Doa Agar Keluarga Terhindar dari Pengaruh Setan, Hidup Tenang dan Tentram

Doa agar keluarga terhindar dari pengaruh setan merupakan amalan yang diajarkan Nabi SAW

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa agar keluarga terhindar dari pengaruh setan merupakan amalan yang diajarkan Nabi SAW agar rumah menjadi tempat yang aman. Sebab, setan tidak pernah berhenti menggoda manusia, dan keluarga menjadi salah satu sasaran utamanya.

Allah SWT -Qur’an memerintahkan manusia berlindung dari bisikan setan yang bersembunyi, sebagaimana QS An-Nas: 1–6.

Buku Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah karya Syaikh Abdurrazzaq al-Badr memuat zikir saat kesusahan dan kesempitan. Selain itu, buku Dzikir Pagi dan Petang Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani menghimpun zikir perlindungan dari kejahatan diri dan setan.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Ighatsatul Lahfan menjelaskan bahwa setan masuk melalui pintu syubhat dan syahwat, sehingga keluarga perlu dibentengi dengan ilmu, zikir, dan doa. Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar mencatat doa Nabi SAW untuk Hasan dan Husain sebagai bentuk tanggung jawab spiritual orang tua.

Merujuk berbagai sumber, berikut ini adalah bacaan doa agar keluarga terhindar dari pengaruh setan teks Arab, Latin dan artinya hingga adab, waktu terbaik dan hikmahnya.

Doa-Doa agar Keluarga Terhindar dari Pengaruh Setan

1. Doa Nabi untuk Hasan dan Husain

Arab: أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Latin: U‘iidzukumaa bikalimaatillaahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammah.

Artinya: “Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan, binatang yang berbisa, dan dari setiap mata yang hasad (dengki).”

Doa ini tercantum dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Shalat Fardhu, Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani; Ebook Koleksi Doa dan Zikir, Ustaz Salehuddin bin Abu Samah. Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa Nabi membacakannya untuk Hasan dan Husain, sebagaimana Nabi Ibrahim membacakannya untuk Isma’il dan Ishaq. Doa ini adalah warisan perlindungan dari Nabi Ibrahim dan bentuk tanggung jawab spiritual orang tua.

2. Doa Berlindung dari Bisikan Setan

Arab: رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: Rabbi a‘uudzu bika min hamazaatisy syayaathiin, wa a‘uudzu bika Rabbi an yahdhuruun.

Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung pula kepada-Mu dari kedatangan mereka kepadaku.”

Doa ini tercantum dalam Kumpulan Doa Sehari-hari, Kementerian Agama RI; QS Al-Mu’minun: 97–98. Doa ini mencakup keluarga karena rumah tangga yang dijauhkan dari bisikan setan akan lebih mudah menjaga ibadah dan akhlak.

3. Doa Masuk Rumah agar Setan Tidak Bermalam

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ، بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

Latin: Allaahumma innii as-aluka khairal mauliji wa khairal makhraji, bismillaahi walajnaa, wa bismillaahi kharajnaa, wa ‘alallaahi Rabbinaa tawakkalnaa.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluar. Dengan nama Allah kami masuk, dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal.”

Doa ini tercantum dalam Ebook Koleksi Doa dan Zikir; HR Abu Dawud. Jika seseorang masuk rumah tanpa menyebut nama Allah, setan berkata kepada kawan-kawannya, “Kalian mendapat tempat bermalam dan makan malam”; jika menyebut nama Allah, setan tidak mendapat tempat bermalam. Doa ini melindungi seluruh penghuni rumah.

4. Doa Perlindungan dengan Nama Allah yang Tidak Mudarat

Arab: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Bismillaahil-ladzii laa yadhurru ma‘asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis-samaa’i wa huwas samii‘ul ‘aliim.

Artinya: “Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak pula di langit; Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Doa ini tercantum dalam Ebook Koleksi Doa dan Zikir; Buku Dzikir Pagi dan Petang; HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad. Doa ini dapat diamalkan sebelum tidur untuk memohon perlindungan dari gangguan setan di malam hari. Dibaca tiga kali pagi dan petang.

5. Doa Berlindung dari Murka, Siksa, dan Bisikan Setan

Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

Latin: A‘uudzu bikalimaatillaahit taammatil latii laa yujaawizuhunna birrun wa laa faajirun min syarri maa khalaqa wa dzara’a wa bara’a, wa min syarri maa yanzilu minas samaa’i wa min syarri maa ya‘ruju fiihaa, wa min syarri fitanil laili wan nahaari, wa min syarri kulli thaariqin illaa thaariqan yathruqu bikhairin yaa Rahmaan.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak dapat dilampaui oleh orang baik maupun orang jahat, dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan, dari kejahatan yang turun dari langit dan naik ke langit, dari kejahatan fitnah malam dan siang, dan dari kejahatan setiap yang datang kecuali yang datang membawa kebaikan, wahai Yang Maha Pengasih.”

Doa perlindungan dari gangguan setan dan jin. Doa ini mencakup perlindungan menyeluruh bagi keluarga dari gangguan fisik maupun psikis.

6. Doa Berlindung dari Kejahatan Diri dan Setan

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

Latin: Allaahumma innii a‘uudzu bika min syarri nafsii wa min syarrish syaithaani wa syirkih.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku dan dari kejahatan setan serta kesyirikannya.”

