Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-5 · Ayat 23

Al-Ma'idah Ayat 23

Hidangan · Madaniyah · 120 ayat

قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوْا عَلَيْهِمُ الْبَابَۚ فَاِذَا دَخَلْتُمُوْهُ فَاِنَّكُمْ غٰلِبُوْنَ ەۙ وَعَلَى اللّٰهِ فَتَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Qāla rajulāni minal-lażīna yakhāfūna an‘amallāhu ‘alaihimadkhulū ‘alaihimul-bāb(a), fa iżā dakhaltumūhu fa innakum gālibūn(a), wa ‘alallāhi fa tawakkalū in kuntum mu'minīn(a).

Arti

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.”

Tafsir

Tafsir Wajiz

Di antara orang-orang Bani Israil itu ada dua orang yang setia dan taat kepada perintah Nabi Musa, yaitu Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune, keduanya adalah pemimpin-pemimpin Bani Israil yang semuanya ada dua belas orang sebagaimana disebut dalam ayat 12 surah ini. Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, orang yang takut kepada Allah, atau di antara mereka yang takut kepada para penjahat yang perkasa itu, yang telah diberi nikmat oleh Allah, dengan penuh semangat, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang negeri itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan Allah telah menjanjikan kemenangan itu, maka bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang yang beriman dengan sebenar-benar iman kepada Allah.”

Tafsir Tahlili

Setelah terungkap sikap kaum Nabi Musa dalam hal memasuki tanah suci dan berdiam di dalamnya, maka dua orang utusan dari kaum Nabi Musa yang memang bertakwa kepada Allah dan telah diberi kenikmatan dan memperoleh keridaan-Nya, menganjurkan kepada teman-temannya agar mereka segera memasuki pintu Baitulmakdis.(Kedua orang yang saleh ini ialah Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune yang diceritakan panjang lebar dalam Kitab Bilangan 13 dan 14). Apabila mereka telah memasukinya pasti mereka akan menang dan dapat mengusir penduduknya yang kuat itu. Karena kemenangan itu diperoleh atas pertolongan Allah yang telah dijanjikan, yang pasti akan ditepatinya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Dua orang laki-laki yang bertakwa dan telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune, menganjurkan kaumnya.
  • Mereka menyerukan agar kaumnya menyerbu musuh melalui pintu gerbang negeri Baitulmakdis.
  • Dijanjikan bahwa jika mereka memasukinya, niscaya akan menang, dan mereka harus bertawakal hanya kepada Allah jika benar-benar beriman, karena kemenangan datang dari pertolongan-Nya.

FAQ

Apa kandungan Surat Al-Ma'idah ayat 23?

Ayat ini menjelaskan tentang anjuran dua orang laki-laki yang bertakwa dari Bani Israil, yaitu Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune, kepada kaumnya agar segera memasuki pintu gerbang negeri yang dijanjikan. Mereka meyakinkan bahwa jika kaumnya memasukinya, mereka pasti akan menang karena pertolongan Allah yang telah dijanjikan, dan menyerukan untuk bertawakal hanya kepada Allah jika mereka benar-benar beriman.

Siapakah dua orang laki-laki yang disebutkan dalam Surat Al-Ma'idah ayat 23?

Dua orang laki-laki yang disebutkan dalam ayat ini adalah Yosua bin Nun dan Kalaeb bin Yefune. Keduanya adalah pemimpin Bani Israil yang bertakwa kepada Allah, telah diberi nikmat, dan memperoleh keridaan-Nya.

Mengapa dua orang laki-laki tersebut menganjurkan kaumnya untuk menyerbu pintu gerbang negeri itu?

Mereka menganjurkan kaumnya untuk menyerbu pintu gerbang negeri itu karena yakin bahwa jika mereka memasukinya, mereka pasti akan menang dan dapat mengusir penduduknya yang kuat. Kemenangan ini dijanjikan oleh Allah dan akan diperoleh atas pertolongan-Nya.