Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran menantu dalam keluarga sering membawa dinamika baru. Harapan untuk diterima dan diperlakukan sebagai bagian dari keluarga tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan karakter, latar belakang, hingga cara pandang dapat memicu ketegangan antara menantu dan mertua.
Islam mengajarkan pentingnya menjaga akhlak sekaligus memohon kepada Allah agar hubungan keluarga diberi kelapangan dan hati mertua dilembutkan. Salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan adalah memanjatkan bacaan doa supaya mertua menerima kehadiran menantu.
Allah SWT berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu” (QS. Ghafir: 60). Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa doa dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi persoalan keluarga.
Advertisement
Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr menjelaskan bahwa hati manusia berada dalam kekuasaan Allah dan doa menjadi salah satu bentuk penghambaan seorang Muslim ketika menghadapi persoalan.
Doa perlu berjalan bersama usaha nyata, seperti menjaga tutur kata, menghormati mertua, memahami perbedaan, dan membangun hubungan secara perlahan. Dengan demikian, doa dan akhlak menjadi bagian penting dalam upaya membangun penerimaan, keharmonisan, dan keberkahan dalam keluarga.
Kumpulan Bacaan Doa supaya Mertua Menerima Kehadiran Menantu
Berikut ini adalah beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon agar hati mertua dilembutkan dan menerima kehadiran menantu, dilengkapi dengan teks Arab, latin, arti, serta dalil dan penjelasan ulama.
1. Doa Melembutkan Hati Mertua seperti Besi yang Dilunakkan untuk Nabi Daud AS
Doa ini merupakan doa yang paling masyhur dan banyak diamalkan untuk meluluhkan hati seseorang, termasuk mertua. Redaksi doa ini merujuk pada mukjizat Nabi Daud AS yang mampu melunakkan besi dengan izin Allah.
Teks Arab: اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ..... لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد
Latin: Allaahumma layyin lii qalbahu (sebut nama mertua), layyinta li Daawudal hadiid.
Artinya: "Ya Allah, lembutkanlah hatinya (sebut nama mertua) sebagaimana Engkau melunakkan besi kepada Nabi Daud."
Doa ini banyak disebutkan dalam berbagai artikel keislaman yang merujuk pada kisah Nabi Daud AS dalam Al-Qur'an, sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Anbiya ayat 80 yang menceritakan bahwa Allah mengajarkan kepada Nabi Daud cara membuat baju besi.
Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Al-Badr menegaskan bahwa bertawassul dengan nama dan sifat Allah, serta menyebut mukjizat para nabi, adalah bagian dari adab berdoa yang diajarkan Islam. Doa ini sangat relevan bagi seorang menantu yang menghadapi mertua yang keras, karena ia memohon kepada Allah untuk melakukan sesuatu yang secara manusiawi tampak mustahil—melunakkan hati yang keras—sebagaimana Allah melunakkan besi bagi Nabi Daud.
2. Doa Menundukkan Hati Mertua sebagaimana Fir'aun Ditundukkan kepada Nabi Musa
Doa ini merupakan doa yang lebih panjang dan banyak diamalkan untuk menundukkan hati seseorang yang berkuasa atau keras, termasuk mertua.
Doa ini menggabungkan pujian kepada Allah, pengakuan kelemahan hamba, serta permohonan agar Allah menundukkan mertua sebagaimana Allah menundukkan Fir'aun kepada Nabi Musa dan melunakkan besi bagi Nabi Daud.
