Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-2 · Ayat 174

Al-Baqarah Ayat 174

Sapi · Madaniyah · 286 ayat

اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَشْتَرُوْنَ بِهٖ ثَمَنًا قَلِيْلًاۙ اُولٰۤىِٕكَ مَا يَأْكُلُوْنَ فِيْ بُطُوْنِهِمْ اِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيْهِمْ ۚوَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

Innal-lażīna yaktumūna mā anzalallāhu minal-kitābi wa yasytarūna bihī ṡamanan qalīlā(n), ulā'ika mā ya'kulūna fī buṭūnihim illan-nāra wa lā yukallimuhumullāhu yaumal-qiyāmati wa lā yuzakkīhim, wa lahum ‘ażābun alīm(un).

Arti

Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab, dan menjualnya dengan harga murah, mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab petunjuk yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dan menjualnya dengan harga murah, yaitu menukarnya dengan kepentingan duniawi, harta, dan kedudukan yang sifatnya sementara, maka atas perbuatan tersebut mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya. Menukar Kitab Suci dan petunjuk yang ada di dalamnya dengan kepentingan duniawi sama halnya dengan merelakan diri untuk masuk ke neraka, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat karena kemurkaan Allah atas perbuatan mereka sekaligus sebagai penghinaan untuk mereka, dan Allah tidak akan menyucikan mereka dari kotoran dosa akibat perbuatan mereka. Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih di dalam neraka.

Tafsir Tahlili

Orang yang menyembunyikan apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya disebabkan memperturutkan keinginan dan hawa nafsunya, serta takut akan kehilangan pengaruh dan kedudukan dan khawatir tidak akan mendapat kekayaan dan harta benda lagi, mereka itu orang yang telah menjual agamanya dengan harga yang amat murah. Apalah arti kesenangan hidup di dunia ini yang bersifat sementara saja kalau dibandingkan dengan kenikmatan hidup di akhirat yang kekal abadi.

Barang-barang yang mereka dapatkan di dunia ini dengan jalan yang sesat, di akhirat nanti akan menjadi api yang menyala-nyala yang selalu mereka telan dan masuk ke dalam perut mereka sehingga mereka amat tersiksa.

Di samping itu Allah sangat murka kepada mereka, sehingga apa pun yang mereka keluhkan dan dengan cara bagaimanapun mereka memohon ampunan agar dikasihani, Allah tidak akan mendengarkan keluhan dan permintaan mereka. Allah tidak akan mau berbicara dengan orang yang selalu menyembunyikan apa yang diturunkan-Nya dan selalu durhaka kepada-Nya. Allah tidak akan menghapus dosa mereka dan tidak pula akan membersihkan mereka dari kesalahan serta kesesatan di dunia, bahkan bagi mereka telah disediakan azab yang sangat pedih.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Orang yang menyembunyikan Kitab Allah dan menukarnya dengan kepentingan duniawi, harta, atau kedudukan sementara.
  • Mereka hanya akan menelan api neraka ke dalam perutnya.
  • Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat sebagai bentuk kemurkaan dan penghinaan.
  • Allah tidak akan menyucikan mereka dari dosa dan kesalahan.
  • Mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.

Asbabun Nuzul

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ikrimah, bahwa firman Allah tentang orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan-Nya berupa Al-Kitab, serta firman-Nya dalam Surah Ali ‘Imran tentang orang-orang yang menjual janji Allah, berkaitan dengan orang-orang Yahudi.

Diriwayatkan pula oleh Ats-Tsa‘labi melalui jalur Al-Kalbi, dari Abu Shalih, dari Ibnu Abbas, bahwa ayat ini turun berkenaan dengan para pemuka dan ulama Yahudi. Mereka terbiasa menerima hadiah dan berbagai keuntungan dari orang-orang yang berada di bawah pengaruh mereka. Mereka juga berharap agar nabi yang dijanjikan akan diutus dari kalangan mereka.

Namun, ketika Allah mengutus Nabi Muhammad SAW yang bukan berasal dari kalangan mereka, mereka khawatir kehilangan sumber penghidupan dan kedudukan mereka. Karena itu, mereka sengaja mengubah ciri-ciri Nabi Muhammad SAW yang terdapat dalam Taurat. Mereka kemudian berkata kepada orang-orang, “Inilah ciri-ciri seorang nabi yang akan diutus pada akhir zaman,” tetapi ciri-ciri yang mereka sampaikan tidak sesuai dengan ciri-ciri Nabi Muhammad SAW.

Berkenaan dengan hal tersebut, Allah menurunkan firman-Nya:

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Kitab, dan menjualnya dengan harga murah, mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang sangat pedih.” (QS. Al-Baqarah: 174)

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Baqarah ayat 174?

Surat Al-Baqarah ayat 174 menjelaskan tentang ancaman azab yang sangat pedih bagi orang-orang yang menyembunyikan Kitab petunjuk yang telah diturunkan Allah dan menukarnya dengan kepentingan duniawi yang sifatnya sementara. Akibat perbuatan ini, mereka akan menelan api neraka, tidak akan disapa oleh Allah pada hari Kiamat karena kemurkaan-Nya, dan tidak akan disucikan dari kotoran dosa-dosa mereka.

Apa yang dimaksud dengan 'menjualnya dengan harga murah' dalam Surat Al-Baqarah ayat 174?

Dalam ayat ini, 'menjualnya dengan harga murah' berarti menukar Kitab petunjuk Allah dengan kepentingan duniawi seperti harta, kedudukan, atau pengaruh yang sifatnya sementara. Perbuatan ini didorong oleh keinginan dan hawa nafsu, serta ketakutan akan kehilangan pengaruh, kedudukan, atau kekayaan.

Mengapa Allah tidak akan menyapa dan menyucikan orang-orang tersebut pada hari Kiamat?

Allah tidak akan menyapa mereka pada hari Kiamat karena kemurkaan-Nya atas perbuatan mereka menyembunyikan Kitab dan menukarnya dengan kepentingan duniawi, sekaligus sebagai bentuk penghinaan. Allah juga tidak akan menyucikan mereka dari kotoran dosa akibat perbuatan tersebut, dan tidak akan mendengarkan keluhan atau permohonan ampunan mereka.