Liputan6.com, Jakarta Cara menyalakan kompor adalah keterampilan dasar dapur yang wajib dikuasai siapa pun yang mulai belajar memasak. Meski terkesan sepele, langkah yang keliru bisa memicu kebocoran gas hingga kebakaran.
Setiap jenis kompor memiliki teknik penyalaan yang berbeda, mulai dari kompor gas, kompor portable, sampai kompor listrik dan induksi. Menguasai cara menyalakan kompor sesuai jenisnya membuat aktivitas memasak jauh lebih aman sekaligus nyaman.
Bagi pemula, menyalakan kompor gas kerap bikin deg-degan karena takut apinya menyambar. Padahal, dengan urutan yang tepat, prosesnya justru mudah dan cepat.
Advertisement
Mengacu pada laporan U.S. GAO, karbon monoksida yang dihasilkan kompor gas umumnya berada pada kadar yang tidak membahayakan. Namun, jika kompor tidak berfungsi dengan baik atau digunakan di ruang dengan ventilasi yang buruk, kadarnya dapat meningkat hingga membahayakan kesehatan.
Baca juga: cara menyalakan api arang tanpa kipas yang praktis dan anti gagal.
Mengenal Cara Menyalakan Kompor dan Ragam Jenisnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5042496/original/065572500_1733802853-9674.jpg)
Secara sederhana, menyalakan kompor berarti mengalirkan bahan bakar - baik gas maupun listrik - ke tungku, lalu memicunya menjadi sumber panas untuk memasak. Sebelum mempraktikkan langkahnya, kenali dulu jenis kompor yang Anda gunakan karena tiap tipe punya mekanisme penyalaan yang berbeda.
Berikut ragam kompor yang paling umum dijumpai di dapur rumah tangga:
- Kompor gas meja dan tanam - Menggunakan gas LPG dari tabung yang disalurkan lewat regulator dan selang, lalu dinyalakan dengan knop pemantik yang menghasilkan percikan api.
- Kompor gas portable - Berukuran ringkas dan memakai gas kaleng butana, cocok untuk kamar kos, piknik, atau berkemah.
- Kompor listrik - Memakai elemen pemanas atau kumparan logam yang memanas saat dialiri listrik, tanpa nyala api.
- Kompor induksi - Memanaskan alat masak secara langsung lewat medan elektromagnetik sehingga permukaan kompor tetap relatif dingin.
Menurut Tom's Guide, kompor induksi bekerja dengan memanaskan panci atau wajan secara langsung melalui medan elektromagnetik. Cara kerja tersebut membuat proses memasak lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi energi dibandingkan kompor konvensional. Untuk memahami lebih jauh, Anda bisa menyimak perbedaan kompor induksi dan kompor listrik beserta cara kerjanya.
Sebelum membeli, ada baiknya menyesuaikan jenis dan jumlah tungku dengan kebutuhan dapur. Simak juga panduan harga kompor gas terbaik dan cara memilihnya serta daftar merk kompor gas terbaik yang hemat dan awet.
Advertisement
Cara Menyalakan Kompor Gas dengan Aman dan Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2836146/original/059662300_1561368430-gas-stove-1776648_1920.jpg)
Kompor gas meja maupun tanam - termasuk beragam rekomendasi kompor gas 1 tungku - paling banyak dipakai di Indonesia. Sebelum menyalakannya, pastikan tabung, regulator, dan selang sudah terpasang rapat tanpa kebocoran, lalu ikuti langkah berikut:
- Pastikan semua knop berada pada posisi mati (OFF). Langkah ini bertujuan mencegah gas keluar sebelum kompor siap dinyalakan.
- Periksa pemasangan regulator dan tabung gas. Pastikan regulator terpasang rapat dan terkunci sesuai jenisnya, serta katup tabung dalam posisi terbuka jika diperlukan.
- Pastikan tidak tercium bau gas. Jika tercium bau gas yang menyengat, jangan menyalakan kompor. Segera buka pintu atau jendela untuk ventilasi, tutup aliran gas bila memungkinkan, lalu periksa sumber kebocoran.
- Tekan dan putar knop ke posisi penyalaan. Pada kompor dengan pemantik otomatis, putar knop sambil menekannya hingga terdengar bunyi klik dan api menyala.
