Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 201

Al-Baqarah Ayat 201

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Wa minhum may yaqūlu rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā ‘ażāban-nār(i).

Arti

Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan diantara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami! berilah kami kebaikan di dunia berupa kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, ilmu yang bermanfaat, umur yang panjang dan hidup bermakna guna menopang pengalaman agama dan sukses hidup di dunia, dan berilah juga kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari azab neraka dengan memperoleh keridaan-Mu.” Dengan doa ini, orang-orang beriman yang berilmu dan beramal saleh hidupnya menjadi seimbang lahir batin, dunia akhirat.

Tafsir Tahlili

Di dalam ayat ini, Allah menyebutkan manusia yang memperoleh keuntungan dunia akhirat, yaitu orang-orang yang di dalam doanya selalu minta agar mendapat kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, dan terjauh dari siksaan api neraka. Untuk mencapai hidup bahagia di dunia harus melalui beberapa persyaratan, di antaranya harus sabar dalam berusaha, patuh kepada peraturan dan disiplin, pandai bergaul dan dipercaya serta mempunyai maksud baik dalam usahanya. Untuk mencapai hidup bahagia di akhirat haruslah mempunyai iman yang murni dan kuat, serta mengerjakan amal yang saleh dan mempunyai akhlak yang mulia. Maka untuk terlepas dari siksa neraka hendaklah selalu meninggalkan pekerjaan-pekerjaan maksiat, menjauhkan diri dari yang keji serta memelihara diri jangan sampai berbuat hal-hal yang diharamkan Allah karena pengaruh syahwat dan hawa nafsu.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Ayat ini mengajarkan doa memohon kebaikan di dunia dan akhirat, serta perlindungan dari azab neraka.
  • Kebaikan di dunia mencakup kesehatan, rezeki halal dan berkah, ilmu bermanfaat, serta umur panjang yang bermakna.
  • Kebaikan di akhirat adalah memperoleh keridaan Allah.
  • Doa ini membantu orang beriman yang berilmu dan beramal saleh mencapai keseimbangan hidup dunia dan akhirat.
  • Untuk meraih kebahagiaan dunia, diperlukan kesabaran, kepatuhan pada aturan, dan niat baik dalam berusaha.
  • Untuk meraih kebahagiaan akhirat, diperlukan iman yang murni, amal saleh, dan akhlak mulia.
  • Terhindar dari siksa neraka dapat dicapai dengan meninggalkan maksiat dan menjauhi perbuatan keji.

Asbabun Nuzul

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas, bahwa dahulu sekelompok orang Badui datang ke tempat berkumpulnya jamaah haji. Mereka berdoa, “Ya Allah, jadikanlah tahun ini tahun yang penuh hujan, kesuburan, dan kebaikan.”

Namun, mereka tidak menyebutkan permohonan yang berkaitan dengan kehidupan akhirat. Berkenaan dengan hal tersebut, Allah SWT menurunkan firman-Nya:

“Maka di antara manusia ada yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,’ dan tiadalah baginya bagian yang menyenangkan di akhirat.” (QS. Al-Baqarah: 200)

Setelah mereka, datanglah orang-orang beriman yang berdoa:

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Allah SWT kemudian menjelaskan bahwa mereka itulah orang-orang yang memperoleh bagian dari apa yang mereka usahakan, dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya (QS. Al-Baqarah: 202).

FAQ

Apa makna doa dalam Surat Al-Baqarah ayat 201?

Doa dalam ayat ini adalah permohonan kepada Allah untuk diberikan kebaikan di dunia, seperti kesehatan, rezeki halal dan berkah, ilmu bermanfaat, umur panjang, dan hidup bermakna. Selain itu, juga memohon kebaikan di akhirat dengan memperoleh keridaan Allah, serta perlindungan dari azab neraka. Doa ini bertujuan agar hidup orang beriman menjadi seimbang lahir batin, dunia dan akhirat.

Apa yang dimaksud dengan 'kebaikan di dunia' dalam doa Surat Al-Baqarah ayat 201 menurut Tafsir Wajiz?

Menurut Tafsir Wajiz, 'kebaikan di dunia' yang dimaksud dalam doa ini meliputi kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, ilmu yang bermanfaat, umur yang panjang, dan hidup yang bermakna guna menopang pengalaman agama dan kesuksesan hidup di dunia.

Bagaimana cara mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat serta terhindar dari siksa neraka menurut tafsir Surat Al-Baqarah ayat 201?

Menurut tafsir, untuk mencapai kebahagiaan di dunia, seseorang harus sabar dalam berusaha, patuh pada peraturan dan disiplin, pandai bergaul dan dipercaya, serta mempunyai maksud baik dalam usahanya. Untuk kebahagiaan di akhirat, diperlukan iman yang murni dan kuat, amal saleh, serta akhlak yang mulia. Sementara itu, untuk terlepas dari siksa neraka, seseorang hendaknya selalu meninggalkan pekerjaan maksiat, menjauhkan diri dari yang keji, dan memelihara diri dari hal-hal yang diharamkan Allah karena pengaruh syahwat dan hawa nafsu.