Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 193

Al-Baqarah Ayat 193

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَقٰتِلُوْهُمْ حَتّٰى لَا تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَّيَكُوْنَ الدِّيْنُ لِلّٰهِ ۗ فَاِنِ انْتَهَوْا فَلَا عُدْوَانَ اِلَّا عَلَى الظّٰلِمِيْنَ

Wa qātilūhum ḥattā lā takūna fitnatuw wa yakūnad-dīnu lillāh(i), fa inintahau falā ‘udwāna illā ‘alaẓ-ẓālimīn(a).

Arti

Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada (lagi) permusuhan, kecuali terhadap orang-orang zalim.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, yakni hingga keadaan kondusif untuk menciptakan perdamaian dengan berakhirnya teror, rintangan dan gangguan keamanan dan ketertiban, dan agama hanya bagi Allah semata sehingga setiap orang bisa menjalankan agama dengan tenang. Jika mereka berhenti dari berbuat teror, gangguan keamanan dan ketertiban, maka tidak ada lagi alasan bagi umat Islam untuk menampakkan permusuhan di antara umat manusia kecuali terhadap orang-orang zalim, yakni orang-orang yang tidak memiliki tekad untuk berdamai dengan kaum Muslim.

Tafsir Tahlili

Orang-orang mukmin diperintah agar tetap memerangi kaum musyrikin yang memerangi mereka sehingga mereka tidak mempunyai kekuatan lagi untuk menganiaya kaum Muslimin dan merintangi mereka dalam melaksanakan perintah agamanya, sehingga agama Islam dapat dijalankan sepenuhnya oleh setiap Muslim dengan tulus ikhlas, bebas dari ketakutan, gangguan dan tekanan.

Jika kaum musyrikin telah menghentikan segala tindakan jahat dan mereka telah masuk Islam, maka kaum Muslimin tidak diperbolehkan mengadakan pembalasan atau tindakan yang melampaui batas, kecuali terhadap mereka yang zalim, yaitu orang-orang yang memulai lagi atau kembali kepada kekafiran dan memfitnah orang-orang Islam.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah, yaitu teror, rintangan, dan gangguan keamanan, agar tercipta perdamaian.
  • Tujuan perang juga agar agama hanya bagi Allah semata, sehingga setiap Muslim dapat menjalankan agamanya dengan tenang dan bebas dari tekanan.
  • Jika mereka berhenti dari perbuatan teror atau gangguan, permusuhan harus dihentikan.
  • Pengecualian permusuhan hanya berlaku terhadap orang-orang zalim, yaitu mereka yang tidak bertekad damai atau yang kembali kepada kekafiran dan memfitnah kaum Muslim.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 193?

Surat Al-Baqarah ayat 193 memerintahkan untuk memerangi mereka yang mengganggu hingga tidak ada lagi fitnah, yaitu berakhirnya teror, rintangan, dan gangguan keamanan, sehingga agama hanya bagi Allah semata dan setiap orang dapat menjalankan agamanya dengan tenang. Jika mereka berhenti dari perbuatan jahat dan gangguan, maka permusuhan harus dihentikan, kecuali terhadap orang-orang zalim yang tidak bertekad damai atau kembali kepada kekafiran dan memfitnah.

Apa yang dimaksud dengan 'fitnah' dalam Surat Al-Baqarah ayat 193?

Dalam ayat ini, 'fitnah' berarti berakhirnya teror, rintangan, dan gangguan keamanan dan ketertiban yang menghalangi umat Islam dalam melaksanakan perintah agamanya. Tujuannya adalah agar keadaan menjadi kondusif untuk menciptakan perdamaian dan setiap Muslim dapat menjalankan agamanya sepenuhnya dengan tulus ikhlas, bebas dari ketakutan, gangguan, dan tekanan.

Siapakah yang dimaksud dengan 'orang-orang zalim' dalam Surat Al-Baqarah ayat 193?

Orang-orang zalim yang dimaksud adalah mereka yang tidak memiliki tekad untuk berdamai dengan kaum Muslim, atau orang-orang yang memulai lagi atau kembali kepada kekafiran dan memfitnah orang-orang Islam setelah mereka berhenti dari tindakan jahat.