Liputan6.com, Jakarta - Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di Selat Sunda diperpanjang selama tiga hari. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian hingga Kamis, 17 September 2026.
"Dan hasil rapat koordinasi tadi yang disampaikan Pak Gubernur, kita akan lanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan," ujar Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, Senin, (14/09/2026).
Pencarian selama tiga hari ke depan masih akan menggunakan kekuatan yang sama, baik personel maupun peralatan. Namun, pengerahan sejumlah peralatan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian.
Advertisement
Salah satunya penggunaan helikopter untuk pemantauan dari udara. Pengerahan helikopter harus mempertimbangkan kondisi angin serta keberadaan debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
"Tetap kita menggunakan metode menggunakan kapal ya, termasuk juga pemantauan melalui udara. Semua itu tergantung nanti kondisi cuaca seperti apa," jelasnya.
Al Amrad berharap perpanjangan operasi SAR dapat meningkatkan peluang ditemukannya lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.
"Jadi kita sudah tadi menyampaikan dari hari pertama sampai dengan hari ketujuh, itu kita evaluasi kembali apa yang menjadi tantangan-tantangan kita dan objek yang mana yang belum kita lalui," terangnya.
Kendala Pencarian
Tim SAR gabungan menghadapi kendala dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal pada hari ke-7. Kendalanya berupa kabut tebal. Kondisi tersebut membatasi jarak pandang hingga sekitar 1–1,5 mil laut, meski gelombang di perairan mulai lebih tenang.
Tim SAR Lampung yang menggunakan KN SAR Basudewa belum dapat melakukan penyisiran secara maksimal di Sektor Z. Area tersebut mencakup perairan Teluk Semangka hingga sekitar Pulau Tabuan.
Nakhoda KN SAR Basudewa Lampung, Capt. M. Fadli, mengatakan kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu kendala utama dalam pencarian delapan orang tersebut.
"Untuk beberapa hari sebelumnya memang kondisi cuaca kurang bersahabat. Kecepatan angin cukup tinggi sehingga menyulitkan tim SAR dalam melaksanakan penyisiran beberapa area," kata Fadli, Senin (14/9/2026).
Fadli mengatakan kondisi perairan pada Senin pagi lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Ketinggian gelombang tercatat sekitar 0,5–0,7 meter.
Namun, kabut yang menyelimuti kawasan perairan membuat jarak pandang tim SAR terbatas.
"Untuk pagi ini, alhamdulillah secara kondisi gelombang cukup tenang. Gelombang ketinggian 0,5 sampai 0,7 meter, artinya masih kondusif," sebutnya.
"Namun demikian, kendalanya saat ini adalah visibilitas yang terbatas. Kemungkinan jarak pandang kurang lebih 1 sampai 1,5 mil," sambungnya.
Keterbatasan jarak pandang menjadi tantangan bagi tim SAR yang mengandalkan pengamatan visual untuk menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang masih dicari maupun speedboat yang mereka tumpangi.
Meski demikian, penyisiran tetap dilakukan dengan memaksimalkan berbagai peralatan pendukung, termasuk teropong untuk membantu pengamatan di tengah kondisi berkabut.
"Dengan keterbatasan jarak pandang ini tim SAR memang tidak bisa maksimal. Namun demikian, kita tetap maksimalkan dengan peralatan-peralatan pendukung seperti teropong dan peralatan lainnya," kata Fadli.
KN SAR Basudewa membawa 27 personel gabungan dalam operasi pencarian hari ketujuh. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Pelindo Panjang, Bandar Lampung, sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sektor Z.
Area pencarian yang menjadi tanggung jawab KN SAR Basudewa mencapai sekitar 512 mil laut persegi, meliputi perairan sekitar Pulau Tabuan dan Teluk Semangka.
Menurut Fadli, pembagian sektor tersebut ditentukan berdasarkan hasil pemetaan SAR Map Prediction terhadap kemungkinan pergerakan rombongan dari titik terakhir keberadaan mereka.
"Berdasarkan SAR Map Prediction, arahnya memang mengarah ke wilayah sekitar Teluk Semangka dan beberapa wilayah di Samudra Hindia," ujarnya.
Advertisement
Identitas 8 Orang Hilang
Delapan orang yang masih dicari terdiri atas tiga awak speedboat, yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.
Sementara itu, lima jurnalis yang hilang yakni M. Bagus Khoirunnas (28) dari ANTARA, Ari Basuki (52) dari Merdeka.com, Yudhis (43) dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, serta Donal (51), jurnalis lepas.
Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satu jurnalis kemudian mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Komunikasi dengan rombongan tercatat terakhir sekitar pukul 15.04 WIB.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298463/original/022893100_1784171596-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T101149.857.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432535/original/046920400_1764813818-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T090200.133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347618/original/023130800_1789360178-HOAX__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348184/original/036029200_1789387178-WhatsApp_Image_2026-09-14_at_18.58.20.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348152/original/064555600_1789384504-1001664181.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348119/original/033762700_1789382770-458572.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347391/original/046105600_1789300928-emil_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348003/original/013773600_1789377720-1001664064.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347923/original/085344300_1789375534-1000723572.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347902/original/070908300_1789375097-IMG-20260906-WA0073.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347894/original/082894300_1789374524-Screenshot_20260914_130706_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347892/original/009671200_1789373857-1001663617.jpg)