Arlida Putri Ungkap Perjalanan Kolaborasi dengan Rebellion Rose

Arlida Putri berbagi cerita kolaborasinya dengan Rebellion Rose di lagu 'Aku, Kamu dan Samudra Membara'.

Diterbitkan 09 Juli 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Malang - Arlida Putri, baru-baru ini membagikan pengalamannya berkolaborasi dengan band punk Rebellion Rose. Proyek musik ini tidak hanya memicu perubahan pada selera musiknya, tetapi juga sempat menuai perdebatan dari sejumlah pihak. Meski demikian, Arlida tetap berpegang teguh pada prinsipnya untuk berkarya sesuai dengan kenyamanan dan keinginannya.

Tim KapanLagi berkesempatan mewawancarai Arlida Putri di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (5/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia banyak bercerita mengenai latar belakang kehidupannya hingga proses di balik kolaborasi tak terduga ini.

Awal Mula Kolaborasi dan Sambutan Hangat

Arlida Putri mengaku awalnya tidak mengenal Rebellion Rose, hanya familiar dengan beberapa lagu mereka. Kolaborasi ini bermula ketika ia diminta untuk tampil bersama dalam sebuah acara. "Nggak sih sebenarnya, aku dulu juga nggak tahu Rebellion Rose. Cuma aku tahu beberapa lagu, dengerin lagunya tapi nggak bisa," ungkap Arlida.

Untuk penampilan tersebut, Arlida diminta menghafalkan lagu-lagu band asal Yogyakarta itu. "Terus pas ada satu panggung itu emang di job di event itu terus disuruh collab. Disuruh collab, coba hafalin lagu ini. Disuruh collab lagu ini, akhirnya belajar," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa anggota Rebellion Rose sangat ramah dan menyenangkan. "Dan ternyata teman-teman Rebellion Rose juga welcome banget kan. Dan seru-seru banget, sama-sama orang Jawa juga, Jogja kan," kata Arlida. Kedekatan ini berlanjut, di mana Arlida sering dihubungi dan diajak bergabung jika Rebellion Rose tampil di kota yang sama.

Perubahan Selera Musik

Setelah kolaborasi ini, Arlida Putri mengakui adanya perubahan pada selera musiknya. Ia kini lebih sering mendengarkan lagu-lagu punk. "Punk gitu ya. Sebenarnya jadinya aku sekarang lebih sering dengerin lagu-lagu punk juga. Kebetulan sebelah saya (menunjuk teman yang berada di sebelahnya) juga anak punk ini. Jadinya seringnya denger lagu punk-punk itu," ujarnya.

Kolaborasi Arlida dengan Rebellion Rose tidak lepas dari sorotan. Banyak anak punk yang terkejut dan mempertanyakan kehadirannya dalam genre tersebut. "Mungkin anak-anak punk yang agak kaget dengan ada Arlida di punk itu kan kayak aneh kan. Jadi banyak juga yang banyak kritik juga di situ. 'Kok jadi gini sih? Kok jadi gini?' Karena sebenarnya agak down juga. 'Emang nggak boleh ya? Emang nggak cocok ya aku ke sana?'" tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Namun, Arlida menegaskan bahwa ia melakukan apa yang diinginkan dan merasa nyaman. "Cuman ya karena ya balik lagi ke yang tadi. Apa yang aku pengen, aku ngelakuin itu pasti karena aku pengen. Kalau aku pengen dan aku nyaman yaudah aku lakuin aja. Aku nggak peduli kritik orang. Ya tapi semoga aja diterima. Semoga kalian suka," tegasnya. Ia juga menganggap masa mudanya sebagai pengorbanan terbesar karena harus bekerja keras sejak kecil, sehingga kini ia memilih melakukan hal-hal yang membuatnya senang dan nyaman, termasuk mencoba musik punk.

Halaman
Show All
Cinthya SeptavyTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan