Kebakaran Gunung Lawu Meluas, Jalur Pendakian Ditutup Total

Kebakaran Gunung Lawu meluas memaksa seluruh akses jalur pendakian ditutup total.

Diterbitkan 17 September 2026, 05:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Magetan - Seluruh akses jalur pendakian Gunung Lawu ditutup total hingga batas waktu yang belum ditentukan, usai kebakaran hutan dan lahan di kawasan itu semakin meluas, sejak Senin (14/9/2026).

Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu, Mulyadi mengatakan, meski titik api di sektor Magetan tepatnya di Petak 50 A1 dan Petak 50 E RPH Bedagung, telah berhasil dipadamkan, ancaman kebakaran belum mereda.

"Kebakaran berpotensi meluas seiring pergerakan lidah api yang kini menjalar ke kawasan hutan wilayah Kabupaten Ngawi,' ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Pendataan terbaru Perhutani mencatat area terdampak meluas hingga 9 hektare, membengkak drastis dari estimasi awal yang hanya 2 hektare. Petugas menyisir area Magetan secara ketat untuk memadamkan sisa bara yang berpotensi memicu kobaran susulan.

"Pembuatan ilaran  atau sekat pemisah diperketat di perbatasan Magetan-Ngawi guna memutus rantai penyebaran api balik," tambahnya.

Penanganan lintas instansi terus digencarkan melibatkan tim gabungan Perhutani, BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta relawan lokal. Mulyadi, menegaskan penutupan penuh dilakukan tanpa kompromi karena potensi bahaya yang mengintai di sepanjang jalur.

"Gunung Lawu memiliki beberapa jalur pendakian. Ketika satu titik terbakar, ancaman keselamatan berlaku untuk seluruh jalur," tegasnya.

​Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api di perbatasan Magetan-Ngawi masih dalam penyelidikan pihak berwenang. " Masyarakat umum dan calon pendaki diimbau keras untuk tidak nekat menerobos kawasan Gunung Lawu hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," pungkasnya.