- Atur besar kecilnya api sesuai kebutuhan. Nyala api berwarna biru menandakan proses pembakaran berlangsung lebih sempurna dan efisien.
- Jika api belum menyala, kembalikan knop ke posisi OFF. Tunggu sekitar 1–2 menit agar gas yang sempat keluar tidak menumpuk, kemudian coba nyalakan kembali.
Mengutip GE Appliances, cara kerja normal kompor gas adalah memutar knop ke posisi "Lite" sehingga pemantik memercik dan menyalakan gas, kemudian knop diputar ke tingkat api yang dibutuhkan. Prinsip penting yang sering dilupakan saat menyalakan secara manual: nyalakan korek atau pemantik lebih dulu, baru alirkan gas, agar gas tidak menumpuk di sekitar kompor.
Kalau api sulit muncul meski tabung penuh, biasanya ada sumbatan pada tungku, tungku yang lembap, atau regulator yang kurang pas. Pelajari penyebab kompor gas susah nyala dan cara mengatasi kompor gas api kecil agar dapur kembali optimal.
Baca juga: cara mengatasi api kompor tidak stabil dan membersihkan kompor gas agar api biru kembali normal.
Cara Menyalakan Kompor Portable atau Gas Kaleng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291704/original/005008400_1783573589-portable_stove.jpg)
Kompor portable memakai gas kaleng butana dan populer untuk anak kos maupun kegiatan luar ruangan. Prinsip penyalaannya sedikit berbeda dari kompor meja, tetapi cara menyalakan kompor portable tetap tergolong mudah:
- Siapkan kompor portable dan gas kaleng ber-SNI. Pastikan kompor bersih dan diletakkan di permukaan datar.
- Cek posisi tuas dan knop. Pastikan tuas berada di atas dan knop dalam kondisi off.
- Pasang gas kaleng pada dudukannya. Posisikan celah leher kaleng sesuai pengait, lalu kunci hingga rapat.
- Turunkan tuas sampai berbunyi klik. Ini mengunci kaleng gas agar aliran gas siap dialirkan.
- Putar knop 180 derajat hingga api keluar. Tunggu bunyi klik dari pemantik lalu perhatikan nyala api di tungku.
- Atur nyala api, angkat tuas setelah selesai. Mengangkat kembali tuas mencegah gas terus mengalir ke tungku.
Meski praktis, ada aturan keselamatan yang tidak boleh diabaikan. Sebagaimana dilansir Enstar, peralatan berbahan bakar portable seperti kompor propana atau butana untuk berkemah sebaiknya tidak digunakan di dalam rumah, garasi, kendaraan, atau tenda tertutup karena berisiko menimbulkan penumpukan karbon monoksida. Oleh karena itu selalu pastikan ruangan berventilasi baik saat memakainya, terutama di kamar sempit. Untuk pilihan yang murah dan aman, cek kompor portable untuk anak kos.
Advertisement
Cara Menyalakan Kompor Listrik dan Induksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3347576/original/010460400_1610504639-cook-750142_640.jpg)
Kompor listrik dan induksi kian diminati karena praktis, bersih, dan bebas nyala api. Sebelum menyalakannya, pastikan daya listrik rumah mencukupi karena umumnya kompor listrik butuh sekitar 700-2.000 watt. Berikut langkah-langkahnya:
- Colokkan steker ke stopkontak yang sesuai daya. Pastikan kabel tidak rusak dan tangan dalam keadaan kering.
- Tekan tombol power untuk menghidupkan kompor. Lampu indikator akan menyala menandakan permukaan siap dipakai.
- Letakkan alat masak yang kompatibel. Untuk induksi, gunakan panci berbahan magnetik seperti besi atau stainless steel.
- Pilih mode atau tingkat panas. Mulai dari suhu rendah, lalu naikkan bertahap sesuai kebutuhan masakan.
- Matikan dan cabut steker setelah selesai. Biarkan permukaan dingin dulu sebelum dibersihkan.
