RSCM Ungkap Pemeriksaan Siswi di Karo Diduga Hilang Ingatan

Kedua terduga korban keracunan tersebut diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Diterbitkan 16 September 2026, 23:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • RSCM menyatakan siswi terduga korban MBG tidak alami gangguan fungsi otak.
  • Pemeriksaan menyeluruh (fisik, neurologi, EEG) memastikan kondisi otak normal.
  • Siswi dapat kembali bersekolah dan beraktivitas; kondisi mental stabil.

Liputan6.com, Jakarta - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap seorang siswi di Kabupaten Karo. Hasilnya tidak ditemukan gangguan fungsi otak pada salah satu siswa terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

"Insha Allah, saya bisa pastikan bahwa tidak ada gangguan fungsi otak pada ananda yang pertama ya,” kata Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak Prof Setyo Handryastuti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dikutip dari Antara.

Dokter yang akrab disapa Prof Handry itu mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah tim melakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan neurologi, serta pemeriksaan penunjang berupa elektroensefalografi (EEG) untuk menilai fungsi otak pasien.

Menurut Prof Handry kondisi tersebut memungkinkan pasien untuk kembali bersekolah dan beraktivitas seperti biasa.

“Jadi insha Allah ke depannya ananda bisa bersekolah kembali, bisa beraktivitas kembali, bisa ceria kembali. Jadi, saat ini kita fokus untuk tata laksana ananda pertama ini ke depannya,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, dokter psikiatri anak dan remaja Prof Tjhin Wiguna mengatakan kondisi mental pasien saat ini cukup baik dan stabil, termasuk suasana emosinya. Ia mengatakan pasien terkadang masih mengalami kegelisahan sehingga tim terus memberikan pendampingan.

"Kalau kami lihat dari segi status mentalnya kondisi saat ini ananda pertama ini cukup baik, cukup stabil, suasana emosinya cukup stabil. Memang kadang-kadang sesekali masih ada kegelisahan, tapi kami masih terus mendampingi yang bersangkutan," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumpulkan tim ahli di RSCM untuk merawat siswi terduga korban MBG asal Karo, itu.

Budi menjelaskan tim ahli yang dikumpulkan yaitu dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, dan ahli penyakit dalam. Selain itu, kolegium anak juga dipanggil untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan.

Kedua terduga korban MBG itu diberangkatkan pada Sabtu (12/9) menggunakan pesawat komersial dengan didampingi oleh orang tua dan tenaga medis.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6