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ (sebut nama mertua) كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَنَاءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allaahumma innaka antal 'aziizul kabiir, wa anaa 'abdukad dha'iifudz dzaliil, alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama mertua) kamaa sakhkharta fir'auna li muusaa, wa layyin lii qalbahuu kamaa layyantal hadiida li daawuud. Fa innahuu laa yanthiqu illaa bi idznika, naashiyatuhuu fii qabdhatika, wa qalbuhuu fii yadika, jalla tsanaa'u wajhika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, sedangkan aku hamba-Mu yang lemah dan hina, yang tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu. Ya Allah, tundukkanlah untukku (sebut nama mertua) sebagaimana Engkau menundukkan Fir'aun kepada Musa, dan lembutkanlah hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi untuk Daud. Karena sesungguhnya ia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya berada dalam genggaman-Mu, dan hatinya berada di tangan-Mu. Maha Agung pujian bagi wajah-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang."
Doa ini banyak disebutkan dalam artikel-artikel keislaman sebagai doa untuk meluluhkan hati mertua yang keras. Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Al-Badr menegaskan bahwa hati manusia berada di antara dua jari Allah Yang Maha Pengasih, dan Allah merubah-rubah keadaannya sesuai kehendak-Nya.
Beliau juga menekankan bahwa doa adalah senjata bagi hamba yang lemah dalam menghadapi kekuasaan manusia. Doa ini secara eksplisit menyebut Fir'aun dan Nabi Musa sebagai permisalan, yang menunjukkan bahwa tidak ada kekuasaan manusia yang terlalu besar bagi Allah untuk ditundukkan.
3. Doa Memalingkan Hati Mertua kepada Ketaatan
Doa ini diriwayatkan dalam hadis Muslim dan merupakan doa yang singkat namun penuh makna. Doa ini dapat dibaca untuk memohon agar hati mertua berpaling kepada kebaikan dan menerima kehadiran menantu.
Arab: اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Latin: Allaahumma musharrifal quluub, sharrif quluubanaa 'alaa thaa'atik. (Sebutkan nama mertua di dalam hati).
Artinya: "Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan kepada-Mu."
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan merupakan doa yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW. Syaikh Al-Badr dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik menjelaskan bahwa doa ini mengandung permohonan agar Allah memalingkan hati dari segala penyimpangan dan mengarahkannya kepada ketaatan.
Beliau menegaskan bahwa doa ini dapat dikhususkan untuk mertua dengan menyebut namanya, karena pada hakikatnya hati mertua juga berada dalam kekuasaan Allah yang sama. Ustaz Salehuddin bin Abu Samah dalam Ebook Koleksi Doa dan Zikir juga menambahkan bahwa doa ini termasuk zikir yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar hati senantiasa teguh di atas ketaatan.
4. Doa Memohon agar Hubungan dengan Mertua Dijaga dan Diberkahi
Doa ini termaktub dalam berbagai artikel keislaman dan merupakan doa yang mencakup permohonan agar hubungan dengan mertua tetap harmonis dan penuh keberkahan.
Arab: اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سَبِيلَ السَّلَامِ
Latin: Allaahumma allif baina quluubinaa, wa ashlih dzaata baininaa, wahdinaa sabiilas salaam.
Artinya: "Ya Allah, satukanlah hati-hati kami, perbaikilah hubungan di antara kami, dan tunjukilah kami jalan keselamatan."
Doa ini dikutip oleh berbagai sumber sebagai doa untuk memohon keharmonisan hubungan, termasuk dengan mertua. Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Al-Badr menegaskan bahwa doa-doa Nabi SAW banyak berisi permohonan agar Allah memperbaiki hubungan antar manusia dan menyatukan hati mereka.
Ustaz Salehuddin juga menekankan bahwa doa bukan sekadar meminta, tetapi sarana mendidik jiwa untuk tunduk kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama. Doa ini membantu menantu untuk tidak hanya fokus pada penerimaan mertua, tetapi juga pada upaya memperbaiki hubungan dari kedua belah pihak.
Makna Mendalam Bacaan Doa supaya Mertua Menerima Kehadiran Menantu
Doa agar mertua menerima kehadiran menantu bukan sekadar rangkaian kata untuk meminta penerimaan. Ia mengandung makna yang jauh lebih dalam, yang menyentuh relasi menantu dengan Allah, dengan diri sendiri, dan dengan mertua.
