Liputan6.com, Jakarta - Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata tak hanya membuat pengendara kelelahan menunggu. Para operator SPBU yang harus berdiri melayani pembelian BBM selama berjam-jam juga mulai kewalahan, bahkan ada yang sampai terserang tipes.
Wakil Ketua DPD Himpunan Wiraswasta Murni Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sulawesi Selatan, Sukardi Haseng, mengatakan antrean yang berlangsung selama berhari-hari membuat stamina petugas di lapangan terkuras. Ia menyebut salah seorang anak buahnya bahkan jatuh sakit setelah terus bekerja menghadapi lonjakan pembelian BBM.
"Nah ini juga namanya manusia kan punya keterbatasan. Nah capek, sakit, ada yang jatuh sakit, ada anak buahku, tipes dua malam. Capek berdiri," kata Sukardi usai mengikuti rapat evaluasi bersama Forkopimda di Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (14/9/2026).
Advertisement
Sukardi yang juga pemilik SPBU Bawakaraeng Makassar itu mengatakan kondisi tersebut berbeda dibandingkan antrean BBM yang biasanya terjadi menjelang kenaikan harga. Jika sebelumnya antrean hanya berlangsung singkat setelah muncul pengumuman, kali ini warga menyerbu SPBU selama berhari-hari.
"Parah. Dulu kalau ada antrean begitu kalau BBM mau naik. Kalau ada pengumuman dari anu bahwa mau naik, ah kita di-rush. Kalau ini berhari-hari, nah kita juga kewalahan. Saya sendiri jadi operator di Bawakaraeng," jelasnya.
Menurut Sukardi, salah satu pemicu membeludaknya pembelian BBM adalah kepanikan masyarakat. Berbagai isu mengenai kendaraan listrik, pembatasan kendaraan konvensional hingga rumor kenaikan harga BBM disebut ikut mendorong warga membeli BBM lebih banyak dari biasanya.
"Termasuk salah satunya panik. Kemudian selisih harga yang tinggi, kemudian ada penyampaian-penyampaian yang di luar yang beredar. Kalau tidak kau tidak gunakan motor listrik, tunggu mi nanti, kau akan pusing sendiri," ujarnya.
Ia menegaskan rumor mengenai kenaikan harga BBM yang beredar di masyarakat tidak benar. Hiswana Migas, kata dia, hanya menjalankan ketentuan dan regulasi resmi dari Pertamina.
"Besar dampaknya itu. Dikira BBM mau naik, padahal kan belum, tidak ada. Kita kan hanya perpanjangan tangan dari Pertamina, jadi kita ikut saja," ungkapnya.
Tangki Pertamax Dialihkan untuk Pertalite
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348855/original/088327800_1789460530-1135725.jpg)
Untuk mengatasi antrean yang semakin panjang, SPBU Bawakaraeng melakukan sejumlah langkah darurat. Salah satunya dengan mengalihkan tangki pendam yang sebelumnya digunakan untuk Pertamax dan Pertamax Turbo menjadi tangki Pertalite.
Jumlah nozel pengisian juga ditambah dari sebelumnya 10 menjadi 16 nozel. Penambahan tersebut dilakukan agar kendaraan yang mengantre dapat lebih cepat terlayani.
"Saya operator kemarin karena untuk menanggulangi karena ditambah nozelnya, ditambah tangki pendamnya. Tangki pendam Pertamax dengan Turbo saya ganti Pertalite. Jadi dari 10 nozel jadi 16 nozel. Sehingga terurai motor, mobil, dan pelayanan lebih cepat, termasuk menambah karyawan," tutur Sukardi.
Hiswana Migas juga mengambil langkah untuk membatasi pembelian BBM bagi kendaraan tertentu, terutama sepeda motor Suzuki Thunder yang memiliki kapasitas tangki besar.
Advertisement
Pembelian Motor Thunder Dibatasi
Sukardi mengatakan pembatasan tersebut dilakukan untuk mencegah praktik pembelian BBM dalam jumlah besar yang kemudian dijual kembali secara eceran oleh oknum pelangsir.
"Kalau motor ya mungkin maksimal 7 liter-lah. Karena kalau lewat, motor Thunder kan biasa dibongkar, dikeluarkan di rumahnya baru diecer. Itu kan menambah jualan nanti, pasokan kita terbatas. Makanya Hiswana ambil kebijakan mobil dan motor Thunder kalau bisa dibatasi maksimal 7 liter supaya mengurangi kelangkaan," tegasnya.
Sementara terkait distribusi BBM, Sukardi menjelaskan pasokan dari Pertamina ke SPBU disesuaikan dengan tingkat penjualan dan kapasitas penyimpanan masing-masing SPBU.
"Tergantung permintaan, kan ada harian. Ada yang kurang, ada yang banyak, tergantung penjualan. Kan kalau misalnya penjualan kecil baru mau di-drop banyak, di mana penampungannya. Kan begitu," pungkasnya.
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Makassar mulai berangsur melandai pada Senin malam setelah dilakukan penambahan pasokan prioritas dan berbagai langkah untuk mempercepat pelayanan.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511150/original/031336900_1771895236-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-24T080652.405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274994/original/087837900_1672212290-Ma_ruf1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489908/original/070071700_1769946135-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-01T182051.705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348856/original/093534600_1789460530-1145454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347118/original/094422400_1789274993-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_11.23.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347181/original/008292900_1789282144-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_13.14.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347116/original/037148000_1789274968-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_11.23.05.jpeg)