Hasil Liga Europa: Benfica Libas AC Milan di San Siro, Jadi Kemenangan Bersejarah

Benfica kalahkan AC Milan 2-0 di San Siro pada matchday pertama fase liga Liga Europa 2026/2027. Gol Dodi Lukebakio dan Jakub Kaminski beri start sempurna.

Diterbitkan 17 September 2026, 04:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Benfica menandai start sempurna di Liga Europa 2026/2027 dengan menundukkan AC Milan 2-0 di San Siro pada matchday pertama fase liga, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini juga menorehkan catatan baru karena untuk pertama kalinya wakil Portugal itu menaklukkan Rossoneri dalam pertandingan kompetitif.

Dodi Lukebakio membuka skor setelah menerima umpan dari Jakub Kaminski. Winger asal Polandia itu kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua untuk memastikan tiga poin perdana Benfica.

Ancaman awal tim tamu lahir pada menit ke-15 melalui tembakan Lukebakio yang masih diamankan Mike Maignan. Hanya 66 detik berselang, Lukebakio kembali meneror dari sisi kanan, menusuk ke dalam, lalu melepas sepakan melengkung yang bersarang di sudut kanan bawah gawang.

AC Milan berusaha membalas. Heorhiy Sudakov hampir menyamakan kedudukan usai memanfaatkan kesalahan umpan Ardon Jashari, tetapi tembakannya hanya membentur tiang. Di bawah mistar Benfica, Anatoliy Trubin juga sigap menepis percobaan keras Yunus Musah.

Makin Terpuruk

Ruben Amorim langsung mengubah komposisi di awal paruh kedua dengan memasukkan Christian Pulisic. Perubahan itu membuat Milan tampil lebih agresif dalam tekanan tinggi dan pergerakan di sisi sayap.

Koni De Winter memperoleh peluang ketika menyusup ke kotak penalti, namun sepakannya melebar di sisi kanan gawang.

Justru Benfica yang kembali menambah keunggulan pada menit ke-52. Melalui skema serangan balik, Jakub Kaminski menyambar umpan silang keras Souffian El Karouani untuk mencetak gol kedua tim tamu.

Milan terus menekan. Pulisic sempat melepaskan tembakan first-time yang berhasil ditepis Trubin.

Demi menambah tenaga segar, Amorim memasukkan Diego Moreira dan Adrien Rabiot. Pergantian ini belum mengubah papan skor.

Kesempatan terbaik Rabiot datang lewat sundulan setelah menerima tendangan bebas Pulisic, tetapi arah bola tidak menemui sasaran.

Tekanan Mulai Mengarah Kepada Ruben Amorim?

Secara statistik, Milan sebenarnya cukup produktif menciptakan peluang dengan catatan expected goals (xG) 0,96 berbanding 0,64 milik Benfica. Namun, efektivitas penyelesaian tim tamu menjadi pembeda.

Hasil ini membuat AC Milan melalui tiga laga beruntun di semua ajang tanpa kemenangan, dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan. Situasi tersebut berpotensi menempatkan Ruben Amorim dalam tekanan pada awal masa kepelatihannya.

Di lini depan, mantan penyerang Benfica, Goncalo Ramos, melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang. Jumlah tembakan itu menjadi yang terbanyak di kubu Milan.

Samuel Chukwueze menjadi kreator peluang terbanyak bagi Rossoneri dengan empat umpan kunci, tetapi tak satu pun berujung gol.

Secara historis, Benfica akhirnya menaklukkan Milan, klub yang pernah mengalahkan mereka pada final European Cup 1963 dan 1990.

Di pihak pemenang, penampilan Jakub Kaminski layak mendapat sorotan atas kontribusinya di dua gol Benfica.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hasil Carabao Cup: Manchester United Tersingkir Setelah Kena Comeback Brighton di Old Trafford

Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Liga Europa adalah ajang kompetisi bergengsi kedua di daratan Eropa setelah Liga Champions
    Liga Europa adalah ajang kompetisi bergengsi kedua di daratan Eropa setelah Liga Champions
    Liga Europa
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Benfica
  • SportBites