Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 166

Al-Baqarah Ayat 166

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

اِذْ تَبَرَّاَ الَّذِيْنَ اتُّبِعُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْا وَرَاَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْاَسْبَابُ

Iż tabarra'al-lażīnattubi‘ū minal-lażīnattaba‘ū wa ra'awul-‘ażāba wa taqaṭṭa‘at bihimul-asbāb(u).

Arti

(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti, dan mereka melihat azab, dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Itulah hari kiamat, hari ketika orang-orang yang diikuti, yakni para pemimpin, berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti atau orang yang mereka pimpin; dan mereka melihat azab pedih yang tidak bisa mereka hindari, dan pada hari itu segala hubungan antara mereka terputus, baik hubungan nasab, persahabatan, percintaan, maupun pekerjaan. Pada hari itu setiap manusia akan mempertanggungjawabkan perbuatan masing-masing (Lihat: Surah Abasa/80: 34-37).

Tafsir Tahlili

(166, 167) Pada saat menerima azab di akhirat mereka melihat sesembahan yang mereka sembah selagi di dunia, berlepas diri dari mereka dan menyatakan tidak bertanggung jawab atas kesesatan dan kekeliruan mereka dalam menyembah selain Allah. Karena itu mereka mengharap-harap kiranya mereka diberi kesempatan hidup kembali di dunia, agar mereka dapat menyembah Allah saja dan berlepas diri dari berhala serta pemimpin-pemimpin yang mereka sembah dahulu. Dengan demikian mereka tidak akan mengalami kepahitan dan kegetiran seperti yang mereka alami itu. Tetapi harapan itu sia-sia belaka karena nasi telah menjadi bubur. Mereka akan tetap berada dalam neraka dan tidak dapat keluar lagi dari sana, baik untuk kembali ke dunia guna memperbaiki akidah dan amalnya, ataupun untuk masuk ke surga, karena pintu surga tertutup bagi orang-orang musyrik.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Pada hari kiamat, para pemimpin dan sesembahan yang diikuti akan berlepas tangan dari pengikutnya, serta menyatakan tidak bertanggung jawab atas kesesatan mereka.
  • Mereka akan menyaksikan azab yang pedih dan tidak dapat dihindari.
  • Segala bentuk hubungan, seperti nasab, persahabatan, percintaan, dan pekerjaan, akan terputus di antara mereka.
  • Orang-orang yang sesat akan berharap dapat kembali ke dunia untuk memperbaiki akidah, namun harapan itu tidak akan terwujud.

FAQ

Apa yang dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 166?

Ayat ini menjelaskan tentang hari kiamat, di mana para pemimpin akan berlepas tangan dari pengikutnya. Pada hari itu, mereka akan melihat azab pedih yang tidak dapat dihindari, dan segala hubungan di antara mereka akan terputus, termasuk hubungan nasab, persahabatan, percintaan, maupun pekerjaan. Setiap manusia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing.

Siapakah "orang-orang yang diikuti" yang disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 166?

"Orang-orang yang diikuti" adalah para pemimpin dan juga sesembahan yang disembah selagi di dunia. Pada hari kiamat, mereka akan berlepas diri dari para pengikutnya dan menyatakan tidak bertanggung jawab atas kesesatan dan kekeliruan mereka dalam menyembah selain Allah.

Apa harapan yang muncul dari orang-orang yang mengikuti saat menerima azab di akhirat menurut ayat ini?

Saat menerima azab di akhirat, orang-orang yang mengikuti akan mengharap-harap diberi kesempatan hidup kembali di dunia. Harapan mereka adalah agar dapat menyembah Allah saja dan berlepas diri dari berhala serta pemimpin-pemimpin yang mereka sembah dahulu, sehingga mereka tidak mengalami kepahitan dan kegetiran azab. Namun, harapan ini sia-sia karena mereka akan tetap berada dalam neraka dan tidak dapat keluar lagi.