Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 102

Al-Ma'idah Ayat 102

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

قَدْ سَاَلَهَا قَوْمٌ مِّنْ قَبْلِكُمْ ثُمَّ اَصْبَحُوْا بِهَا كٰفِرِيْنَ

Qad sa'alahā qaumum min qablikum ṡumma aṣbaḥū bihā kāfirīn(a).

Arti

Sesungguhnya sebelum kamu telah ada segolongan manusia yang menanyakan hal-hal serupa itu (kepada nabi mereka), kemudian mereka menjadi kafir.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Wahai orang-orang beriman, sesungguhnya suatu kaum sebelum kamu, yaitu kaum Yahudi umat Nabi Musa, sungguh telah memohon kepada Nabi Musa agar bisa melihat Allah dengan nyata, tetapi setelah permohonan itu dipenuhi, mereka tidak sanggup melihat-Nya dan pingsan. Kemudian mereka menjadi kafir setelah Allah memberikan bukti bahwa mereka tidak akan pernah sanggup melihat Allah.

Tafsir Tahlili

Ayat ini mengingatkan kaum Muslimin, bahwa banyak bertanya mengenai masalah-masalah hukum agama seperti yang mereka lakukan itu, telah pernah terjadi pada bangsa-bangsa terdahulu, akan tetapi setelah mereka diberi jawaban dan penjelasan, mereka tidak mau melaksanakannya, bahkan mereka membelakanginya, karena mereka anggap terlalu berat. Kemudian mereka mengingkari hukum-hukum tersebut, atau mereka mengatakan bahwa hukum-hukum tersebut tidak datang dari Allah. Bagaimana pun juga, semuanya adalah merupakan kekafiran, yang patut dikenakan azab, baik di dunia maupun di akhrat.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Bangsa-bangsa terdahulu pernah menanyakan hal-hal yang serupa kepada nabi mereka.
  • Setelah pertanyaan mereka dijawab atau bukti diberikan, mereka justru mengingkari atau tidak mau melaksanakannya.
  • Akibatnya, mereka menjadi kafir dan patut dikenakan azab.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 102?

Ayat ini mengingatkan kaum Muslimin agar tidak banyak bertanya mengenai masalah-masalah hukum agama seperti yang dilakukan oleh bangsa-bangsa terdahulu. Kaum sebelum mereka, seperti kaum Yahudi umat Nabi Musa, pernah memohon untuk melihat Allah secara nyata, namun setelah permohonan itu dipenuhi, mereka tidak sanggup dan pingsan, lalu menjadi kafir. Bangsa-bangsa terdahulu lainnya juga banyak bertanya, tetapi setelah diberi jawaban dan penjelasan, mereka tidak mau melaksanakannya, membelakanginya karena dianggap terlalu berat, atau mengingkari hukum-hukum tersebut, yang semuanya merupakan kekafiran yang patut dikenakan azab.

Siapakah "segolongan manusia" yang disebutkan dalam Surat Al-Ma'idah ayat 102?

Menurut Tafsir Wajiz, mereka adalah kaum Yahudi umat Nabi Musa.

Mengapa kaum terdahulu yang banyak bertanya itu kemudian menjadi kafir?

Kaum Yahudi menjadi kafir setelah Allah memberikan bukti bahwa mereka tidak akan pernah sanggup melihat Allah, padahal sebelumnya mereka memohon untuk melihat-Nya secara nyata. Sementara itu, bangsa-bangsa terdahulu lainnya menjadi kafir karena setelah diberi jawaban dan penjelasan mengenai masalah hukum agama, mereka tidak mau melaksanakannya, membelakanginya karena dianggap terlalu berat, atau mengingkari hukum-hukum tersebut dengan mengatakan tidak datang dari Allah.