Liputan6.com, Jakarta - Tempe menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan. Salah satu kreasi yang menarik untuk dicoba adalah cara membuat kroket tempe yang renyah, camilan gurih dengan bagian luar garing dan bagian dalam yang lembut.
Kroket umumnya identik dengan kentang, tetapi tempe juga dapat menjadi bahan utama yang tidak kalah lezat. Tekstur tempe yang padat membuat adonan mudah dibentuk, sementara tambahan bumbu dan lapisan tepung panir membuat hasil akhirnya semakin gurih.
Kroket tempe dapat disajikan sebagai camilan sore, bekal, menu pendamping, maupun hidangan untuk keluarga. Isian di dalamnya pun bisa disesuaikan, mulai dari sosis, sayuran, hingga keju. Berikut resep dan langkah membuat kroket tempe yang renyah di rumah dari Liputan6.com, Minggu (9/8/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Kroket Tempe
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319327/original/066947700_1786242124-kroket_tempe_2.jpeg)
Sebelum mulai memasak, siapkan seluruh bahan agar proses pembuatan kroket berjalan lebih praktis. Takaran berikut dapat menghasilkan beberapa buah kroket, tergantung ukuran yang dibuat.
Bahan utama:
- 2 papan tempe
- 1 butir telur
- 3 sendok makan tepung panir
- 1 sendok makan mentega
- 4 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1 batang daun seledri, iris halus
- 1/2 sendok teh lada putih
- 1/2 sendok makan garam
- Minyak goreng secukupnya
Bahan isian:
- 2 buah sosis, potong menjadi beberapa bagian
- Keju secukupnya jika diinginkan
Untuk lapisan luar:
- Tepung panir secukupnya
- 1 butir telur, kocok lepas
Bahan isian tidak harus menggunakan sosis. Jika ingin membuat versi yang lebih sederhana, kroket dapat dibuat tanpa isian. Sayuran seperti wortel dan jagung manis juga bisa ditambahkan agar teksturnya lebih beragam.
Advertisement
Cara Membuat Kroket Tempe yang Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319328/original/073573100_1786242124-kroket_tempe_3.jpeg)
1. Kukus tempe terlebih dahulu
Potong tempe menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dikukus. Masukkan tempe ke dalam kukusan, kemudian kukus sampai matang dan teksturnya menjadi lebih lunak.
Proses mengukus membantu membuat tempe lebih mudah dihaluskan sekaligus membantu mengurangi aroma langu yang terkadang muncul pada tempe. Setelah matang, angkat dan biarkan sebentar hingga cukup hangat untuk diolah.
Tempe kemudian dapat dihaluskan menggunakan chopper atau cukup diremas dengan tangan. Tingkat kehalusannya bisa disesuaikan dengan selera. Tempe yang dihaluskan sangat lembut akan menghasilkan kroket dengan tekstur lebih menyatu, sedangkan tempe yang masih sedikit kasar memberikan sensasi tekstur ketika digigit.
2. Haluskan bumbu
Haluskan bawang merah, bawang putih, lada putih, dan garam. Bumbu dapat dihaluskan menggunakan cobek atau alat penghalus makanan.
Usahakan bumbu benar-benar tercampur rata agar rasa gurihnya tidak hanya terkumpul di satu bagian adonan. Bumbu yang halus juga lebih mudah menyatu dengan tempe.
Setelah bumbu siap, sisihkan terlebih dahulu sambil menyiapkan bahan lainnya.
3. Campurkan tempe dengan bumbu
Masukkan tempe yang sudah dihaluskan ke dalam wadah besar. Tambahkan bumbu halus, mentega, daun bawang, dan daun seledri.
Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Gunakan spatula atau tangan yang sudah bersih untuk membantu meratakan adonan. Pada tahap ini, cicipi sedikit adonan yang sudah matang untuk memastikan rasa asin dan gurihnya sesuai selera.
Jika adonan terasa terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung panir. Sebaliknya, hindari menambahkan terlalu banyak tepung karena dapat membuat tekstur kroket menjadi terlalu padat.
4. Siapkan isian
Potong sosis menjadi beberapa bagian sesuai ukuran kroket yang akan dibuat. Jika ingin menggunakan keju, potong keju menjadi bagian kecil agar mudah dimasukkan ke dalam adonan.
Penggunaan isian sebenarnya bersifat opsional. Sosis memberikan rasa gurih dan sedikit kenyal di bagian tengah, sedangkan keju dapat menghasilkan sensasi lembut dan gurih ketika kroket masih hangat.
5. Bentuk adonan kroket
Ambil satu bagian adonan tempe menggunakan sendok. Bentuk menjadi bulat, kemudian pipihkan menggunakan telapak tangan.
Letakkan potongan sosis atau isian lain di bagian tengah. Tutup kembali dengan adonan tempe hingga isian benar-benar tertutup. Setelah itu, bentuk menjadi lonjong atau oval menyerupai kroket pada umumnya.
Lakukan langkah tersebut sampai seluruh adonan habis. Sebaiknya buat kroket dengan ukuran yang relatif seragam. Ukuran yang sama membantu semua kroket matang secara lebih merata ketika digoreng.
6. Lapisi dengan telur dan tepung panir
Siapkan telur yang sudah dikocok dalam satu wadah dan tepung panir di wadah lainnya.
Gulingkan kroket ke dalam telur hingga seluruh permukaannya terlapisi. Setelah itu, pindahkan ke tepung panir dan gulingkan sampai seluruh permukaan tertutup rata.
Tekan perlahan tepung panir menggunakan tangan agar lapisannya menempel lebih kuat. Lapisan inilah yang nantinya memberikan tekstur garing pada bagian luar kroket.
Jika ingin lapisan yang lebih tebal, kroket dapat kembali dicelupkan ke telur dan dilapisi tepung panir untuk kedua kalinya. Namun, jangan membuat lapisan terlalu berlebihan karena dapat membuat bagian luar cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum cukup panas.
7. Panaskan minyak
Tuangkan minyak dalam jumlah yang cukup ke dalam wajan. Panaskan menggunakan api sedang.
Salah satu hal penting dalam cara membuat kroket tempe yang renyah adalah memastikan minyak sudah cukup panas sebelum kroket dimasukkan. Minyak yang belum panas dapat membuat lapisan tepung panir menyerap terlalu banyak minyak sehingga hasil kroket menjadi berat dan kurang garing.
Sebaliknya, minyak yang terlalu panas juga kurang baik karena bagian luar kroket bisa cepat gosong sementara bagian dalam belum panas secara merata. Gunakan api sedang dan jaga suhu minyak selama proses penggorengan.
8. Goreng hingga kuning kecokelatan
Masukkan kroket secara perlahan ke dalam minyak panas. Jangan memasukkan terlalu banyak kroket sekaligus karena suhu minyak dapat turun dan membuat proses penggorengan kurang optimal.
Goreng sambil sesekali dibalik hingga seluruh permukaan berubah menjadi kuning kecokelatan. Setelah matang, angkat kroket dan tiriskan di atas saringan atau rak peniris.
Hindari menumpuk kroket yang baru diangkat karena uap panas dapat membuat bagian luar yang semula renyah menjadi lebih cepat lembek. Biarkan minyak turun terlebih dahulu sebelum kroket dipindahkan ke piring saji.
Tips agar Kroket Tempe Tetap Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108080/original/083753200_1587455943-tempe.jpg)
Ada beberapa hal sederhana yang dapat diperhatikan agar hasil kroket lebih garing dan tidak mudah hancur.
Pertama, pastikan adonan tempe tidak terlalu basah. Tempe yang sudah dikukus memang akan memiliki tekstur lebih lembut, tetapi kandungan air yang berlebihan dapat membuat adonan sulit dibentuk. Jika terasa terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung panir hingga konsistensinya cukup padat.
Kedua, jangan mengabaikan proses pelapisan. Telur membantu tepung panir menempel pada permukaan adonan. Lapisan tepung panir yang rata akan menghasilkan tekstur luar yang lebih renyah ketika terkena minyak panas.
Ketiga, bentuk kroket dengan ukuran yang seragam. Kroket yang terlalu besar membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan kroket kecil bisa cepat kecokelatan. Ukuran yang relatif sama membuat proses penggorengan lebih mudah dikontrol.
Keempat, gunakan minyak yang cukup dan pastikan suhunya sudah panas. Menggoreng kroket dalam minyak yang kurang panas dapat membuat hasil akhirnya berminyak. Sebaliknya, gunakan api sedang agar permukaan tidak cepat gosong.
Kelima, tiriskan kroket dengan baik setelah matang. Cara ini membantu mengurangi minyak yang menempel pada permukaan sekaligus mempertahankan tekstur renyahnya.
Variasi Isian Kroket Tempe
Kroket tempe tidak harus selalu diisi dengan sosis. Ada banyak bahan lain yang dapat digunakan sesuai persediaan di dapur.
Sayuran seperti wortel, jagung, buncis, dan daun bawang dapat menjadi pilihan untuk membuat isian yang lebih beragam. Sayuran sebaiknya dicincang kecil dan dimasak terlebih dahulu agar tidak mengeluarkan terlalu banyak air ketika berada di dalam kroket.
Keju juga bisa menjadi pilihan sederhana. Potongan keju dapat diletakkan di tengah adonan sebelum kroket dibentuk. Saat digoreng dan disajikan hangat, keju akan memberikan rasa gurih yang berpadu dengan tempe.
Bagi yang menyukai cita rasa lebih kuat, bumbu seperti lada, ketumbar, atau sedikit cabai juga dapat ditambahkan ke dalam adonan. Penggunaan bumbu bisa disesuaikan dengan selera keluarga, terutama jika kroket akan disajikan untuk anak-anak.
Advertisement
Cara Menyajikan Kroket Tempe
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319329/original/078647500_1786242124-kroket_tempe_4.jpeg)
Kroket tempe paling nikmat disajikan dalam kondisi hangat ketika lapisan luarnya masih renyah. Camilan ini dapat dinikmati begitu saja atau ditemani saus sambal, saus tomat, saus cabai, maupun mayones.
Untuk acara keluarga, kroket dapat disusun di atas piring saji dan dilengkapi beberapa pilihan saus. Jika hendak dijadikan bekal, tunggu kroket benar-benar tidak panas sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup agar uap tidak terperangkap dan membuat lapisannya cepat lembek.
Kroket tempe juga dapat menjadi alternatif ketika memiliki stok tempe cukup banyak di rumah. Bahan yang sederhana dapat diubah menjadi camilan dengan bentuk dan tekstur yang berbeda dari olahan tempe sehari-hari.
Tanya Jawab Seputar Olahan Tempe
1. Apakah tempe harus dikukus sebelum dibuat kroket?
Tempe sebaiknya dikukus terlebih dahulu agar teksturnya lebih lunak dan mudah dihaluskan. Proses tersebut juga membantu tempe lebih mudah tercampur dengan bumbu. Setelah dikukus, tempe sebaiknya dibiarkan sedikit hangat sebelum diolah.
2. Apakah kroket tempe bisa dibuat tanpa isian?
Bisa. Kroket tempe tetap lezat meskipun dibuat tanpa isian. Adonan tempe dapat langsung dibentuk, dilapisi telur dan tepung panir, kemudian digoreng sampai matang. Isian seperti sosis atau keju hanya berfungsi memberikan variasi rasa dan tekstur.
3. Mengapa kroket tempe bisa menyerap banyak minyak?
Kroket dapat menyerap banyak minyak jika dimasukkan ketika minyak belum cukup panas atau jika jumlah kroket yang digoreng terlalu banyak dalam satu waktu. Gunakan minyak yang sudah panas dengan api sedang dan beri ruang di antara kroket agar suhu minyak tetap stabil.
4. Apakah tempe yang digunakan untuk kroket boleh tidak dihaluskan terlalu lembut?
Boleh. Tempe tidak harus dibuat benar-benar halus. Tekstur yang sedikit kasar justru dapat memberikan sensasi berbeda ketika kroket dimakan. Pastikan saja adonan masih cukup menyatu dan mudah dibentuk.
5. Bagaimana agar kroket tempe tidak mudah hancur saat digoreng?
Pastikan adonan memiliki tekstur yang cukup padat dan isian tertutup sempurna. Lapisi kroket secara merata dengan telur dan tepung panir, kemudian goreng setelah minyak benar-benar panas. Hindari terlalu sering membolak-balik kroket ketika masih awal digoreng agar lapisannya tidak mudah terlepas.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319326/original/060924800_1786242124-kroket_tempe_1.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318457/original/062127900_1786097369-9627d790-795a-4087-9df8-0c19c12fbea4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316392/original/009109500_1785925309-f2b005ca-c9ee-4549-a821-ceee76672957.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315129/original/057880700_1785828994-Gemini_Generated_Image_staz5pstaz5pstaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315224/original/037948500_1785831857-7b951efd-9ada-4e6f-9ce6-a78bfadec71e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511858/original/039914100_1771919057-Gemini_Generated_Image_pcpr0fpcpr0fpcpr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310376/original/082725900_1785315574-f6b630ee-ca08-42c2-9cc7-05bf1e25bf79.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575008/original/030915700_1778035190-unnamed_-_2026-05-06T093514.265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304408/original/021270600_1784714262-mochawalk-tempeh-4930032_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299918/original/017815900_1784279235-15434434373111536183.jpeg)