Emiten PPGL Bakal Tebar Saham Bonus Rasio 6:4

PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB untuk membagikan saham bonus.

Diterbitkan 17 September 2026, 06:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL), perusahaan bergerak di jasa pengurusan transportasi akan membagikan saham bonus berasal dari tambahan modal disetor atau agio saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (17/9/2026), PT Prima Globalindo Logistik Tbk akan membagikan saham bonus dari tambahan modal modal disetor perseroan pada 31 Desember 2025.

Pembagian saham bonus dilakukan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan memberikan manfaat bagi pemegang saham perseroan. Selain itu, pelaksanaan pembagian saham bonus ini dilakukan kepada seluruh pemegang saham secara proporsional.

“Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham perseroan di BEI, dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham perseroan, demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Perseroan mengusulkan pembagian saham dalam bonus kepada pemegang saham perseroan yang berasal dari sebagian tambahan modal disetor per 31 Desember 2025 maksimal Rp 13,21 miliar dengan nilai nominal Rp 22.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari saham bonus perseroan maksimal 514.118.680 saham sehingga total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan adalah menjadi maksimal 1.285.296.700 saham. Dengan perhitungan itu, rasio pembagian saham bonus adalah 6:4.

Setiap pemilik enam saham perseroan akan memperoleh maksimal empat saham bonus yang bukan merupakan dividen saham. Akan tetapi, hal itu berasal dari agio saham yakni kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas. Bilamana pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari satu saham, saham pecahan itu dilakukan pembulatan.

Dasar penetapan harga saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor adalah mengacu pada ketentuan Pasal 9 dari POJK 27/2020 yang menyatakan jumlah saham yang akan dibagikan ditentukan berdasarkan nilai nominal saham Perseroan yaitu sebesar Rp 22 per lembar saham.

Berdasarkan rasio pembagian Saham Bonus yaitu 6:4, maka dengan demikian Perseroan akan mengeluarkan 514.118.680 saham baru sebagai Saham Bonus dengan total nilai saham bonus yang akan dibagikan oleh Perseroan adalah sebesar Rp 11.310.610.96 dari tambahan modal disetor perseroan.

 

Jadwal Pembagian Saham Bonus

Diterimanya saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (agio saham) tidak mengubah nilai total penyertaan saham atau harga total perolehan saham, tetapi menurunkan nilai atau harga historis perolehan per unit saham-saham tersebut karena adanya kenaikan jumlah saham tanpa penyetoran.

Penjualan Saham Bonus tersebut tidak dikenakan pajak penghasilan pada saat penjualan saham melalui BEI.

Untuk membagikan saham bonus ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Sagam Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Oktober 2026.

Jadwal pembagian saham bonus:

RUPSLB untuk menyetujui kapitalisasi tambahan modal disetor yang akan dibagikan sebagai saham bonus pada 23 Oktober 2026

Tanggal pengumuman ringkasan risalah RUPSLB dan rencana jadwal dan tata cara pembagian saham bonus pada 27 Oktober 2026

Tanggal daftar pemegang saham perseroan yang berhak atas saham bonus pada 4 November 2026

Akhir periode perdagangan dengan hak atas saham bonus:

  • Pasar regular dan negosiasi pada 2 November 2026
  • Pasar tunai pada 4 November 2026

Mulai periode perdagangan dengan tanpa hak atas saham bonus atau ex bonus

  • Pasar regular dan negosiasi pada 3 November 2026
  • Pasar tunai pada 5 November 2026

Tanggal pelaksanaan pendistribusian saham bonus pada 25 November 2026