Rahasia Membuat Daun Sirih Gading Tampak Seperti Monstera, Cantik, Rimbun, dan Estetik

Sirih gading dapat berdaun lebar menyerupai Monstera melalui perawatan optimal seperti dukungan vertikal dan cahaya terang, meski fenestrasi alaminya langka.

Diterbitkan 09 Juli 2026, 18:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membuat daun sirih gading tampak seperti monstera menjadi salah satu trik yang semakin populer di kalangan pecinta tanaman hias. Alasannya sederhana, sirih gading (Epipremnum aureum) memiliki corak variegata yang mirip dengan beberapa jenis Monstera, tetapi harganya jauh lebih terjangkau dan perawatannya jauh lebih mudah. Dengan teknik perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menghasilkan daun yang lebih besar, bahkan mulai memperlihatkan sobekan alami ketika memasuki fase dewasa.

Fenomena tersebut membuat banyak penghobi tanaman mencoba berbagai cara agar sirih gading tampil lebih eksotis. Selain mengandalkan pertumbuhan alami, ada pula metode modifikasi bentuk daun untuk menciptakan tampilan yang menyerupai Monstera Marmorata variegata. Meski hasilnya tidak identik, tampilannya tetap menarik sebagai tanaman hias di rumah.

Pada dasarnya, keberhasilan membentuk sirih gading bergantung pada cara tanaman tumbuh. Di habitat aslinya, tanaman ini merupakan tanaman merambat yang memanjat pohon-pohon besar sehingga mampu menghasilkan daun berukuran lebar dengan karakter yang jauh berbeda dibandingkan tanaman yang dibiarkan menjuntai. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (9/7/2026).

Mengapa Sirih Gading Bisa Mirip Monstera?

Sirih gading dan Monstera masih berasal dari famili Araceae sehingga memiliki beberapa karakter yang serupa, terutama bentuk daun muda yang sama-sama berbentuk hati. Beberapa kultivar sirih gading bahkan mempunyai corak hijau kekuningan atau putih yang mengingatkan pada Monstera variegata.

Perbedaannya terletak pada struktur daun. Daun Monstera secara alami memiliki fenestrasi atau lubang dan sobekan yang menjadi ciri khasnya. Sementara itu, sirih gading hanya akan menunjukkan sedikit pembelahan ketika tanaman telah memasuki fase dewasa dan tumbuh pada kondisi yang sangat ideal.

Karena itu, tujuan utama bukan mengubah genetik tanaman, melainkan merangsang pertumbuhan dewasa sehingga daun berkembang semaksimal mungkin.

Cara Membuat Daun Sirih Gading Tampak Seperti Monstera Secara Alami

Jika menginginkan hasil yang alami, fokus utama adalah mendorong tanaman memasuki fase dewasa.

1. Gunakan Tiang Rambat atau Turus

Di alam liar, sirih gading memanjat batang pohon menggunakan akar udara. Kebiasaan inilah yang membuat ukuran daunnya terus membesar.

Pasang tiang lumut (moss pole), turus berlapis kain flanel, batang pakis, atau media kasar lainnya. Kemudian ikat batang tanaman secara longgar agar akar udara dapat menempel.

Semakin tinggi tanaman memanjat, semakin besar peluang munculnya daun yang lebih lebar dan mulai memperlihatkan sobekan alami.

2. Berikan Cahaya Terang Tidak Langsung

Banyak orang mengira sirih gading hanya cocok di tempat teduh. Padahal tanaman ini akan tumbuh jauh lebih optimal pada pencahayaan terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.

Tempatkan pot di dekat jendela yang mendapatkan cahaya pagi atau sore, atau gunakan grow light bila tanaman dipelihara di dalam ruangan.

Pencahayaan yang cukup juga membantu mempertahankan warna variegata agar tetap kontras.

3. Gunakan Media Tanam yang Gembur

Media tanam sangat menentukan perkembangan akar.

Campuran tanah, kompos atau humus, sekam bakar, cocopeat, dan sedikit pasir atau perlite akan menghasilkan media yang poros namun tetap mampu menyimpan kelembapan.

Akar yang sehat memungkinkan tanaman menyerap nutrisi lebih maksimal sehingga ukuran daun meningkat secara bertahap.

4. Berikan Nutrisi Secara Berkala

Tanaman yang kekurangan nutrisi akan menghasilkan daun kecil dan pertumbuhan lambat.

Gunakan pupuk NPK seimbang setiap dua hingga empat minggu selama masa pertumbuhan. Pupuk organik cair juga dapat menjadi tambahan untuk menjaga kesuburan media tanam.

Nitrogen membantu pertumbuhan daun, sedangkan fosfor dan kalium mendukung pembentukan akar dan kekuatan jaringan tanaman.

5. Jaga Kelembapan

Sirih gading berasal dari daerah tropis yang lembap.

Siram tanaman ketika bagian atas media mulai mengering, tetapi jangan sampai air menggenang karena dapat memicu busuk akar.

Jika menggunakan tiang lumut, semprot permukaannya secara berkala agar akar udara tetap aktif menempel.

