Viral Sopir Innova di Tuban Halangi Dua Mobil Ambulans Bawa Penumpang Kritis

Viral mobil Innova diduga menghalangi laju dua mobil ambulans sedang membawa pasien kritis di Jalan Raya Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (18/09/2025). Dalam video yang beredar di sosial media, sopir mobil ambulans dan pengendara Toyota Innova bersitegang di tengah jalan.

Diperbarui 18 September 2025, 23:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Viral mobil Innova diduga menghalangi laju dua mobil ambulans sedang membawa pasien kritis di Jalan Raya Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (18/09/2025). Dalam video yang beredar di sosial media, sopir mobil ambulans dan pengendara Toyota Innova bersitegang di tengah jalan.

Video berdurasi sekitar 52 detik itu juga memperlihatkan ambulans milik Puskesmas Parengan Tuban berhenti di tengah jalan. Sementara satu unit ambulans lainnya terpaksa menepi. Sirine masih meraung keras, menandakan darurat.

Lalu terlihat seorang petugas dengan seragam Korpri turun dari kendaraan, menyusul sopir ambulans yang tampak emosi.

Sopir berseragam putih tersebut menghampiri pengemudi Innova bernopol S 1135 BJ yang juga berhenti tidak jauh di belakang.

Dengan nada putus asa, sopir ambulans menyeret lengan sopir Innova menuju belakang mobil ambulans. Dia kemudian membuka pintu belakang, memperlihatkan seorang pasien kritis yang tengah ditangani di dalam mobil.

“Pasien kritis, pasien kritis!” teriak sopir ambulans dengan nada tinggi, sebagaimana terekam jelas dalam video yang kini viral.

Insiden itu sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Sebab, beberapa pengguna jalan juga tampak berhenti dan merekam momen tersebut hingga menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Kapolsek Parengan Iptu Ramelan membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku, dua mobil ambulans itu tengah mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas untuk dirujuk ke rumah sakit di Bojonegoro.

“Innova tersebut tersenggol bagian kanan. Karena kondisi emergency, ambulans tetap melaju. Namun, sopir Innova tidak terima dan terus mengejar,” tambah Ramalan.

Akibat tersenggol, bagian kanan mobil Innova mengalami kerusakan ringan. Sopir Innova yang tidak terima kemudian mengejar ambulans hingga akhirnya terjadi ketegangan seperti dalam video.

Lebih lanjut, sopir ambulans bersedia bertanggung jawab atas insiden tersebut, namun setelah pasien kritis berhasil ditangani. Namun begitu, kasus ini pun berujung damai setelah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak yang difasilitasi kepolisian.

“Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya.