Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 42

Al-Baqarah Ayat 42

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Wa lā talbisul-ḥaqqa bil-bāṭili wa taktumul-ḥaqqa wa antum ta‘lamūn(a).

Arti

Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Pada ayat ini, Allah memberikan larangan kepada Bani Israil untuk tidak mencampuradukkan antara kebenaran dan kebatilan. Dan janganlah kamu, wahai Bani Israil, campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dengan memasukkan apa yang bukan firman Allah ke dalam Kitab Taurat, dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran firman-firman Allah seperti berita akan datangnya Nabi Muhammad, sedangkan kamu mengetahuinya. Orang-orang Yahudi menyembunyikan berita tentang kedatangan Nabi Muhammad yang termaktub di dalam Taurat dengan maksud untuk menghalangi manusia beriman kepadanya.

Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini terdapat dua macam larangan Allah yang ditujukan kepada Bani Israil, yaitu:

  1. Agar mereka jangan mencampuradukkan yang hak dengan yang batil. Maksudnya, pemimpin-pemimpin Bani Israil suka memasukkan pendapat-pendapat pribadi ke dalam Kitab Taurat, sehingga sukarlah untuk membedakan mana yang benar. Terutama dalam penolakan mereka untuk beriman kepada Nabi Muhammad saw, mereka membuat-buat alasan untuk menjelek-jelekkannya, dan menyalahtafsirkan ucapan-ucapan nenek moyang mereka, sehingga mereka lebih berpegang kepada ucapan para pemimpin dan tradisi mereka, daripada menerima ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Walaupun perintah itu ditujukan kepada Bani Israil, namun isinya dapat pula ditujukan kepada kaum Muslim dari segala lapisan, terutama para pemimpin dan orang-orang yang memegang kekuasaan, sehingga ayat ini seakan-akan mengatakan, “Hai orang-orang yang memegang kekuasaan, janganlah kamu campur adukkan antara keadilan dan kezaliman, hai para hakim, janganlah kamu campur adukkan antara hukum dan suap; hai para pejabat, janganlah kamu campur adukkan antara tugas dan korupsi; hai para sarjana, janganlah kamu campur adukkan antara ilmu dan harta, dan sebagainya.”[9]
  2. Agar mereka tidak menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya. Maksudnya: Bani Israil itu telah menyembunyikan kebenaran yang telah mereka ketahui dari kitab suci mereka. Antara lain ialah berita dari Allah tentang Nabi Muhammad SAW yang akan diutus sebagai penutup dari semua rasul Allah untuk seluruh umat manusia. Hal ini sengaja mereka tutupi dari masyarakat umum, bahkan mereka berusaha menjelekkan Nabi Muhammad saw, untuk menghalangi manusia beriman kepadanya. Ayat ini mencela perbuatan mereka yang demikian itu, dan setiap orang yang dengan sengaja menyembunyikan sesuatu yang benar. Sesudah Allah menyampaikan seruan kepada mereka untuk beriman kepada Al-Qur’an, lalu pada ayat berikut ini Allah memerintahkan agar mereka senantiasa melaksanakan apa-apa yang telah ditentukan oleh syariat terutama melaksanakan salat, menunaikan zakat, dan tunduk serta taat kepada perintah-perintah Allah.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Allah melarang mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan, seperti memasukkan pendapat pribadi ke dalam Kitab Taurat.
  • Allah juga melarang menyembunyikan kebenaran yang telah diketahui, seperti berita tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW yang termaktub dalam Taurat.
  • Penyembunyian kebenaran tersebut bertujuan untuk menghalangi manusia beriman kepada Nabi Muhammad SAW.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 42?

Surat Al-Baqarah ayat 42 berisi larangan Allah kepada Bani Israil untuk tidak mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan tidak menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya.

Apa yang dimaksud dengan larangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan dalam Surat Al-Baqarah ayat 42?

Larangan ini merujuk pada tindakan Bani Israil yang memasukkan apa yang bukan firman Allah ke dalam Kitab Taurat. Pemimpin-pemimpin mereka suka mencampuradukkan pendapat pribadi ke dalam Taurat, sehingga sulit dibedakan mana yang benar, terutama dalam konteks penolakan mereka untuk beriman kepada Nabi Muhammad SAW.

Kebenaran apa yang dilarang untuk disembunyikan oleh Bani Israil menurut Surat Al-Baqarah ayat 42 dan mengapa?

Kebenaran yang dilarang disembunyikan adalah firman-firman Allah, seperti berita tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW yang termaktub dalam Kitab Taurat. Mereka menyembunyikannya dengan maksud untuk menghalangi manusia beriman kepada Nabi Muhammad SAW.