Doa ini tercantum dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Shalat Fardhu; HR Abu Dawud dan Ibnu Majah. Doa ini dibaca pada pagi dan petang sebagai benteng dari bisikan yang berasal dari dalam diri maupun dari setan.

7. Doa Ibu Maryam untuk Keturunannya

Arab: أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Latin: U‘iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithaanir rajiim.

Artinya: “Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada Engkau daripada setan yang terkutuk.”

Doa ini tercantum dalam Kumpulan Doa Sehari-hari; QS Ali ‘Imran: 36. Doa ini menunjukkan bahwa orang tua dapat memohon perlindungan bagi seluruh keturunan dari gangguan setan.

Waktu Terbaik Membaca Doa

1. Pagi dan Petang

Buku Dzikir Pagi dan Petang menempatkan zikir perlindungan pada waktu pagi, antara Subuh hingga terbit matahari, dan petang, antara Ashar hingga terbenam matahari. Waktu ini menjadi benteng awal dan akhir hari bagi seluruh keluarga.

2. Setelah Shalat Fardhu

Buku Dzikir Pagi dan Petang memuat zikir setelah shalat, termasuk Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, serta Ayat Kursi. Doa setelah shalat menjadi pembuka perlindungan bagi rumah dan penghuninya.

3. Saat Masuk Rumah

Doa masuk rumah dibaca setiap kali memasuki rumah agar setan tidak ikut bermalam. Menyebut nama Allah saat masuk rumah membuat setan tidak mendapat tempat bermalam.

4. Sebelum Tidur

Dianjurkan membaca doa Bismillahillazi la yadhurru dan Ayat Kursi sebelum tidur untuk perlindungan dari gangguan setan di malam hari.

5. Saat Anak-Anak Bermain atau Berada di Tempat Rawan

Dianjurkan membiasakan doa perlindungan untuk anak-anak, terutama sebelum tidur atau saat berada di tempat-tempat rawan gangguan.

6. Saat Merasa Ada Gangguan atau Ketakutan

Doa A‘udzu bikalimatillahit tammati dan doa berlindung dari bisikan setan dapat dibaca ketika merasa cemas, mendengar suara aneh, atau mengalami mimpi buruk.

7. Saat Terjadi Fenomena Alam atau Keributan

Doa perlindungan menyeluruh dapat dibaca ketika angin kencang, guntur, atau situasi yang menimbulkan rasa takut, sebagaimana diajarkan dalam Ebook Koleksi Doa dan Zikir.

5 Hikmah Doa agar Keluarga Terhindar dari Pengaruh Setan

1. Menjaga rumah dari gangguan setan: Doa masuk rumah dan zikir pagi-petang membuat setan tidak mendapat tempat bermalam, sehingga rumah menjadi lingkungan yang lebih tenang bagi keluarga.

2. Menumbuhkan tanggung jawab spiritual orang tua: Doa Nabi untuk Hasan dan Husain mengajarkan bahwa orang tua wajib membentengi anak dengan doa, bukan hanya dengan materi dan pendidikan formal.

3. Memperkuat akidah keluarga: Doa yang menyebut nama Allah, kalimat tauhid, dan permohonan perlindungan menanamkan kesadaran bahwa hanya Allah yang mampu melindungi dari gangguan gaib.

4. Menenangkan hati dan mengurangi rasa takut: Zikir perlindungan membantu keluarga menghadapi rasa cemas, mimpi buruk, dan ketakutan yang tidak beralasan dengan kembali kepada Allah.

5. Mendorong ikhtiar menjaga lingkungan keluarga: Doa yang benar melahirkan kesadaran untuk menghidupkan Al-Qur’an di rumah, menjauhi maksiat, dan mendidik anak dengan adab Islami, sebagaimana dijelaskan BincangSyariah.

Pertanyaan Seputar Doa Terhindar dari Setan

1. Apa doa paling singkat untuk melindungi keluarga dari setan?

“Bismillaahil-ladzii laa yadhurru ma‘asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis-samaa’i wa huwas samii‘ul ‘aliim” dapat dibaca tiga kali pagi dan petang sebagai perlindungan ringkas bagi keluarga.

2. Kapan doa perlindungan keluarga dari setan sebaiknya dibaca?

Pagi dan petang, setelah shalat fardhu, saat masuk rumah, sebelum tidur, saat anak bermain, dan ketika merasa ada gangguan atau ketakutan.

3. Apakah doa saja cukup tanpa menghidupkan zikir di rumah?

Tidak. Doa harus disertai ikhtiar: menghidupkan Al-Qur’an di rumah, menjaga ibadah, mendidik anak dengan akidah yang benar, dan menjauhi maksiat.

4. Bolehkah membaca doa perlindungan untuk keluarga dengan bahasa sendiri?

Boleh, tetapi doa yang diajarkan Nabi lebih utama. Jika berdoa dengan bahasa sendiri, jagalah adab dan jangan memohon hal yang bertentangan dengan syariat.

5. Apa tanda doa perlindungan keluarga mulai berdampak?

Rumah terasa lebih tenang, anak-anak lebih mudah diarahkan kepada kebaikan, hati orang tua lebih tenang, dan ibadah keluarga lebih terjaga.