Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 52

Al-Ma'idah Ayat 52

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

فَتَرَى الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ يُّسَارِعُوْنَ فِيْهِمْ يَقُوْلُوْنَ نَخْشٰٓى اَنْ تُصِيْبَنَا دَاۤىِٕرَةٌ ۗفَعَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّأْتِيَ بِالْفَتْحِ اَوْ اَمْرٍ مِّنْ عِنْدِهٖ فَيُصْبِحُوْا عَلٰى مَآ اَسَرُّوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ نٰدِمِيْنَۗ

Fa taral-lażīna fī qulūbihim maraḍuy yusāri‘ūna fīhim yaqūlūna nakhsyā an tuṣībanā dā'irah(tun), fa ‘asallāhu ay ya'tiya bil-fatḥi au amrim min ‘indihī fa yuṣbiḥū ‘alā mā asarrū fī anfusihim nādimīn(a).

Arti

Maka kamu akan melihat orang-orang yang hatinya berpenyakit segera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata, “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau suatu keputusan dari sisi-Nya, sehingga mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Orang-orang munafik, yaitu yang antara perkataan dan hatinya berbeda, sesungguhnya mereka akan selalu merasa tidak senang pada umat Islam. Bila diperhatikan, maka kamu akan melihat orang-orang yang hatinya berpenyakit itu akan segera mendekati mereka, yaitu kaum Yahudi dan Nasrani, karena mereka menganggapnya sebagai kelompok yang kuat, sehingga bila hubungannya tidak baik, ada kekhawatiran mereka akan terancam seraya berkata, “Kami takut akan mendapat bencana.” Sesungguhnya sikap mereka menunjukkan ketidakpercayaan pada umat Islam. Karena itu, mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan kepada Rasul-Nya dan kaum muslim, atau Dia berkenan untuk menetapkan suatu keputusan dari sisi-Nya yang membuktikan kekuasaan dan rahmat-Nya kepada kaum muslim, sehingga mereka betul-betul menjadi menyesal terhadap apa yang selama ini mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan kepada Muhammad, bahwa Nabi akan melihat orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit, yaitu orang-orang munafik yang lemah imannya, belum sampai ke tingkat yakin, seperti Abdullah bin Ubay dan lain-lain. Mereka itu lebih mendekatkan diri kepada orang Yahudi daripada kepada orang mukmin sendiri. Abdullah bin Ubay sebagai pemimpin orang munafik, sehari-hari lebih dekat hubungannya dengan orang Yahudi. Sedang orang-orang munafik yang lain, telah berani membuat perjanjian kerja sama, malahan lebih erat hubungan kerja samanya dengan orang-orang Yahudi. Seolah-olah mereka menggantungkan keselamatan mereka kepada orang-orang Yahudi, disebabkan ketakutan kalau-kalau orang-orang Yahudi nanti kuat dan berkuasa, mereka sendiri akan mendapat bahaya. Orang-orang munafik itu kurang yakin dengan kekuatan Nabi Muhammad saw, dan Muslimin yang akan dibantu oleh Allah dengan kemenangan dan kejayaan. Allah telah menjanjikan, bahwa setiap mukmin yang berjuang membela agama-Nya, akan dibantu dengan kekuatan dan kemenangan. Maka pada waktu itulah timbul penyesalan dari orang-orang yang ragu dan munafik dan terbukalah rahasia hatinya yang disimpannya selama ini.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Orang-orang munafik yang hatinya berpenyakit cenderung mendekati kaum Yahudi dan Nasrani.
  • Tindakan ini didasari ketakutan akan bencana atau keyakinan bahwa Yahudi dan Nasrani lebih kuat, yang mencerminkan ketidakpercayaan mereka terhadap umat Islam.
  • Allah akan memberikan kemenangan kepada Rasul-Nya dan kaum Muslim, atau menetapkan keputusan dari sisi-Nya.
  • Hal ini akan menyebabkan orang-orang munafik menyesali apa yang selama ini mereka sembunyikan dalam hati mereka.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 52?

Surat Al-Ma'idah ayat 52 menjelaskan tentang perilaku orang-orang munafik yang hatinya berpenyakit. Mereka cenderung mendekati kaum Yahudi dan Nasrani karena merasa takut akan bencana atau menganggap mereka sebagai kelompok yang kuat, serta menunjukkan ketidakpercayaan pada umat Islam. Ayat ini juga menyampaikan harapan bahwa Allah akan mendatangkan kemenangan bagi Rasul-Nya dan kaum Muslim, atau suatu keputusan dari sisi-Nya, yang pada akhirnya akan membuat orang-orang munafik menyesali apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Siapakah yang dimaksud dengan 'orang-orang yang hatinya berpenyakit' dalam Surat Al-Ma'idah ayat 52?

Dalam ayat ini, 'orang-orang yang hatinya berpenyakit' adalah orang-orang munafik. Mereka adalah individu yang perkataan dan hatinya berbeda, memiliki iman yang lemah, dan belum mencapai tingkat keyakinan penuh. Contoh dari mereka adalah Abdullah bin Ubay dan orang-orang sepertinya.

Mengapa orang-orang munafik dalam ayat ini lebih memilih mendekati Yahudi dan Nasrani daripada orang mukmin?

Orang-orang munafik mendekati Yahudi dan Nasrani karena mereka menganggap kelompok tersebut kuat dan takut akan mendapat bencana jika hubungan mereka tidak baik. Mereka juga kurang yakin dengan kekuatan Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslimin yang akan dibantu oleh Allah dengan kemenangan dan kejayaan. Mereka seolah menggantungkan keselamatan mereka kepada orang-orang Yahudi, khawatir jika Yahudi nanti kuat dan berkuasa, mereka sendiri akan mendapat bahaya.