Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 83

Al-Ma'idah Ayat 83

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

وَاِذَا سَمِعُوْا مَآ اُنْزِلَ اِلَى الرَّسُوْلِ تَرٰٓى اَعْيُنَهُمْ تَفِيْضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوْا مِنَ الْحَقِّۚ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اٰمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشّٰهِدِيْنَ

Wa iżā sami‘ū mā unzila ilar-rasūli tarā a‘yunahum tafīḍu minad-dam‘i mimmā ‘arafū minal-ḥaqq(i), yaqūlūna rabbanā āmannā faktubnā ma‘asy-syāhidīn(a).

Arti

Dan apabila mereka mendengarkan apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri), seraya berkata, “Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad).

Tafsir

Tafsir Wajiz

Setelah pada ayat-ayat sebelumnya Allah menjelaskan tentang Ahli Kitab yang paling memusuhi kaum muslim, yaitu kaum Yahudi, dan Ahli Kitab yang merasa paling dekat dengan kaum muslim, yaitu kaum Nasrani; pada ayat ini Allah menjelaskan mengenai sebagian kaum Nasrani yang beriman kepada Al-Qur'an. Dan apabila mereka, sebagian Ahli Kitab seperti utusan kaum Nasrani dari Ethiopia, mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul, yaitu Al-Qur'an, kamu, wahai Nabi Muhammad, akan melihat mata mereka mencucurkan air mata, karena ayat-ayat Al-Qur'an itu meresap ke dalam kalbu mereka secara mendalam, disebabkan mereka telah mengetahui kebenaran Al-Qur'an dari kitab kitab mereka sendiri, seraya berkata dengan tulus, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada Al-Qur'an, maka catatlah kami menjadi bagian yang tidak terpisahkan bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran Al-Qur'an dan kerasulan Nabi Muhammad.

Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan bahwa pada saat kaum Nasrani mendengar dan memahami kandungan ayat-ayat Al-Qur′an, ada di antara mereka yang mencucurkan air mata karena sangat terharu dan yakin atas kebenaran Al-Qur′an yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad yang ternyata membenarkan kitab suci mereka. Mereka terharu pula oleh sifat-sifat Nabi Muhammad yang telah mereka kenal sebelumnya dari kitab suci mereka. Pada saat demikian, mereka dengan rendah hati berkata, “Ya Tuhan kami, kami beriman kepada-Mu dan kepada rasul-rasul-Mu, terutama Nabi Muhammad. Oleh sebab itu, masukkanlah kami bersama orang-orang yang mengakui kebenaran Al-Qur′an dan Nabi Muhammad, yang akan menjadi saksi pada hari Kiamat nanti bahwa Engkau benar-benar telah mengutus para nabi dan rasul-Mu, dan bahwa mereka benar-benar telah menyampaikan agama-Mu kepada umat mereka masing-masing.”

Selanjutnya mereka menyatakan bahwa, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi mereka untuk beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang telah diturunkan melalui Rasul-Nya yang terakhir yang diutus untuk seluruh umat manusia. Kemudian mereka tegaskan pula bahwa mereka beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang dibawa Rasul-Nya, karena mereka sangat ingin agar Allah memasukkan mereka ke dalam golongan orang-orang saleh, yaitu umat Nabi Muhammad, karena ajaran agama Islam yang benar, baik mengenai keimanan, ibadah, mu’amalah dan akhlak yang luhur.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Sebagian kaum Nasrani, seperti utusan dari Ethiopia, meneteskan air mata saat mendengarkan Al-Qur'an karena terharu dan yakin akan kebenarannya, yang telah mereka ketahui dari kitab suci mereka sendiri, termasuk sifat-sifat Nabi Muhammad.
  • Mereka menyatakan keimanan kepada Allah, rasul-Nya, dan Al-Qur'an, serta memohon agar dicatat bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad.
  • Keimanan mereka didorong oleh keinginan kuat untuk dimasukkan ke dalam golongan orang-orang saleh, yaitu umat Nabi Muhammad, karena ajaran Islam yang benar.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 83?

Surat Al-Ma'idah ayat 83 menjelaskan tentang sebagian kaum Nasrani yang beriman kepada Al-Qur'an. Ketika mereka mendengarkan Al-Qur'an, mata mereka mencucurkan air mata karena terharu dan yakin akan kebenarannya yang telah mereka ketahui dari kitab suci mereka sendiri, serta sifat-sifat Nabi Muhammad yang juga mereka kenal. Mereka kemudian menyatakan keimanan mereka dan memohon agar dicatat bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad.

Mengapa sebagian kaum Nasrani dalam Surat Al-Ma'idah ayat 83 mencucurkan air mata saat mendengarkan Al-Qur'an?

Mereka mencucurkan air mata karena ayat-ayat Al-Qur'an meresap ke dalam kalbu mereka secara mendalam. Hal ini disebabkan mereka telah mengetahui kebenaran Al-Qur'an dari kitab-kitab mereka sendiri, dan juga terharu serta yakin atas kebenaran Al-Qur'an yang membenarkan kitab suci mereka, serta oleh sifat-sifat Nabi Muhammad yang telah mereka kenal sebelumnya dari kitab suci mereka.

Apa pernyataan keimanan yang diucapkan oleh sebagian kaum Nasrani dalam Surat Al-Ma'idah ayat 83?

Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada-Mu dan kepada rasul-rasul-Mu, terutama Nabi Muhammad. Maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad, yang akan menjadi saksi pada hari Kiamat nanti bahwa Engkau benar-benar telah mengutus para nabi dan rasul-Mu, dan bahwa mereka benar-benar telah menyampaikan agama-Mu kepada umat mereka masing-masing.” Mereka juga menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi mereka untuk beriman kepada Allah dan kebenaran yang diturunkan melalui Rasul-Nya yang terakhir, karena mereka sangat ingin agar Allah memasukkan mereka ke dalam golongan orang-orang saleh, yaitu umat Nabi Muhammad.