1. Pengakuan atas Keterbatasan Diri dan Kekuasaan Allah
Setiap doa untuk meluluhkan hati mertua pada hakikatnya adalah pengakuan bahwa manusia tidak mampu mengubah hati orang lain dengan kekuatannya sendiri. Ketika seorang menantu mengucapkan Allaahumma layyin lii qalbahu, ia sedang menyerahkan urusan yang mungkin telah macet di jalur manusiawi kepada Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati.
Ini bukan sikap pasif, melainkan bentuk tawakal yang aktif: setelah berusaha berbuat baik dan menjaga adab, hati dilepaskan dari beban untuk "memaksa" mertua menerima. Syaikh Al-Badr menegaskan bahwa doa adalah inti ibadah dan senjata bagi hamba yang lemah, karena kekuatan sejati bukanlah kemampuan mengubah orang lain, melainkan kemampuan bersandar kepada Allah.
2. Pembersihan Hati dari Kebencian dan Prasangka
Doa yang dipanjatkan dengan adab yang benar justru membersihkan hati dari kebencian dan prasangka buruk terhadap mertua. Ketika seseorang menyerahkan perasaan mertua kepada Allah, ia sedang melepaskan hak prerogatif yang bukan miliknya.
Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Al-Badr menjelaskan bahwa doa-doa Nabi SAW banyak berisi permohonan agar Allah membersihkan hati dari akhlak buruk. Doa agar mertua menerima bukan berarti merelakan perlakuan buruk, tetapi memindahkan beban emosional dari pundak manusia yang terbatas kepada Allah Yang Maha Sempurna. Dengan demikian, hati tidak lagi dipenuhi kebencian yang menguras energi, melainkan dipenuhi harapan akan perubahan yang datang dari Allah.
3. Peneguhan bahwa Hidayah dan Kasih Sayang adalah Milik Allah
Doa ini juga mengandung pengakuan bahwa hidayah dan kasih sayang sejati bukanlah hasil rekayasa manusia, melainkan milik Allah. Ketika seorang menantu berdoa agar mertua menerimanya, ia sedang mengakui bahwa standar penerimaan yang paling sempurna bukanlah standar manusia yang sering kali dipengaruhi ego dan kepentingan, tetapi standar Allah yang Maha Penyayang.
Pengakuan ini membebaskan seseorang dari ilusi bahwa dirinya dapat memaksa orang lain untuk menyayanginya. Sebaliknya, ia menyerahkan hasilnya kepada Allah sambil terus berusaha menjadi menantu yang baik.
Adab dan Waktu Terbaik Membaca Doa supaya Mertua Menerima Kehadiran Menantu
Ustaz Salehuddin bin Abu Samah dalam Ebook Koleksi Doa dan Zikir menekankan pentingnya adab berdoa, seperti ikhlas, memuji Allah, berselawat kepada Nabi SAW, serta tidak berputus asa ketika doa belum dikabulkan.
Para ulama mengungkapkan bahwa terdapat waktu-waktu tertentu yang lebih mustajab untuk berdoa. Memilih waktu-waktu tersebut bukan berarti doa di waktu lain tidak diterima, melainkan bentuk optimisme dan pengharapan yang lebih besar kepada Allah SWT.
1. Setelah Shalat Fardhu, Terutama pada Sujud Terakhir
Waktu setelah shalat fardhu, terutama pada sujud terakhir, adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Ustaz Abdul Somad, sebagaimana dikutip Tribunmadura, menyarankan agar dalam sujud terakhir membaca Ya muqollibal qulub dan menyebut nama mertua di dalam hati.
Sujud adalah momen paling dekat antara hamba dengan Allah, sehingga doa yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Sebagian ulama juga menganjurkan membaca doa meluluhkan hati mertua setelah shalat fardhu sebanyak sepuluh kali.
