Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 81

Al-Ma'idah Ayat 81

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

وَلَوْ كَانُوْا يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالنَّبِيِّ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مَا اتَّخَذُوْهُمْ اَوْلِيَاۤءَ وَلٰكِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ

Wa lau kānū yu'minūna billāhi wan-nabiyyi wa mā unzila ilaihi mattakhażūhum auliyā'a wa lākinna kaṡīram minhum fāsiqūn(a).

Arti

Dan sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Muhammad) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya, niscaya mereka tidak akan menjadikan orang musyrik itu sebagai teman setia. Tetapi banyak di antara mereka orang-orang yang fasik.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Dan sekiranya mereka, yaitu orang-orang Yahudi yang bekerja sama dengan orang kafir, itu beriman kepada Allah, kepada Nabi Muhammad, dan kepada apa yang diturunkan kepadanya, yaitu Al-Qur’an, niscaya mereka tidak akan menjadikan orang-orang musyrik itu sebagai penolong-penolong atau teman setia yang membantu mereka untuk memerangi Nabi dan umat Islam. Akan tetapi, kenyataannya banyak di antara mereka adalah orang-orang yang fasik, yang sering melakukan penyimpangan dari ajaran agamanya.

Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa kalau masyarakat Yahudi yang tolong-menolong dengan kaum musyrik Arab itu beriman kepada Nabi Musa sebagaimana pengakuan mereka, serta beriman kepada ajaran-ajaran yang dibawa oleh Nabi Musa, tentulah mereka tidak mungkin tolong-menolong dengan orang-orang musyrik yang menyembah berhala. Karena ajaran agama mereka yang murni tidak dapat membenarkan hal itu. Tetapi kebanyakan mereka adalah orang fasik yang oleh karenanya mereka dapat bersatu dan berkerja sama karena diikat oleh suatu kepentingan yaitu menentang Nabi Muhammad, menolak ajaran-ajaran Al-Qur’an dan berusaha membikin jera orang yang beriman kepada Muhammad.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Jika orang-orang Yahudi beriman kepada Allah, Nabi Muhammad, dan Al-Qur'an, niscaya mereka tidak akan menjadikan orang musyrik sebagai teman setia atau penolong untuk memerangi Nabi dan umat Islam.
  • Namun, banyak di antara mereka adalah orang-orang fasik yang menyimpang dari ajaran agama, sehingga mereka bersatu dan bekerja sama dengan kaum musyrik untuk menentang Nabi Muhammad dan menolak ajaran Al-Qur'an.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 81?

Surat Al-Ma'idah ayat 81 menjelaskan bahwa sekiranya orang-orang Yahudi beriman kepada Allah, Nabi Muhammad, dan Al-Qur'an, niscaya mereka tidak akan menjadikan orang-orang musyrik sebagai teman setia yang membantu mereka untuk memerangi Nabi dan umat Islam. Namun, kenyataannya banyak di antara mereka adalah orang-orang yang fasik, yang sering melakukan penyimpangan dari ajaran agamanya.

Mengapa orang Yahudi seharusnya tidak menjadikan orang musyrik sebagai teman setia menurut ayat ini?

Menurut ayat ini, jika masyarakat Yahudi beriman kepada Nabi Musa sebagaimana pengakuan mereka, serta beriman kepada ajaran-ajaran yang dibawa oleh Nabi Musa, tentulah mereka tidak mungkin tolong-menolong dengan orang-orang musyrik yang menyembah berhala. Hal ini karena ajaran agama mereka yang murni tidak dapat membenarkan perbuatan tersebut.

Mengapa banyak orang Yahudi dalam ayat ini disebut fasik dan dapat bersatu dengan orang musyrik?

Banyak di antara mereka disebut fasik karena sering melakukan penyimpangan dari ajaran agamanya. Kefasikan ini memungkinkan mereka untuk bersatu dan bekerja sama dengan orang musyrik karena diikat oleh suatu kepentingan bersama, yaitu menentang Nabi Muhammad, menolak ajaran-ajaran Al-Qur’an, dan berusaha menghalangi orang yang beriman kepada Muhammad.