Liputan6.com, Jakarta - Memahami waktu terbaik membaca sholawat menurut Islam menjadi bekal tiap muslim untuk ingin mengoptimalkan ibadahnya kepada Allah SWT dan meraih kecintaan Rasulullah SAW. Sholawat adalah ekspresi cinta, pengagungan, dan bentuk kepatuhan kepada perintah Allah SWT.
Allah Berfirman: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab [33]: 56).
Sholawat memiliki dimensi spiritual yang mendalam, menjadi media penghubung antara hamba dengan kekasih-Nya serta umat dan nabi junjungannya, demi meraih rahmat dan ampunan.
Advertisement
Imam An-Nawawi dalam kitab Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa membaca sholawat adalah bentuk ibadah yang tidak terikat waktu. Namun terdapat waktu-waktu tertentu yang dianjurkan untuk memperbanyaknya karena keistimewaan yang melekat pada waktu tersebut.
Sebagai salah satu ibadah paling mulia, sholawat memiliki waktu-waktu khusus yang jika diamalkan akan melipatgandakan pahala dan mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW. Merujuk berbagai literatur, berikut ini adalah ulasan mengenai waktu terbaik mengamalkan sholawat.
Waktu-Waktu Terbaik Membaca Sholawat Menurut Islam
1. Hari Jumat dan Malam Jumat
Hari Jumat adalah sayyidul ayyam (penghulu segala hari) dan waktu paling utama untuk memperbanyak sholawat. Rasulullah SAW bersabda: “Di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Maka perbanyaklah sholawat untukku di hari itu. Karena sesungguhnya sholawat kalian itu akan disajikan untukku.” (HR Abu Dawud).
Dalam riwayat lain, beliau bersabda: “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat, sebab pada saat itu shalawat kalian diperlihatkan kepadaku.” (HR Ath-Thabrani).
Keutamaan sholawat di hari Jumat sangat besar. Rasulullah bersabda: “Barang siapa bersholawat kepadaku pada hari Jumat seratus kali, ia datang pada hari kiamat dengan cahaya, yang andaikata dibagi antara makhluk semuanya, cahaya itu akan memenuhinya.”.
Banyak ulama menganjurkan untuk memperbanyak sholawat di malam Jumat dan waktu menjelang Maghrib, minimal sebanyak 100 kali.
2. Setelah Salat Fardhu
Waktu paling utama membaca sholawat adalah setelah tasyahud akhir dalam salat, baik salat fardhu maupun sunnah. Setelah menyelesaikan salat, dianjurkan untuk membaca sholawat sebagai bagian dari zikir dan doa.
Rasulullah bersabda: “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh sholawat, menghapus darinya sepuluh dosa, dan mengangkat derajatnya sepuluh derajat.” (HR An-Nasa’i).
Habib Novel Alaydrus dalam buku Sholawat Jalan Selamat menekankan bahwa sholawat adalah jalan keselamatan dunia dan akhirat. Beliau menganjurkan untuk membaca sholawat 10 kali setiap pagi (setelah salat Subuh) dan sore hari (setelah salat Ashar atau Maghrib).
“Jangan lupa sholawat 10 kali tiap pagi dan sore hari, insyaallah itu jalan selamat dunia akhirat,” dia berpesan.
3. Setelah Mendengar Azan
Ketika mendengar azan berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk membaca sholawat kepada Nabi Muhammad. Rasulullah bersabda: “Bila kalian mendengar orang yang mengumandangkan adzan maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, lalu bershalawatlah kepadaku karena orang yang bershalawat kepadaku sekali maka dengan shalawat itu Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim).
Waktu antara azan dan iqamah juga menjadi waktu yang mustajab untuk berdoa dan bersholawat. Setelah membaca doa azan, dianjurkan untuk membaca sholawat dan memohon wasilah untuk Nabi, sebagaimana sabda Rasulullah: “Barang siapa yang mengucapkan ketika mendengar azan... maka halal-lah baginya syafa'atku di hari kiamat.” (HR Bukhari).
4. Pada Awal, Tengah, dan Akhir Doa
Membaca sholawat di dalam doa merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah mengajarkan bahwa doa yang tidak diawali dengan sholawat akan terhalang untuk dikabulkan.
Dalam sebuah hadis, beliau bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian berdoa, maka hendaknya ia memulainya dengan memuji dan menyanjung Tuhannya Yang Mahasuci, kemudian membacakan sholawat untuk Nabi SAW.”.
Imam Thabrani meriwayatkan, “Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya.” (HR Thabrani).
Membaca sholawat di awal, tengah, dan akhir doa akan memperkuat potensi dikabulkannya doa tersebut dan melipatgandakan pahalanya.
5. Saat Nama Nabi Muhammad Disebut
Setiap kali mendengar nama Nabi Muhammad disebut, umat Islam dianjurkan untuk langsung membaca sholawat. Rasulullah bersabda: “Hinalah orang yang mendengar namaku disebut kemudian ia tidak membacakan sholawat untukku.” (HR At-Tirmidzi).
Dalam riwayat lain, beliau bersabda: “Orang yang paling bakhil adalah orang yang apabila disebut namaku di sisinya, ia tidak bersholawat kepadaku.” (HR At-Tirmidzi).
6. Ketika Ziarah Kubur dan Masuk Masjid
Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian menjadikan kuburku sebagai tempat perayaan. Dan bacalah sholawat untukku karena sesungguhnya bacaan sholawat kalian itu sampai kepadaku di mana pun kamu berada.” (HR Abu Dawud).
Selain itu, dianjurkan membaca sholawat ketika masuk dan keluar masjid sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah dan permohonan keberkahan.