2. Sepertiga Malam Terakhir (Setelah Shalat Tahajud)
Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat istimewa untuk berdoa. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan menyeru hamba-Nya yang berdoa agar dikabulkan. Berdoa di waktu ini, terutama setelah melaksanakan shalat tahajud, merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi siapa saja yang memiliki hajat besar, termasuk hajat untuk melunakkan hati mertua. Suasana malam yang sunyi sangat mendukung kekhusyukan dan ketenangan jiwa.
3. Antara Azan dan Iqamah
Waktu antara azan dan iqamah adalah waktu yang penuh keberkahan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa doa di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak. Oleh karena itu, seorang menantu dapat memanfaatkan momen ini untuk memohon agar Allah melunakkan hati mertua. Waktu ini relatif singkat, namun sangat berharga bagi seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Allah.
4. Ketika Hati Terasa Sangat Sesak dan Tertekan
Selain waktu-waktu di atas, doa supaya mertua menerima kehadiran menantu juga sangat dianjurkan untuk dibaca kapan saja ketika hati terasa sesak, cemas, atau tertekan karena hubungan dengan mertua. Semakin intensif seseorang berdoa ketika hatinya tertekan, semakin besar pula ketenangan yang ia rasakan, karena doa bekerja sebagai penyeimbang jiwa dan rohani.
Hikmah Bacaan Doa supaya Mertua Menerima Kehadiran Menantu
1. Menenangkan Jiwa dan Meredakan Kecemasan
Doa memiliki efek psikologis yang sangat besar bagi orang yang mengamalkannya. Dr. MS. Udin, MA dalam Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa dapat menenangkan jiwa, melepaskan ketegangan fisik dan mental, serta memberikan perasaan tenteram dan ridha dalam hati.
Ketika seorang menantu secara rutin memanjatkan doa agar mertua menerimanya, ia akan merasakan ketenangan jiwa karena telah menyerahkan urusannya kepada Allah. Ketenangan ini membantunya untuk tidak larut dalam kecemasan, tetap fokus pada upaya memperbaiki hubungan, dan tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi mertua yang belum menerimanya.
2. Memperbaiki Hubungan dan Meningkatkan Keharmonisan Keluarga
Hubungan yang baik antara menantu dan mertua adalah kunci keharmonisan keluarga. Dengan berdoa agar hati mertua dilembutkan, seorang menantu sedang berupaya memperbaiki komunikasi dan hubungan.
Ketika hati mertua menjadi lembut, ia akan lebih terbuka menerima kehadiran menantu, lebih menghargai perbedaan, dan lebih mudah diajak berkompromi. Hal ini akan menciptakan suasana keluarga yang harmonis dan penuh berkah, karena menantu merasa diterima dan mertua merasa dihormati.
3. Melatih Kesabaran dan Akhlak Mulia
Doa yang dipanjatkan dengan penuh kesabaran akan melatih seorang menantu untuk memiliki akhlak yang mulia. Ia menyadari bahwa perubahan hati mertua adalah hak prerogatif Allah, sehingga tugasnya adalah berdoa, berusaha, dan bersabar.
Sikap sabar ini akan tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti tetap berbuat baik meskipun belum mendapat respons yang diharapkan, tidak membalas keburukan dengan keburukan, dan senantiasa menjaga adab kepada mertua. Kesabaran inilah yang akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan rumah tangga dan mendidik anak-anak.
4. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Meningkatkan Tawakal
Doa adalah ibadah yang paling utama. Dengan rutin memanjatkan doa agar mertua menerima kehadiran menantu, seorang menantu sedang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia menyadari bahwa dirinya lemah dan tidak mampu mengubah hati orang lain tanpa pertolongan Allah.
Kesadaran ini akan meningkatkan tawakal, yaitu sikap berserah diri kepada Allah setelah berusaha semaksimal mungkin. Tawakal yang benar akan membuahkan ketenangan batin dan optimisme dalam menghadapi segala ujian hidup, termasuk ujian dalam hubungan dengan mertua.
