500_1694777744-20230915-Bantar_Gebang-AFP_2.jpg)