7. Di Waktu Malam, Terutama Sepertiga Malam Terakhir
Malam hari, terutama sepertiga malam terakhir, adalah waktu yang mustajab untuk berdoa dan bersholawat. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah menganjurkan untuk menghabiskan sepertiga waktu malam untuk bersholawat.
Membaca sholawat di tengah malam, seperti sholawat untuk melunasi hutang sebanyak 100 kali selama 100 malam, disebutkan memiliki keutamaan khusus.
8. Pagi dan Sore Hari
Habib Novel Alaydrus secara khusus menekankan pentingnya membaca sholawat 10 kali di pagi dan sore hari sebagai jalan selamat dunia dan akhirat.
Waktu pagi yang dimaksud adalah setelah salat Subuh atau setelah terbit matahari, sedangkan waktu sore adalah setelah salat Ashar atau menjelang Maghrib. Amalan ini akan mendatangkan syafaat Nabi Muhammad ﷺ dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.
Contoh 5 Bacaan Sholawat untuk Amalan Harian
1. Sholawat Jibril
Arab: صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
Artinya: “Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad.”
Sholawat ini merupakan bacaan paling singkat dan mudah dihafal, sangat cocok untuk wirid harian dan dibaca kapan saja.
2. Sholawat Ibrahimiyah (Versi Pendek)
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
Sholawat ini merupakan bagian dari bacaan tasyahud dalam salat dan sangat dianjurkan untuk dibaca setiap hari.
3. Sholawat Lengkap Ibrahimiyah
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
4. Sholawat Fatih
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, pembuka apa yang tertutup, penutup apa yang telah lalu, dan petunjuk ke jalan yang lurus.”
5. Sholawat Munjiyah (Penyelamat)
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِينَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat yang menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan bencana.”
Lima Hikmah Istiqamah Bersholawat
1. Mendapatkan Syafaat Rasulullah
Orang yang istiqamah bersholawat akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad di hari Kiamat. Rasulullah bersabda: “Orang yang paling utama di sisiku di hari kiamat kelak adalah dia yang paling banyak bersholawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).
2. Diangkat Derajat dan Dihapus Dosanya
Setiap satu kali sholawat yang dibaca akan dibalas dengan sepuluh sholawat dari Allah, dihapus sepuluh dosa, dan diangkat sepuluh derajat. Ini merupakan bentuk kasih sayang Allah yang luar biasa kepada hamba-Nya yang mencintai Rasul-Nya.
3. Jalan Keselamatan Dunia dan Akhirat
Habib Novel Alaydrus menegaskan bahwa sholawat adalah jalan selamat dunia dan akhirat. Dengan istiqamah bersholawat, seorang muslim akan mendapatkan perlindungan dan keselamatan dalam kehidupannya.
4. Mendatangkan Ketenangan Hati dan Rezeki
Sholawat yang dibaca dengan khusyuk akan mendatangkan ketenangan jiwa dan menjadi pembuka pintu rezeki. Sholawat Nariyah, misalnya, jika dibaca 11 kali setelah salat sebagai wirid, rezeki tidak akan putus.
5. Mendapatkan Cinta Allah dan Rasul
Istiqamah bersholawat adalah bukti kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, dan kecintaan kepada beliau akan mengantarkan pada kecintaan Allah SWT. Rasulullah bersabda: “Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.” (HR Bukhari-Muslim).
Pertanyaan Seputar Waktu Terbaik Membaca Sholawat
1. Apakah sholawat boleh dibaca kapan saja dan di mana saja?
Ya, sholawat boleh dibaca kapan saja dan di mana saja, asalkan tidak di tempat yang kotor seperti WC atau kakus. Namun, terdapat waktu-waktu tertentu yang lebih utama untuk memperbanyak sholawat karena keistimewaan waktu tersebut.
2. Mengapa hari Jumat menjadi waktu terbaik untuk membaca sholawat?
Hari Jumat adalah sayyidul ayyam (penghulu hari) dan hari di mana sholawat umat Islam diperlihatkan kepada Rasulullah ﷺ. Pada hari ini, pahala sholawat dilipatgandakan dan doa lebih mudah dikabulkan.
3. Apakah membaca sholawat setelah salat fardhu termasuk amalan yang dianjurkan?
Ya, sangat dianjurkan. Setelah tasyahud akhir dan setelah salam salat, membaca sholawat adalah amalan yang mulia. Sholawat yang dibaca setelah salat akan menjadi bagian dari zikir harian dan mendatangkan pahala berlipat.
4. Bagaimana jika saya hanya bisa membaca sholawat Jibril saja?
Itu sudah sangat baik. Sholawat Jibril (Shallallāhu ‘alā Muhammad) adalah bacaan yang pendek namun memiliki keutamaan besar. Amalan yang ringan namun istiqamah lebih baik daripada amalan berat yang hanya sesekali dilakukan.
5. Apakah ada perbedaan pahala antara membaca sholawat sendiri dan berjamaah?
Secara umum, pahala sholawat tetap didapatkan baik dibaca sendiri maupun berjamaah. Namun, membaca sholawat secara berjamaah dapat menambah kekhusyukan dan semangat dalam beribadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402935/original/045204600_1762311893-priest-holding-holy-book-bracelet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289281/original/041282900_1783397404-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_10.18.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291808/original/006445100_1783577912-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_13.10.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4545520/original/071525800_1692602036-20230821-Fenomena-El-Nino-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291631/original/081042300_1783570428-120314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3444300/original/037742600_1619765801-20210430-Suasana_Sholat_Jumat_Minggu_Ketiga_Ramadhan_di_Masjid_Istiqlal-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291494/original/058429300_1783565817-407e25d9-baf4-472d-9c9a-62e3ac1b3f91-1_all_26101.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291405/original/069856000_1783553734-1000914637.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)