Klaim Bangunan Terbakar Akibat Aksi Massa Ternyata Hoaks, Simak Faktanya

Hoaks terkait pembakaran bangunan karena aksi massa beberapa kali viral di masyarakat.

Diterbitkan 16 September 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait pembakaran bangunan karena aksi massa beberapa kali viral di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Dapur SPPG di NTB Dibakar Massa karena Sebabkan Keracunan

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 14 September 2026. Akun itu mengunggah sebuah foto gedung terbakar dengan narasi:

"Dapur SPPG di NTB dibakar oleh warga karena tidak ada tanggung jawab dari pihak SPPG atas keracunan anak SD"

Akun itu menambahkan narasi "Dapur SPPG di NTB dibakar warga karena tidak ada tanggung jawab terhadap anak SD yg keracunan..."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim dapur SPPG di NTB dibakar massa karena menyebabkan keracunan? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Video SPBU Dibakar Massa karena Protes Kebijakan BBM

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video SPBU yang dibakar oleh massa karena protes kebijakan pembatasan BBM. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Juli 2026.

Dalam unggahannya terdapat video sejumlah orang sedang berusaha memadamkan api di SPBU dan disertai narasi:

"SPBU dibakar Masaa.,!!!

karena kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak/ motor mati pajak tak boleh mengisi BBM ini peraturan yang sedang berlaku dinegara Konoha

Kira kira peraturan seperti membebani rakyat gak Gaes⁉️"

Lalu benarkah postingan video SPBU yang dibakar oleh massa karena protes kebijakan pembatasan BBM? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Video Ini Penampakan Mako Brimob Dibakar Massa setelah Demo Ricuh

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video penampakan Mako Brimob dibakar massa setelah demo ricuh. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 September 2025.

Klaim video penampakan Mako Brimob dibakar massa setelah demo ricuh menampilkan halaman bangunan bertingkat dengan kondisi berbagai macam benda yang berserakan dan sejumlah orang sedang berdiri, dalam video tersebut terlihat beberapa kendaraan rusak dan sebagian hangus terbakar.

Video juga menampilkan kaca gedung yang pecah dan ada tulisan "POLRES METRO JAKARTA TIMUR" pada dinding.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Demonstran ricuh mako brimob di bakar masapenampakan sehabis demo ricuh

🙏🙏🙏😰😰😰😰

Pejabat vs rakyat menjadi sejarah

#bupati_pati #demonstrasi #game_perang #husen #yayak_gundul #polri #TNI #gubernur_pati #prabowo #gibran"

Benarkah klaim video penampakan Mako Brimob dibakar massa setelah demo ricuh? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.