6. Pangkas Daun Tua

Pemangkasan daun kecil atau tua membantu tanaman mengarahkan energi untuk membentuk daun baru yang lebih besar.

Selain membuat tampilan tanaman lebih rapi, langkah ini juga merangsang pertumbuhan tunas baru yang lebih sehat.

Teknik Modifikasi agar Daun Terlihat Seperti Monstera

Selain mengandalkan pertumbuhan alami, terdapat metode dekoratif yang cukup populer di kalangan penghobi tanaman.

Caranya dimulai dengan memilih pucuk sirih gading yang memiliki empat daun terbaik. Pilih daun yang bentuknya lebih membulat dengan corak kuning keemasan sehingga tampilannya lebih menyerupai Monstera Marmorata variegata.

Tanaman kemudian ditanam menggunakan media pasir malang dengan bantuan tiang turus agar tumbuh tegak. Beberapa penghobi memanfaatkan air akuarium atau air kolam sebagai tambahan nutrisi organik karena mengandung unsur hara hasil metabolisme ikan.

Setelah tanaman tampak segar, sebagian orang membuat sobekan pada daun menggunakan gunting yang tajam mengikuti pola daun Monstera. Bekas potongan biasanya akan mengering sehingga memberikan ilusi daun berlubang.

Perlu dipahami bahwa teknik ini hanya bersifat estetika. Sobekan tersebut bukan fenestrasi alami seperti yang dimiliki Monstera sehingga hasil akhirnya tetap berbeda.

Faktor yang Menentukan Ukuran Daun

Ukuran daun menjadi faktor penting apabila ingin membuat daun sirih gading tampak seperti monstera.

Beberapa faktor yang paling berpengaruh antara lain:

  • Tanaman harus tumbuh vertikal, bukan menggantung.
  • Akar udara berhasil menempel pada media rambat.
  • Cahaya terang tersedia setiap hari.
  • Nutrisi diberikan secara rutin.
  • Kelembapan udara tetap terjaga.
  • Media tanam memiliki drainase yang baik.
  • Tanaman tidak mengalami stres akibat kekeringan atau kelebihan air.

Jika semua kebutuhan tersebut terpenuhi, daun baru biasanya tumbuh lebih besar dibandingkan daun sebelumnya.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Banyak penghobi gagal mendapatkan daun besar karena beberapa kesalahan berikut:

  • Membiarkan tanaman menjuntai tanpa media rambat.
  • Menempatkan tanaman di ruangan yang terlalu gelap.
  • Terlalu sering menyiram hingga media becek.
  • Jarang memberikan pupuk.
  • Menggunakan pot yang terlalu kecil sehingga akar sesak.
  • Mengharapkan daun berlubang hanya dalam waktu singkat.

Perlu diingat bahwa perubahan bentuk daun memerlukan waktu beberapa bulan hingga tanaman benar-benar memasuki fase dewasa.

Apakah Hasilnya Bisa Sama Persis dengan Monstera?

Jawabannya tidak.

Sirih gading tetap merupakan spesies yang berbeda dengan Monstera. Meskipun memiliki kemiripan warna dan bentuk dasar daun, struktur jaringan daun kedua tanaman memang tidak sama.

Namun, dengan perawatan yang benar, sirih gading mampu menghasilkan daun yang jauh lebih besar, lebih tebal, serta menunjukkan sedikit sobekan alami sehingga tampilannya menjadi lebih eksotis.

Bagi pecinta tanaman hias yang belum memiliki Monstera variegata karena harganya relatif mahal, teknik ini bisa menjadi alternatif menarik untuk menghadirkan nuansa tropis yang elegan di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sirih Gading

1. Apakah semua jenis sirih gading bisa memiliki daun besar?

Ya. Hampir semua kultivar sirih gading dapat menghasilkan daun yang lebih besar apabila tumbuh merambat secara vertikal, memperoleh cahaya terang tidak langsung, serta mendapatkan nutrisi yang cukup.

2. Berapa lama sirih gading mulai menunjukkan sobekan alami?

Tidak ada waktu yang pasti. Umumnya sobekan mulai muncul ketika tanaman telah dewasa dan ukuran daunnya berkembang maksimal, yang bisa memerlukan waktu berbulan-bulan hingga beberapa tahun tergantung kondisi perawatan.

3. Apakah sirih gading cocok dijadikan tanaman indoor?

Sangat cocok. Sirih gading termasuk tanaman hias yang mudah dirawat dan mampu beradaptasi di dalam ruangan selama memperoleh pencahayaan terang tidak langsung serta sirkulasi udara yang baik.

4. Mengapa daun sirih gading menguning?

Daun menguning biasanya disebabkan oleh penyiraman berlebihan, drainase media yang buruk, kekurangan cahaya, atau daun tua yang memang memasuki fase alami sebelum gugur.

5. Apakah sirih gading aman untuk hewan peliharaan?

Tidak. Sirih gading mengandung kristal kalsium oksalat yang bersifat toksik jika dikunyah oleh kucing atau anjing. Karena itu, sebaiknya letakkan tanaman di tempat yang tidak mudah dijangkau hewan peliharaan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6