Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 21

Al-Ma'idah Ayat 21

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

يٰقَوْمِ ادْخُلُوا الْاَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِيْ كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوْا خٰسِرِيْنَ

Yā qaumidkhulul-arḍal-muqaddasatal-latī kataballāhu lakum wa lā tartaddū ‘alā adbārikum fa tanqalibū khāsirīn(a).

Arti

Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang yang rugi.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Nabi Musa selanjutnya berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci, yaitu tanah Palestina yang disucikan dari kemusyrikan karena banyaknya nabi-nabi yang diutus di tanah itu, itulah tanah yang telah ditentukan Allah bagimu dalam ilmu-Nya yang azali untuk memasukinya dan merasakan kedamaian di dalamnya apabila engkau beriman dan taat kepada perintah-Nya, dan janganlah kamu berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, nanti kamu menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat karena kamu tidak mempercayai jaminan Allah bahwa tanah itu ditetapkan Allah bagimu untuk memasukinya.”

Tafsir Tahlili

Setelah Nabi Musa mengingatkan orang-orang Yahudi dan menjelaskan nikmat-nikmat itu, kemudian memerintahkan mereka agar berani menghadapi musuh-musuh Allah dengan janji, bahwa Allah akan menolong mereka. Perintah Nabi Musa itu ialah mereka harus memasuki tanah suci Kanaan (Palestina) dan berdiam di negeri yang telah dijanjikan dan ditetapkan Allah untuk menjadi tempat tinggal mereka.

Menurut riwayat Ibnu ‘Asakir dari Mu’āż bin Jabal bahwa tanah suci itu di antara sungai Tigris dengan sungai Furat. Tanah itu disebut suci karena telah sekian banyak nabi menempatinya yang senantiasa mengajak kepada agama Tauhid, karenanya tanah itu bersih dari patung-patung dan kepercayaan yang sesat. Dan Nabi Musa melarang mereka murtad kembali menyembah berhala dan membuat keonaran dalam masyarakat dengan berbuat kezaliman dan mengikuti hawa nafsu. Jika mereka tidak mematuhi ketentuan itu mereka akan rugi, karena nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada mereka itu akan dicabut kembali dan dibatalkan.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Nabi Musa memerintahkan kaumnya untuk memasuki tanah suci Palestina yang telah ditentukan Allah bagi mereka.
  • Tanah tersebut disebut suci karena banyaknya nabi yang menempatinya untuk mengajak kepada tauhid, sehingga bersih dari kemusyrikan.
  • Mereka dilarang berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, murtad, atau berbuat kezaliman.
  • Jika tidak mematuhi perintah tersebut, mereka akan menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 21?

Surat Al-Ma'idah ayat 21 berisi perintah Nabi Musa kepada kaumnya untuk memasuki tanah suci Palestina yang telah ditentukan Allah bagi mereka. Mereka juga dilarang berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, agar tidak menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat.

Apa yang dimaksud dengan 'tanah suci' dalam Surat Al-Ma'idah ayat 21?

'Tanah suci' dalam ayat ini merujuk pada tanah Palestina, yang juga dikenal sebagai Kanaan. Tanah ini disebut suci karena disucikan dari kemusyrikan dan patung-patung berhala, sebab telah banyak nabi yang diutus di sana dan senantiasa mengajak kepada agama Tauhid. Allah telah menentukan tanah ini bagi kaum Nabi Musa untuk mereka masuki.

Apa akibat jika kaum Nabi Musa tidak mematuhi perintah dalam Surat Al-Ma'idah ayat 21?

Jika kaum Nabi Musa tidak mematuhi perintah untuk memasuki tanah suci dan berbalik ke belakang karena takut musuh, mereka akan menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat. Kerugian ini terjadi karena mereka tidak mempercayai jaminan Allah. Selain itu, nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada mereka akan dicabut kembali dan dibatalkan.