Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 28

Al-Baqarah Ayat 28

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Kaifa takfurūna billāhi wa kuntum amwātan fa'aḥyākum, ṡumma yumītukum ṡumma yuḥyīkum ṡumma ilaihi turja‘ūn(a).

Arti

Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Sungguh mengherankan perbuatan kamu itu, wahai orang-orang musyrik! Bagaimana kamu ingkar kepada Allah Yang Maha Esa dengan mempersekutukan-Nya, padahal bukti keesaan-Nya ada dalam diri kamu, yaitu kamu yang tadinya mati dan belum berupa apa-apa, lalu Dia menghidupkan kamu dari tiada, kemudian Dia mematikan kamu setelah tiba ajal yang ditetapkan untukmu, lalu Dia menghidupkan kamu kembali pada hari Kebangkitan. Kemudian hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan untuk dimintai pertanggungjawaban dan mendapat balasan atas segala amal perbuatan.

Tafsir Tahlili

Sebelum menjadi makhluk hidup, manusia adalah makhluk mati yang berasal dari tanah. Setelah manusia hidup Allah melanjutkan keturunannya dengan mempertemukan sperma laki-laki dan ovum perempuan di dalam rahim perempuan. Setelah melalui beberapa proses, kedua sel ini menjadi bentuk tertentu. Lalu Allah swt meniupkan roh ke dalamnya, sehingga ia menjadi ia manusia. Pada saat manusia lahir ke dunia, Allah menganugerahkan pendengaran, penglihatan, hati dan akal (as-Sajdah/32: 7-11), menjadikan makhluk yang paling sempurna bentuknya (at-Tīn/95: 4), dan paling mulia di sisi-Nya (al-Isrā’/17: 70). Allah menjadikan bumi ini untuk manusia untuk diambil manfaatnya, agar manusia dapat melaksanakan tugas-tugasnya sebagai hamba Allah, memberi rezeki untuk kelangsungan hidup dan kehidupannya sampai waktu yang ditentukan (Hūd/11: 3). Kemudian malaikat maut mencabut nyawanya, sehingga dia menjadi mati kembali. Pada saatnya, Allah swt menghidupkannya kembali untuk meminta pertanggungjawabannya. Orang yang beriman dibalas dengan surga dan orang-orang kafir dimasukkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Ayat ini mengingatkan kepada orang yang beriman tentang beberapa hal:

  1. Allah Mahakuasa menghidupkan dan mematikan, kemudian membangkit-kannya kembali setelah mati. Hanya kepada-Nyalah semua makhluk kembali.
  2. Agar manusia jangan terlalu cenderung kepada dunia. Hidup yang sebenarnya ialah di akhirat nanti. Hidup di dunia merupakan hidup untuk mempersiapkan hidup yang lebih baik nanti.
  3. Allah-lah yang menentukan ukuran, dan batas waktu kehidupan makhluk, seperti kapan suatu makhluk harus ada, bagaimana keadaannya, kapan akhir adanya dan sebagainya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Allah Mahakuasa menghidupkan dan mematikan, lalu membangkitkan kembali setelah mati, yang menjadi bukti keesaan-Nya.
  • Hanya kepada Allah semua makhluk akan kembali untuk dimintai pertanggungjawaban dan menerima balasan atas amal perbuatan.
  • Manusia diingatkan agar tidak terlalu cenderung kepada dunia, karena hidup yang sebenarnya adalah di akhirat, dan hidup di dunia adalah persiapan untuk itu.
  • Allah-lah yang menentukan ukuran dan batas waktu kehidupan setiap makhluk.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 28?

Surat Al-Baqarah ayat 28 menjelaskan keheranan atas pengingkaran manusia kepada Allah, padahal bukti keesaan-Nya nyata dalam diri mereka. Manusia tadinya mati (belum berupa apa-apa), lalu dihidupkan oleh Allah, kemudian dimatikan, dan akan dihidupkan kembali pada hari Kebangkitan. Ayat ini menegaskan bahwa hanya kepada Allah manusia akan dikembalikan untuk dimintai pertanggungjawaban dan menerima balasan atas amal perbuatan.

Bagaimana proses hidup dan mati manusia dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 28 dan tafsirnya?

Menurut ayat ini, manusia tadinya mati dan belum berupa apa-apa. Kemudian Allah menghidupkan mereka dari tiada, yang dijelaskan tafsir sebagai proses dari makhluk mati (berasal dari tanah) hingga menjadi manusia melalui pertemuan sperma dan ovum, pembentukan sel, dan peniupan roh. Setelah itu, Allah mematikan manusia setelah tiba ajal yang ditetapkan, di mana malaikat maut mencabut nyawa mereka. Lalu, Allah akan menghidupkan mereka kembali pada hari Kebangkitan untuk dimintai pertanggungjawaban.

Apa saja hal yang diingatkan oleh Surat Al-Baqarah ayat 28 kepada orang beriman?

Ayat ini mengingatkan orang beriman tentang beberapa hal, yaitu: Allah Mahakuasa menghidupkan dan mematikan, kemudian membangkitkan kembali setelah mati, dan hanya kepada-Nyalah semua makhluk kembali. Manusia jangan terlalu cenderung kepada dunia, karena hidup yang sebenarnya ialah di akhirat nanti, dan hidup di dunia merupakan persiapan untuk hidup yang lebih baik. Allah-lah yang menentukan ukuran dan batas waktu kehidupan makhluk, termasuk kapan suatu makhluk harus ada, bagaimana keadaannya, dan kapan akhir keberadaannya.