Liputan6.com, Jakarta - Video berdurasi 40 detik merekam pelajar membeli minuman keras (Miras), viral di media sosial. Pada video tersebut, dua remaja mengenakan celana sekolah SMA sedang membeli miras di sebuah toko, Jalan Raya Bogor.
Perekam yang diduga seorang pria sempat menegur penjual karena memperjualbelikan miras kepada pelajar yang masih mengenakan seragam. Kedua pelajar sempat menoleh kepada perekam dan seakan meminta penjual untuk segera mengemasi pesanannya. Tidak lama berselang, kedua pelajar langsung meninggalkan toko tersebut.
Menanggapi hal itu, Kasat Pol PP Kota Depok, Dede Hidayat telah melakukan pendalaman terhadap video pelajar membeli miras. Satpol PP menegaskan kedua pelajar membeli miras tidak jauh dari Simpang Cilodong, bukan berada di wilayah Depok.
Advertisement
"Itu penjualnya bukan wilayah Depok, tapi masuk wilayah Bogor," ujar Dede kepada Liputan6.com, Senin (14/9/2026).
Dede menjelaskan, kawasan Simpang Cilodong merupakan wilayah perbatasan antara Depok dan Kabupaten Bogor. Adapun toko diduga menjual miras berada di Jalan Raya Bogor, Kabupaten Bogor.
"Jadi dugaan toko penjual miras bukan Depok ya," tegas Dede.
Meskipun begitu, Satpol PP Kota Depok akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran miras di Depok. Satpol PP Kota Depok telah memetakan sejumlah titik diduga mejual miras kepada masyarakat atau pembeli.
"Kami akan berusaha meningkatkan pengawasan terhadap penjualan miras di wilayah kami," terang Dede.
Â
Dede menjelaskan, Satpol PP secara berkala melakukan penertiban peredaran miras di wilayah Depok. Sejumlah penjual miras kerap tertangkap tangan melakukan penjualan kepada pembeli atau masyarakat.
"Kami rutin melakukan pendeteksian peredaran miras dengan merazia penjualan miras," jelas Dede.
Satpol PP Kota Depok pada operasi penertiban miras kerap menemukan para pedagang yang berkamuflase menjadi penjual jamu tradisional. Tidak hanya itu, terdapat warung kelontong turut kedapatan menjual miras kepada pembeli.
"Macam-macam cara jualnya, ada yang menyamar sebagai penjual jamu, ada juga berbentuk warung," ungkap Dede.
Pemerintah Kota Depok menolak keras peradaran miras sesuai Perda Kota Depok nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.
"Sebagaimana kita ketahui, miras menjadi salah satu gerbang terjadinya tindakan kriminalitas," tutur Dede.
Dede meminta kepada masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan adanya indikasi peredaran atau penjual miras. Masyarakat dapat memberikan pengaduan kepada Satpol PP Kota Depok untuk dilakukan penindakan.
"Jika menemukan, segera lapor dan kami jamin laporan yang diberikan masyarakat akan kami jaga kerahasiaan indentitas pelapor, jangan takut," pungkas Dede.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347618/original/023130800_1789360178-HOAX__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366233/original/085378000_1759221040-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_13.43.19_aa3a7a8a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347894/original/082894300_1789374524-Screenshot_20260914_130706_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373272/original/047389800_1476381468-bogor.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3048687/original/043477100_1581510636-20200212-Bersama-Kementerian-ATR-BPN_-Polda-Metro-Jaya-Ungkap-Sindikat-Mafia-Tanah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342891/original/026833400_1788835827-TPU_Galuga_terbakar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330046/original/094760500_1787309855-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.54.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340171/original/047253200_1788491081-9d545a39-6bca-4d52-a3c8-fe37725e90b6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340016/original/062071400_1788445806-emas_olahan_ilegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337664/original/048859600_1788252476-Anggota_TNI_mengaku_debt_collector.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332155/original/077049500_1787637815-air6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332112/original/006592600_1787635574-ker2.jpg)