5. Membuka Pintu Hidayah dan Kasih Sayang
Allah Maha Kuasa untuk membuka pintu hidayah dan menumbuhkan kasih sayang di dalam hati siapa pun, termasuk mertua. Melalui doa yang tulus, seorang menantu memohon agar Allah melunakkan hati mertua, sehingga mertua dapat melihat kebaikan yang ada pada diri menantu.
Ketika hati mertua sudah dilembutkan oleh Allah, kasih sayang akan tumbuh dengan sendirinya, dan hubungan pun akan dipenuhi dengan rasa saling pengertian. Pada akhirnya, doa ini bukan hanya mengubah hati mertua, tetapi juga mengubah diri menantu menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan penuh kasih sayang.
Pertanyaan Seputar Doa Melembutkan Hati Mertua
1. Apakah ada doa khusus agar mertua menerima menantu?
Tidak ada doa yang secara spesifik hanya diperuntukkan bagi mertua. Namun, doa-doa umum untuk melembutkan hati, seperti Allaahumma layyin lii qalbahu dan Allaahumma musharrifal quluub, dapat diamalkan dengan menyebut nama mertua di dalam hati. Doa-doa ini memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur'an dan Sunnah, serta dapat dikhususkan untuk siapa pun yang kita kehendaki.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa supaya mertua menerima kehadiran menantu?
Waktu terbaik adalah setelah shalat fardhu (terutama pada sujud terakhir), sepertiga malam terakhir (setelah shalat tahajud), dan antara azan dan iqamah. Waktu-waktu ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga sangat dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
3. Apakah doa ini harus dibaca dengan menyebut nama mertua?
Tidak wajib, tetapi dianjurkan untuk menyebut nama mertua secara spesifik agar doa lebih fokus dan hati lebih khusyuk. Allah Maha Mengetahui siapa yang dimaksud dalam doa hamba-Nya, bahkan tanpa menyebut namanya. Menyebut nama mertua dapat membantu meningkatkan kekhusyukan dan memfokuskan hati pada hajat yang diinginkan.
4. Apakah doa saja cukup untuk membuat mertua menerima menantu?
Doa adalah ikhtiar batin yang sangat penting, tetapi harus disertai dengan ikhtiar lahiriah. Seorang menantu perlu berbuat baik, menjaga adab, berkomunikasi dengan santun, dan berusaha memahami mertua. Islam mengajarkan keseimbangan antara doa, usaha, dan tawakal. Doa tanpa usaha bisa menjadi kepasifan, sedangkan usaha tanpa doa bisa menjadi kesombongan.
5. Apakah doa ini boleh diamalkan oleh menantu laki-laki maupun perempuan?
Ya, doa ini dapat diamalkan oleh siapa saja, baik menantu laki-laki maupun menantu perempuan. Pada prinsipnya, setiap muslim dianjurkan untuk berdoa agar Allah melunakkan hati orang-orang di sekitarnya, terutama keluarga, agar tercipta hubungan yang harmonis dan penuh keberkahan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4206904/original/051627000_1666947484-doa-keselamatan-dunia-akhirat-arab-dan-latin-amalkan-setiap-hari.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385205/original/097830600_1793246020-1328289.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384476/original/097543500_1793173698-IMG-20261027-WA0104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385151/original/058114700_1793243204-IMG-20261028-WA0135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385168/original/084931100_1793244548-Screenshot_20261027-210652_WhatsApp-2389649007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385123/original/074264400_1793240715-780030.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4613289/original/005132000_1697515634-_fpdl.in__young-muslim-bride-groom-wedding-photos_181624-37735_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385082/original/084569000_1793236745-7b072_wna-penipuan-online.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385067/original/089570300_1793235054-IMG-20261028-WA0150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489087/original/010300600_1769820944-Doa_Membaca_Yasin_Nisfu_Syaban.jpg)