Liputan6.com, Washington D.C - Hanya sekitar 321,8 kilometer dari lokasi Pertempuran Antietam, tiga ledakan besar dalam sejarah di masa Perang Saudara Amerika Serikat (AS) terjadi di siang hari tanggal 17 September 1862. Guncangan ledakan tersebut terjadi di Allegheny Arsenal dan menewaskan 78 pekerja yang sebagian besar adalah perempuan muda dan remaja perempuan.
Dikutip dari History.com, Kamis (17/9/2026), pada pukul 14.00 waktu setempat, ledakan pertama terjadi, tak lama dari situ dua ledakan lagi menyusul. Hal ini menyebabkan kebakaran hebat di gedung Laboratorium, tempat banyak pekerja sedang membuat selongsong peluru.
Tragedi ledakan Allegheny Arsenal ini adalah bencana sipil terparah dalam sejarah Perang Saudara. Yang lebih mengerikannya lagi adalah peristiwa ini terjadi pada hari yang sama dengan Pertempuran Antietam, menjadikan tanggal 17 September sebagai hari paling berdarah dalam sejarah Amerika.
Advertisement
Allegheny Arsenal yang berlokasi di Lawrenceville, sebuah wilayah di timur laut pusat kota Pittsburgh di sepanjang Sungai Allegheny, adalah pusat pasokan yang sangat penting untuk Tentara Union.
Gedung tersebut dibangun pada 1814 dengan luas 15 hektare. Para pekerja di sana memproduksi bubuk mesiu, selongsong peluru, perlengkapan kuda, dan bermacam peralatan lain yang dibutuhkan untuk perang yang dimulai di tahun 1861.
Di hari peristiwa tersebut, ada 186 pekerja di lokasi dan 156 di antaranya adalah wanita dan anak-anak perempuan. Saat itu, belum ada undang-undang tentang pekerja anak. Para remaja dan wanita dewasa itu menggantikan laki-laki yang bekerja di sana tapi dipecat berkali-kali karena membawa perlengkapan merokok seperti korek api ke tempat kerja. Ini sangat berbahaya di lingkungan gudang senjata.
Lantaran kurangnya standar keselamatan kerja, para pegawai sering menangani bubuk mesiu aktif dengan ceroboh dan sering menumpahkannya ke lantai atau ke jalan menuju lokasi gedung senjata tersebut.
Â
Sesaat Sebelum Kejadian
Di hari itu, pengemudi gerobak bernama Joseph R. Frick sedang dalam perjalanan pengiriman dari gudang senjata dan tepat sebelum ledakan, ia belok ke jalan penuh kerikil yang mengarah ke Laboratorium.
Setelah Frick menurunkan beberapa tong bubuk mesiu seberat 45 kilogram, ia menyadari banyaknya bubuk mesiu yang terbakar di jalanan, tapi sudah terlalu telat untuk menghentikan ledakan tersebut.
Meskipun para penyidik tidak pernah mencapai kesimpulan resmi dari penyebab ledakan tersebut dan berbagai teori muncul, banyak yang setuju bahwa penjelasan yang paling mungkin adalah percikan api kecil dari roda gerobak atau sepatu kuda di jalan yang tidak rata memicu ledakan bubuk mesiu yang tumpah.
Seorang pendeta dari Gereja Presbyterian Lawrenceville yang lokasinya tidak jauh dari gedung tersebut, Richard Lea, berlari menyeberang jalan setelah ledakan menghancurkan jendela gereja. Ia melompati tembok gedung senjata untuk memberikan pertolongan dan menenangkan yang sekarat.
Bertahun-tahun setelahnya, dalam sebuah khotbah yang didedikasikan untuk para korban ledakan, Lea berkata, "Namun di tengah semua kekecewaan, kegelisahan yang menakutkan, dan kekhawatiran akan hal yang lebih buruk lagi akan terjadi pada gedung senjata tersebut, banyak yang mencoba untuk masuk ke gerbang dan melompati tembok untuk memberi pertolongan, atau tewas ketika mencoba."
"Pemandangan di lokasi yang sungguh mengerikan, jasad-jasad bertumpuk-tumpuk di tempat mereka jatuh," menurut laporan dari surat kabar The Daily Ohio Statesman.
Pemakaman untuk sisa-sisa jenazah dari 43 korban ledakan tersebut berlangsung di Pemakaman Allegheny yang lokasinya tidak jauh dari sana di Lawrenceville.
Sebuah tugu peringatan dari marmer di lokasi makam tersebut diresmikan pada tahun 1928, setelah tugu asli yang dibangun di tahun 1863 hancur akibat terpapar cuaca seiring berjalannya waktu. Tulisan di tugu peringatan tersebut menyebut ledakan tersebut sebagai "kenangan mengerikan dari pemberontakan yang paling keji."
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347610/original/012490800_1789359771-tom-def-MfM3p2yn4Ew-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344969/original/046516600_1789014012-rc-xyz-nft-gallery-oathFTcFigc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343998/original/007387000_1788930534-isaac-benhesed-nCm8AOjM_zE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1573491/original/096131800_1492760768-mussolini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343056/original/002996100_1788842399-043_AURIMAGES_0050414_0070.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1706903/original/061520700_1505134900-download.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342550/original/039829600_1788774589-bryan-goff-RF4p4rTM-2s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/52490/original/buzz-aldrin-130610b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1599773/original/087034400_1495204685-ASEAN_Nations_Flags_in_Jakarta_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381060/original/046237900_1760448859-Untitled.jpg)