Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 170

Al-Baqarah Ayat 170

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّبِعُوْا مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ قَالُوْا بَلْ نَتَّبِعُ مَآ اَلْفَيْنَا عَلَيْهِ اٰبَاۤءَنَا ۗ اَوَلَوْ كَانَ اٰبَاۤؤُهُمْ لَا يَعْقِلُوْنَ شَيْـًٔا وَّلَا يَهْتَدُوْنَ

Wa iżā qīla lahumuttabi‘ū mā anzalallāhu qālū bal nattabi‘u mā alfainā ‘alaihi ābā'anā, awalau kāna ābā'uhum lā ya‘qilūna syai'aw wa lā yahtadūn(a).

Arti

Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah.” Mereka menjawab, “(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya).” Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan apabila dikatakan kepada mereka, yaitu orang-orang musyrik, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah kepada para nabi yaitu tuntunan mengenai kebenaran, mereka menolak nasihat tersebut dan mereka menjawab, Tidak! Kami tidak mau mengikuti nasihat itu, karena cukup bagi kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami. Mereka mengatakan hal ini karena ingin melestarikan tradisi yang dilakukan nenek moyang mereka, antara lain menyembah berhala, meminum minuman keras, dan perilaku tidak terpuji lainnya. Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun tentang tradisi yang dijalankan selain juga mengikuti nenek moyang sebelumnya, dan mereka tidak mendapat petunjuk dasar-dasar kebenaran tradisi tersebut.

Tafsir Tahlili

Sungguh aneh kemauan dan jalan pikiran pengikut setan. Apabila dikatakan kepada mereka, "Ikutilah peraturan yang diturunkan Allah," mereka menjawab, "Kami tidak akan mengikutinya; kami hanya akan mengikuti peraturan yang kami pusakai dari nenek moyang kami." Padahal sudah jelas bahwa peraturan-peraturan itu hanya dibuat menurut hawa nafsu belaka.

Apakah mereka tidak dapat memikirkan dan meneliti sehingga dapat mengetahui bahwa peraturan-peraturan itu tidak ada faedah dan manfaatnya?" Apakah mereka akan mematuhi juga peraturan-peraturan itu walaupun nenek moyang mereka yang membuat peraturan-peraturan itu adalah bodoh, tidak mengetahui suatu apa pun dan tidak pula dapat petunjuk dari Allah? Dalam ayat ini dapat diambil suatu kesimpulan yaitu bahwa seorang Muslim tidak boleh bertaklid buta kepada siapa pun karena bertaklid buta itu adalah sifat para pengikut setan.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Orang-orang musyrik menolak ajakan untuk mengikuti ajaran yang diturunkan Allah, sebaliknya mereka memilih mengikuti tradisi nenek moyang mereka.
  • Nenek moyang mereka tidak memiliki pengetahuan atau petunjuk mengenai tradisi yang mereka ikuti, dan peraturan yang mereka buat hanya berdasarkan hawa nafsu.
  • Seorang Muslim tidak boleh bertaklid buta (mengikuti tanpa dasar) kepada siapa pun, karena perilaku tersebut adalah sifat para pengikut setan.

Asbabun Nuzul

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim melalui jalur Sa‘id atau Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW mengajak orang-orang Yahudi untuk memeluk Islam. Beliau berusaha menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Islam serta memperingatkan mereka tentang azab dan kemurkaan Allah.

Namun, Rafi‘ bin Huraimalah dan Malik bin ‘Auf berkata, “Kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapati dari nenek moyang kami, karena mereka lebih mengetahui dan lebih baik daripada kami.”

Maka Allah menurunkan firman-Nya:

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah!’ Mereka menjawab, ‘(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.’ (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170)

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 170?

Ayat ini menjelaskan penolakan orang-orang musyrik ketika diajak mengikuti tuntunan yang diturunkan Allah. Mereka berdalih hanya akan mengikuti apa yang mereka dapati dari nenek moyang mereka, padahal nenek moyang mereka tidak mengetahui apa pun tentang kebenaran dan tidak mendapat petunjuk. Peraturan yang mereka ikuti itu dibuat menurut hawa nafsu belaka.

Mengapa orang-orang musyrik menolak ajaran Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 170?

Mereka menolak ajaran Allah karena ingin melestarikan tradisi yang mereka dapati dari nenek moyang mereka, seperti menyembah berhala, meminum minuman keras, dan perilaku tidak terpuji lainnya. Mereka berpegang pada peraturan yang mereka pusakai dari nenek moyang mereka.

Bagaimana kondisi nenek moyang yang diikuti oleh orang-orang musyrik menurut Surat Al-Baqarah ayat 170?

Nenek moyang yang mereka ikuti itu tidak mengetahui apa pun tentang tradisi yang mereka jalankan, dan mereka juga tidak mendapat petunjuk dasar-dasar kebenaran. Peraturan yang mereka buat dan ikuti hanya berdasarkan hawa nafsu belaka.

Apa pelajaran penting dari Surat Al-Baqarah ayat 170 bagi seorang Muslim?

Pelajaran penting dari ayat ini adalah bahwa seorang Muslim tidak boleh bertaklid buta kepada siapa pun, karena bertaklid buta merupakan sifat para pengikut setan.