Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 148

Al-Baqarah Ayat 148

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Wa likulliw wijhatun huwa muwallīhā fastabiqul-khairāt(i), aina mā takūnū ya'ti bikumullāhu jamī‘ā(n), innallāha ‘alā kulli syai'in qadīr(un).

Arti

Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Tidak ada kelebihan satu kiblat atas lainnya, karena yang terpenting dalam beragama adalah kepatuhan kepada Allah dan berbuat kebaikan terhadap orang lain. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Terhadap semua itu Allah akan memberikan perhitungan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tafsir Tahlili

Setiap umat mempunyai kiblat masing-masing. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS, menghadap ke Ka‘bah. Bani Israil menghadap ke Baitulmakdis dan orang Nasrani menghadap ke timur, yang prinsip ialah beriman kepada Allah dan mematuhi segala perintah-Nya. Karena Allah telah memerintahkan agar kaum Muslimin menghadap ke Ka‘bah dalam salat, maka fitnah dan cemoohan dari orang yang ingkar itu tidak perlu dilayani, tetapi hendaklah kaum Muslimin bekerja dengan giat, beramal, bertobat dan berlomba membuat kebajikan. Allah nanti akan menghimpun umat manusia untuk menghitung serta membalas segala amal perbuatannya, dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu; tidak ada yang dapat melemahkan-Nya untuk mengumpulkan semua manusia pada hari pembalasan.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Setiap umat memiliki kiblatnya sendiri, namun yang terpenting dalam beragama adalah kepatuhan dan keimanan kepada Allah serta berbuat kebaikan.
  • Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan, beramal, dan bertobat.
  • Allah Mahakuasa untuk mengumpulkan seluruh manusia di mana pun mereka berada, guna menghitung dan membalas segala amal perbuatan mereka.

FAQ

Apa yang ditekankan dalam Surat Al-Baqarah ayat 148 terkait perbedaan kiblat?

Ayat ini menekankan bahwa tidak ada kelebihan satu kiblat atas lainnya. Yang terpenting dalam beragama adalah kepatuhan kepada Allah dan berbuat kebaikan terhadap orang lain. Oleh karena itu, umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Bagaimana sikap yang seharusnya diambil kaum Muslimin terhadap fitnah atau cemoohan terkait perubahan kiblat menurut Surat Al-Baqarah ayat 148?

Menurut tafsir, kaum Muslimin tidak perlu melayani fitnah dan cemoohan dari orang yang ingkar. Sebaliknya, mereka hendaklah bekerja dengan giat, beramal, bertobat, dan berlomba membuat kebajikan.

Umat-umat terdahulu menghadap ke kiblat mana saja menurut Surat Al-Baqarah ayat 148?

Tafsir menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS menghadap ke Ka‘bah, Bani Israil menghadap ke Baitulmakdis, dan orang Nasrani menghadap ke timur.