Ayat tidak ditemukan
Surah ke-2 · Ayat 149
Al-Baqarah Ayat 149
وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَاِنَّهٗ لَلْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ
Wa min ḥaiṡu kharajta fawalli wajhaka syaṭral-masjidil-ḥarām(i), wa innahū lal-ḥaqqu mir rabbik(a), wa mallāhu bigāfilin ‘ammā ta‘malūn(a).
Arti
Dan dari manapun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
Tafsir
Tafsir Wajiz
Allah mengulangi lagi perintah untuk menghadap Masjidilharam. Dan dari mana pun engkau keluar, wahai Nabi Muhammad, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan. Pengulangan ini penting karena peralihan kiblat merupkan peristiwa nasakh (penghapusan hukum) yang pertama kali terjadi dalam Islam. Dengan diulang maka hal ini akan tertanam dalam hati kaum mukmin sehingga mereka tidak terpengaruh oleh hasutan orang Yahudi yang tidak rela kiblat mereka ditinggakan.
Tafsir Tahlili
Perintah untuk menghadap ke arah Masjidilharam diulangi dalam kedua ayat ini untuk menjelaskan, bahwa perintah itu bersifat umum untuk seluruh umat, masa serta tempat, karena sangat penting serta ada hikmah yang terkandung di dalamnya yaitu agar tidak ada lagi alasan bagi ahli kitab, kaum musyrikin dan munafikin untuk menentang Nabi dalam persoalan pemindahan kiblat.
Hal yang sama berlaku untuk kaum musyrikin yang berpendapat bahwa Nabi dari keturunan Ibrahim akan datang menghidupkan agamanya, sehingga tidak pantas apabila berkiblat kepada selain Ka‘bah yang telah didirikan oleh Nabi Ibrahim.
Dengan demikian, batallah alasan-alasan para Ahli Kitab dan kaum musyrikin itu. Orang zalim di antara mereka yang melontarkan cemoohan dan bantahan-bantahan tanpa alasan yang berdasarkan akal sehat dan keterangan dari wahyu tidak perlu dipikirkan dan dihiraukan. Adapun cemoohan mereka itu adalah sebagai berikut:
Pihak Yahudi berkata, “Tiadalah Muhammad itu berpindah kiblat ke Ka‘bah, melainkan karena kecenderungan kepada agama kaumnya dan kecintaan kepada negerinya; sekiranya dia berada di atas kebenaran, tentulah ia akan tetap berkiblat ke kiblat para nabi sebelumnya.”
Pihak musyrik berkata, “Ia telah kembali kepada kiblat kita dan akan kembali kepada agama kita.” Dan orang-orang munafik berkata, “Berpindah-pindah kiblat itu menunjukkan bahwa Muhammad dalam keragu-raguan dan tidak berpendirian.” Demikianlah alasan-alasan yang dibuat-buat oleh para penentang agama Islam pada waktu itu.
Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.
Poin Penting
- Allah mengulangi perintah untuk menghadap ke arah Masjidilharam sebagai ketentuan dari Tuhan.
- Pengulangan perintah ini penting karena peralihan kiblat merupakan peristiwa *nasakh* (penghapusan hukum) yang pertama kali terjadi dalam Islam.
- Tujuan pengulangan ini adalah agar perintah tersebut tertanam kuat dalam hati kaum mukmin dan menghilangkan alasan bagi Ahli Kitab, kaum musyrikin, serta munafikin untuk menentang pemindahan kiblat.
FAQ
Apa kandungan utama Surat Al-Baqarah ayat 149?
Ayat ini menegaskan kembali perintah kepada Nabi Muhammad dan umatnya untuk menghadap ke arah Masjidilharam dari mana pun mereka keluar, karena itu adalah ketentuan yang benar dari Tuhan. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
Mengapa perintah menghadap Masjidilharam diulang dalam Surat Al-Baqarah ayat 149?
Pengulangan perintah ini penting karena peralihan kiblat merupakan peristiwa nasakh (penghapusan hukum) yang pertama kali terjadi dalam Islam. Dengan diulang, hal ini akan tertanam dalam hati kaum mukmin sehingga mereka tidak terpengaruh oleh hasutan orang Yahudi yang tidak rela kiblat mereka ditinggalkan. Selain itu, pengulangan ini juga bertujuan untuk menjelaskan bahwa perintah tersebut bersifat umum untuk seluruh umat, masa, dan tempat, serta untuk menghilangkan alasan bagi Ahli Kitab, kaum musyrikin, dan munafikin untuk menentang pemindahan kiblat.
Apa saja cemoohan atau alasan yang dilontarkan oleh penentang Islam terkait pemindahan kiblat menurut tafsir ayat ini?
Menurut tafsir, terdapat beberapa cemoohan dan alasan yang dibuat-buat oleh para penentang agama Islam. Pihak Yahudi berpendapat bahwa Nabi Muhammad berpindah kiblat karena kecenderungan kepada kaumnya dan negerinya, dan seharusnya tetap berkiblat ke kiblat para nabi sebelumnya jika ia berada di atas kebenaran. Pihak musyrik berkata bahwa Nabi telah kembali kepada kiblat dan agama mereka. Sementara itu, orang-orang munafik berpendapat bahwa berpindah-pindah kiblat menunjukkan Muhammad dalam keragu-raguan dan tidak berpendirian.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5098616/original/087327200_1737172608-1737171403750_arti-mimpi-bertemu-tetangga-wanita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357194/original/012279400_1790236143-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4206904/original/051627000_1666947484-doa-keselamatan-dunia-akhirat-arab-dan-latin-amalkan-setiap-hari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4613289/original/005132000_1697515634-_fpdl.in__young-muslim-bride-groom-wedding-photos_181624-37735_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489087/original/010300600_1769820944-Doa_Membaca_Yasin_Nisfu_Syaban.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161701/original/008785900_1741847414-1741841314057_penyebab-ketindihan-saat-tidur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4397210/original/034811800_1681628824-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_4.jpg)