Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 45

Al-Baqarah Ayat 45

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ

Wasta‘īnū biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh(ti), wa innahā lakabīratun illā ‘alal-khāsyi‘īn(a).

Arti

Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan mohonlah pertolongan kepada Allah dengan penuh sabar, dengan memelihara keteguhan hati dan menjaga ketabahan, serta menahan diri dari godaan dalam menghadapi hal-hal yang berat, dan juga dengan melaksanakan salat. Dan salat itu sungguh amat berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk dan tunduk hatinya kepada Allah. Mereka adalah orang-orang yang yakin bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Tafsir Tahlili

Setelah menjelaskan betapa jeleknya keadaan dan sifat-sifat Bani Israil, sehingga akal mereka tidak bermanfaat bagi diri mereka dan kitab suci yang ada di tangan mereka pun tidak mendatangkan faedah apa pun bagi mereka, maka Allah memberikan bimbingan kepada mereka menuju jalan yang paling baik, yaitu agar mereka memohon pertolongan kepada Allah dengan kesabaran dan salat.

Yang dimaksud dengan “sabar” di sini ialah sikap dan perilaku sebagai berikut:

  1. Tabah menghadapi kenyataan yang terjadi, tidak panik, tetapi tetap mampu mengendalikan emosi.
  2. Dengan tenang menerima kenyataan dan memikirkan mengapa hal itu terjadi, apa sebabnya dan bagaimana cara mengatasinya dengan sebaik-baiknya.
  3. Dengan tenang dan penuh perhitungan serta tawakal melakukan perbaikan dengan menghindari sebab-sebab kegagalan dan melakukan antisipasi secara lebih tepat berdasar pengalaman.

Bersikap sabar berarti mengikuti perintah-perintah Allah dan menjauhkan diri dari larangan-larangan-Nya, dengan cara mengekang syahwat dan hawa nafsu dari semua perbuatan yang terlarang. Melakukan salat dapat mencegah kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik, dan dengan salat itu pula kita selalu ingat kepada Allah, sehingga hal itu akan menghalangi kita dari perbuatan-perbuatan yang jelek, baik diketahui orang lain, maupun tidak. Salat adalah ibadah yang sangat utama di mana kita dapat bermunajat kepada Allah lima kali setiap hari.

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى (رواه أحمد)

“Rasulullah saw, apabila menghadapi masalah berat, beliau salat”. (Riwayat Aḥmad).

Melakukan salat dirasakan berat dan sukar, kecuali oleh orang-orang yang khusyuk, yaitu orang yang benar-benar beriman dan taat kepada Allah, dan melakukan perintah-perintah-Nya dengan ikhlas karena mengharapkan rida-Nya semata, serta memelihara diri dari azab-Nya. Bagi orang yang khusyuk, melaksanakan salat tidaklah dirasakan berat, sebab pada saat-saat tersebut mereka tekun dan tenggelam dalam bermunajat kepada Allah sehingga mereka tidak lagi merasakan dan mengingat sesuatu yang lain, baik berupa kesukaran maupun penderitaan yang mereka alami sebelumnya. Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِيْ فِى الصَّلاَةِ (رواه أحمد و النسائي)

“Dan dijadikan ketenangan hatiku di dalam salat” (Riwayat Aḥmad dan an-Nasā’ī).

Ini disebabkan karena ketekunannya dalam melakukan salat merupakan sesuatu yang amat menyenangkan baginya, sedang urusan-urusan duniawi dianggap melelahkan.

Di samping itu mereka penuh pengharapan menanti-nanti pahala dari Allah atas ibadah tersebut sehingga berbagai kesukaran dalam melaksanakannya dapat diatasi dengan mudah. Hal ini tidak mengherankan, sebab orang yang mengetahui hakikat dari apa yang dicarinya niscaya ringan baginya untuk mengorbankan apa saja untuk memperolehnya. Orang yang yakin bahwa Allah akan memberikan ganti yang lebih besar dari apa yang telah diberikannya niscaya ia merasa ringan untuk memberikan kepada orang lain apa saja yang dimilikinya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat.
  • Sabar berarti memelihara keteguhan hati, ketabahan, menahan diri dari godaan dalam menghadapi kesulitan, serta mengikuti perintah dan menjauhi larangan Allah.
  • Salat dapat mencegah dari perbuatan buruk dan membantu seseorang untuk selalu mengingat Allah.
  • Salat itu terasa berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.
  • Orang yang khusyuk adalah mereka yang tunduk hatinya kepada Allah, beriman dan taat, melakukan perintah-Nya dengan ikhlas demi rida-Nya, serta yakin akan menemui dan kembali kepada Tuhannya.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 45?

Surat Al-Baqarah ayat 45 menjelaskan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk memohon pertolongan kepada-Nya dengan sabar dan salat. Salat itu sungguh amat berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu mereka yang tunduk hatinya kepada Allah dan yakin akan menemui Tuhannya serta kembali kepada-Nya.

Apa yang dimaksud dengan 'sabar' dalam Surat Al-Baqarah ayat 45?

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 45, 'sabar' diartikan sebagai sikap tabah menghadapi kenyataan tanpa panik, mampu mengendalikan emosi, tenang menerima dan memikirkan cara mengatasi masalah, serta melakukan perbaikan dengan perhitungan dan tawakal. Sabar juga berarti mengikuti perintah Allah dan menjauhkan diri dari larangan-Nya dengan mengekang syahwat dan hawa nafsu.

Mengapa salat itu terasa berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, menurut Surat Al-Baqarah ayat 45?

Salat itu terasa berat dan sukar, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. Orang-orang khusyuk adalah mereka yang benar-benar beriman dan taat kepada Allah, melakukan perintah-Nya dengan ikhlas mengharapkan rida-Nya, serta memelihara diri dari azab-Nya. Bagi mereka, salat tidak terasa berat karena mereka tekun dan tenggelam dalam bermunajat kepada Allah, sehingga tidak lagi merasakan kesukaran atau penderitaan duniawi. Mereka juga penuh pengharapan menanti pahala dari Allah atas ibadah tersebut, sehingga berbagai kesukaran dalam melaksanakannya dapat diatasi dengan mudah.