Perusahaan China Berlakukan Cuti Tidak Bahagia untuk Karyawan

Berapa hari cuti yang diperbolehkan perusahaan jika karyawan merasa tidak bahagia?

Diterbitkan 28 Januari 2026, 14:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang taipan ritel di China memperkenalkan kebijakan tidak lazim dengan memberikan hak “cuti tidak bahagia” kepada karyawannya.

Kebijakan ini memungkinkan pekerja mengambil cuti tambahan kapan pun mereka merasa tidak dalam kondisi emosional yang baik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Yu Donglai, pendiri sekaligus ketua jaringan ritel Pang Dong Lai, dalam ajang Pekan Supermarket China 2024 yang digelar pada akhir Maret. Acara selama enam hari itu dihadiri pelaku industri ritel dari berbagai wilayah dan bertujuan mendorong pengembangan sektor supermarket nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Yu menyatakan setiap karyawan Pang Dong Lai berhak mengajukan hingga 10 hari cuti tambahan di luar hak cuti reguler, tanpa harus memberikan alasan khusus, dikutip dari laman SCMP, Rabu (28/1/2026).

“Saya ingin setiap anggota staf memiliki kebebasan. Semua orang pasti memiliki saat-saat tidak bahagia. Jika Anda tidak bahagia, jangan datang bekerja,” ujar Yu.

Ia menegaskan, cuti tersebut tidak boleh ditolak oleh manajemen. “Penolakan adalah pelanggaran,” katanya.

Kebijakan ini langsung menuai respons positif di media sosial China. Sejumlah warganet di Weibo memuji pendekatan tersebut dan menyebutnya sebagai contoh budaya perusahaan yang patut diterapkan secara nasional. Ada pula yang menyatakan keinginan untuk bekerja di Pang Dong Lai karena merasa akan dihargai secara manusiawi.

Kebijakan Yu muncul di tengah sorotan terhadap tingginya tingkat kelelahan mental pekerja di China. Survei kecemasan di tempat kerja pada 2021 menunjukkan lebih dari 65 persen karyawan merasa lelah dan tidak bahagia. Upah rendah, hubungan kerja yang rumit, serta budaya lembur berkepanjangan disebut sebagai faktor utama.

Pada Maret 2023, Yu secara terbuka mengkritik budaya kerja yang menormalisasi jam kerja panjang. Menurutnya, memaksa karyawan lembur adalah tindakan tidak etis dan menghambat perkembangan individu.

Pang Dong Lai menerapkan aturan kerja tujuh jam per hari, libur akhir pekan, serta hak cuti tahunan selama 30 hingga 40 hari, termasuk lima hari libur khusus Tahun Baru Imlek. Gaji bulanan rata-rata karyawan perusahaan ini mencapai 7.000 yuan atau sekitar USD 970, hampir dua kali lipat dari rata-rata gaji pekerja ritel nasional yang tercatat sebesar 3.566 yuan pada 2019.

 

Fasilitas Unik

Tahun ini, perusahaan juga memperkenalkan sistem sertifikasi jenjang kerja berbasis kompetensi. Menurut Yu, bahkan petugas kebersihan dapat memperoleh penghasilan hingga 500.000 yuan per tahun jika memenuhi standar profesional tertentu.

Meski hanya memiliki 13 gerai di dua kota tingkat ketiga, Xuchang dan Xinxiang, di Provinsi Henan, Pang Dong Lai telah dikenal secara nasional berkat standar layanan pelanggan yang tinggi selama hampir tiga dekade beroperasi.

Gerai Pang Dong Lai dilengkapi berbagai fasilitas unik, termasuk loker khusus hewan peliharaan, tempat minum dan pendingin untuk hewan, serta sekitar 100 layanan gratis bagi pelanggan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga pembersihan AC dan perawatan tas.

“Kami tidak ingin menjadi besar. Kami ingin karyawan kami memiliki kehidupan yang sehat dan santai. Jika karyawan sehat dan bahagia, perusahaan juga akan sehat,” kata Yu. Filosofi Pang Dong Lai, menurutnya, adalah “kebebasan dan cinta.”