Fakta Baru, Otak Penculikan Bocah Bilqis Diduga Pernah Jual Tiga Anak Kandungnya

Dua anak pelaku Sri Yuliana alias Ana sempat dimanfaatkan untuk mengelabui Bilqis agar mau ikut bermain.

OlehFauzan
Diterbitkan 11 November 2025, 20:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pelaku penculikan Bilqis diduga menjual tiga dari lima anak kandungnya sendiri.
  • Dugaan ini diungkapkan oleh anak pelaku yang kini di rumah aman DP3A Makassar.
  • Dua anak pelaku dimanfaatkan untuk mengelabui Bilqis saat penculikan.

Liputan6.com, Jakarta Fakta baru terungkap di balik kasus penculikan Bilqis (4), yang dijual hingga ke kawasan Suku Anak Dalam di pedalaman Jambi. Pelaku utama, Sri Yuliana alias Ana (30), ternyata tidak hanya menjual Bilqis. Dia diduga pernah menjual tiga dari lima anak kandungnya sendiri.

Dugaan mengejutkan ini diungkapkan oleh salah satu anak Sri Yuliana yang kini berada di rumah aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar. Kasus tersebut kini tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Kepala DP3A Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa Sri Yuliana memiliki lima anak kandung, di mana dua anak kini berada di rumah aman, sementara tiga lainnya diduga telah dijual.

“Informasi ini dari anaknya sendiri. Yang bersama kami sekarang ada dua, berusia 9 tahun dan 5 tahun. Si kakak bilang, tiga adiknya sudah dijual oleh ibunya,” kata Ita kepada Liputan6.com, Selasa (11/11/2025) malam.

Ita menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian. Apalagi sejak awal kedua anak tersebut sebelumnya juga dititipkan oleh penyidik ke rumah aman DP3A untuk perlindungan.

“Karena polisi tidak bisa membiarkan anak-anak ikut bersama ibunya di dalam sel tahanan. Jadi anak-anaknya kami tampung di rumah aman,” jelasnya.

Dua Anak Pelaku Dimanfaatkan untuk Culik Bilqis

Secara terpisah, Konselor Hukum UPTD PPA Kota Makassar, Sitti Aisyah, mengungkapkan bahwa dua anak Sri Yuliana yang kini berada di rumah aman adalah anak-anak yang terekam CCTV saat penculikan Bilqis di Taman Pakui Sayang, Makassar, pada Minggu (2/11/2025) lalu.

“Dua anak yang terekam CCTV itu adalah anak kandung pelaku, Sri Yuliana,” katanya.

Menurut Aisyah, kedua anak tersebut dimanfaatkan oleh ibunya untuk mengelabui Bilqis agar mau ikut bermain, sebelum akhirnya dibawa pergi dan dijual.

“Kami belum mengetahui secara detail kronologi awalnya. Tapi dari keterangan sementara, anak-anak itu diminta ibunya untuk memanggil Bilqis agar mau bermain bersama mereka,” jelasnya.

Dia memastikan pihaknya telah memberikan pendampingan kesehatan dan psikologis kepada dua anak kandung Sri Yuliana yang kini dalam perlindungan. Ia juga menyebutkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar proses pemulihan pendidikan dan psikologis anak berjalan maksimal.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah supaya proses pemulihan bisa berjalan lancar. Selain itu, kami juga berikan layanan psikologis karena mereka tahu sendiri bahwa ibunya menjual adik-adiknya,” ujar Aisyah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6