Liputan6.com, Jakarta - Tempe semangit sering dianggap sudah tidak layak dimakan karena aromanya yang lebih tajam dibanding tempe segar. Padahal, selama belum berlendir, tidak berjamur berwarna hitam, hijau, merah muda, atau berbau busuk, tempe semangit masih bisa diolah menjadi berbagai hidangan tradisional yang memiliki cita rasa khas. Proses fermentasi lanjutan justru menghasilkan rasa umami yang lebih kuat sehingga banyak dimanfaatkan dalam masakan Jawa.
Salah satu cara terbaik menikmati tempe semangit adalah dengan memasaknya menggunakan bumbu sederhana. Perpaduan bawang, cabai, kencur, dan sedikit gula merah mampu menyeimbangkan aroma khas tempe semangit sehingga menghasilkan lauk yang nikmat, pedas, dan bikin makan tambah lahap.
Menurut berbagai penelitian mengenai fermentasi kedelai, proses fermentasi lanjutan dapat meningkatkan pembentukan senyawa penyedap alami (umami) akibat pemecahan protein menjadi asam amino, termasuk glutamat. Temuan ini juga didukung oleh penelitian mengenai fermentasi tempe yang dipublikasikan dalam International Journal of Food Microbiology serta informasi dari FAO (Food and Agriculture Organization) mengenai pangan fermentasi.
Advertisement
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313132/original/084291900_1785582775-Gemini_Generated_Image_es2ukyes2ukyes2u.jpg)
- 250 gram tempe semangit
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 8 buah cabai merah keriting
- 10 cabai rawit (sesuai selera)
- 2 butir kemiri
- 1 ruas kencur
- 2 lembar daun jeruk
- 1 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 1 sdm gula merah serut
- ½ sdt garam
- ¼ sdt kaldu bubuk (opsional)
- 150 ml air
- 3 sdm minyak goreng
Cara Membuat
1. Siapkan tempe semangit
Potong tempe menjadi ukuran kecil agar bumbu lebih mudah meresap.
2. Haluskan bumbu
Ulek atau blender:
- bawang merah
- bawang putih
- cabai merah
- cabai rawit
- kemiri
- kencur
Mengulek bumbu akan menghasilkan tekstur yang lebih harum dibanding menggunakan blender.
3. Tumis bumbu
Panaskan minyak.
Masukkan bumbu halus lalu tumis hingga benar-benar matang.
Tambahkan:
- daun salam
- daun jeruk
- lengkuas
Masak sampai harum dan minyak mulai keluar.
4. Masukkan tempe
Masukkan potongan tempe semangit.
Aduk perlahan hingga seluruh permukaannya terbalut bumbu.
5. Tambahkan bumbu pelengkap
Masukkan:
- gula merah
- garam
- kaldu bubuk
- air
Masak sekitar 8–10 menit hingga air menyusut dan bumbu meresap.
6. Sajikan
Angkat dan sajikan bersama:
- nasi hangat
- ikan asin
- telur dadar
- lalapan mentimun
- daun kemangi
Advertisement
Apa Itu Tempe Semangit?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304414/original/071675500_1784714262-pexels-vovkapanda-6208129.jpg)
Tempe semangit adalah tempe yang dibiarkan mengalami fermentasi lebih lama, biasanya 2–4 hari setelah matang. Warnanya cenderung lebih kecokelatan dengan aroma yang lebih tajam daripada tempe biasa.
Di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, tempe semangit justru menjadi bahan utama berbagai masakan seperti sambal tumpang, lodeh, hingga tumisan pedas karena memberikan rasa gurih yang sulit digantikan.
Catatan: Jangan gunakan tempe yang berlendir, berair, atau ditumbuhi jamur berwarna selain putih. Kondisi tersebut menandakan tempe sudah rusak dan tidak aman dikonsumsi.
Tips agar Tempe Semangit Makin Lezat
1. Jangan memakai tempe yang terlalu rusakTempe semangit memiliki aroma kuat, tetapi tidak boleh berlendir atau mengeluarkan cairan.
2. Tambahkan sedikit gula merahGula merah membantu menyeimbangkan rasa fermentasi sehingga lebih gurih.
3. Gunakan kencurKencur menjadi salah satu rahasia masakan tradisional berbahan tempe semangit karena mampu mengurangi aroma yang terlalu menyengat.
4. Tumis bumbu sampai matangBumbu yang benar-benar matang menghasilkan rasa lebih manis, harum, dan tidak langu.
5. Masak dengan api sedangApi terlalu besar membuat bumbu cepat gosong sebelum meresap ke dalam tempe.
Pertanyaan Seputar Resep Tempe Semangit
1. Berapa lama tempe semangit masih aman dikonsumsi?
Umumnya 2–4 hari setelah tempe matang jika disimpan dengan baik. Jangan digunakan apabila muncul lendir, jamur berwarna selain putih, atau bau busuk yang menyengat.
2. Apakah tempe semangit harus digoreng terlebih dahulu?
Tidak harus. Tempe bisa langsung dimasak bersama bumbu. Namun, menggoreng sebentar dapat menghasilkan tekstur yang lebih kokoh dan rasa yang lebih gurih.
3. Mengapa tempe semangit cocok dipadukan dengan cabai dan kencur?
Cabai memberikan sensasi pedas yang menyeimbangkan rasa fermentasi, sedangkan kencur memberi aroma segar dan khas sehingga cita rasa tempe semangit menjadi lebih kompleks tanpa menghilangkan karakter umaminya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511858/original/039914100_1771919057-Gemini_Generated_Image_pcpr0fpcpr0fpcpr.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575008/original/030915700_1778035190-unnamed_-_2026-05-06T093514.265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304408/original/021270600_1784714262-mochawalk-tempeh-4930032_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299918/original/017815900_1784279235-15434434373111536183.jpeg)