Sebagaimana dikutip dari Maytag, kompor induksi hanya bekerja dengan alat masak berbahan feromagnetik seperti besi cor atau stainless steel, sedangkan panci aluminium, tembaga, dan kaca tidak akan panas. Trik sederhananya, tempelkan magnet ke dasar panci - jika menempel, alat masak itu cocok untuk induksi.
Agar awet, perhatikan juga perawatannya. Baca cara merawat kompor listrik induksi yang aman dan efektif, bandingkan merk kompor listrik yang cepat panas, serta lengkapi dapur dengan produk rumah tangga yang wajib ada di dapur.
Cara Menyalakan Kompor Saat Listrik Padam dan Tips Keamanannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2836147/original/084220500_1561368505-appliance-2257_1920.jpg)
Saat listrik padam, banyak orang mengira kompor gas ikut mati total. Merujuk panduan KitchenAid, sebagian besar oven gas modern tidak dapat digunakan saat listrik padam karena sistem pengapian elektronik dan fitur keselamatannya memerlukan daya. Sementara itu, pada banyak kompor gas, tungku di bagian atas masih dapat dinyalakan secara manual menggunakan korek api atau pemantik, tergantung modelnya. Selalu periksa buku panduan produk karena sejumlah model modern memiliki fitur pengaman yang justru mencegah penyalaan manual.
Sebagaimana disampaikan Sub-Zero dan Wolf, saat listrik mati Anda dapat memutar knop ke posisi tertinggi lalu menyalakan tungku secara manual menggunakan pemantik panjang minimal sekitar 15 sentimeter, dengan mendekatkan api ke tepi cincin burner. Nyalakan satu per satu dan awasi terus karena tanpa listrik tidak ada penyalaan ulang otomatis apabila api mendadak padam.
Ada pula trik dapur praktis untuk menyalakan tungku manual tanpa membahayakan jari. Sebagaimana dilansir Chowhound, salah satu trik untuk menyalakan tungku gas secara manual adalah menggunakan sebatang spageti kering yang dinyalakan dengan korek api. Spageti terbakar cukup lama sehingga tangan dapat berada lebih jauh dari nyala api saat mengarahkan api ke burner. Prinsip amannya tetap sama, yakni nyalakan spageti dulu, baru putar knop gas.
Aspek keselamatan tidak berhenti pada nyala api, sebab pembakaran gas menghasilkan polutan sehingga ventilasi yang baik menjadi kunci. Dikutip dari Consumer Reports, Kapoor menuturkan, "Meski 85 persen pengguna kompor gas memiliki ventilasi, penyedot, atau kipas di atas kompor, kurang dari 20 persen memakainya setiap kali memasak."
Dilansir dari The Nation's Health, sebuah studi bahkan mengaitkan sekitar 13 persen kasus asma pada anak di Amerika Serikat dengan penggunaan kompor gas; asisten profesor di Drexel University, Josiah Kephart, menegaskan, "Kompor gas menghasilkan polutan udara tertentu jauh lebih tinggi daripada kompor listrik."
Beberapa kebiasaan aman lain juga perlu diterapkan setiap hari, seperti tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan dan menjauhkan benda mudah terbakar. Pelajari lebih lanjut cara mengamankan gas dan kompor, tips agar tabung gas tidak meledak, serta trik menata dapur agar aman dari risiko api. Jika sewaktu-waktu tercium bau gas, ketahui cara mengatasi tabung gas bocor dan metode mengatasi kebocoran tabung gas elpiji secara aman.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menyalakan Kompor
Bagaimana urutan menyalakan kompor gas yang benar?
Pastikan semua knop dalam posisi off dan regulator terpasang rapat, lalu tekan dan putar knop sekitar 180 derajat hingga berbunyi klik sampai api keluar dari tungku. Setelah api menyala, atur besar-kecilnya sesuai kebutuhan dan usahakan nyala berwarna biru sebagai tanda pembakaran yang sempurna.
Apakah kompor gas bisa dinyalakan saat listrik padam?
Bisa, tungku di atas kompor gas umumnya masih dapat dinyalakan secara manual menggunakan korek atau pemantik panjang, meski oven gas biasanya tidak berfungsi tanpa listrik. Nyalakan korek lebih dulu, dekatkan ke tungku, baru putar knop gas, dan pastikan ruangan berventilasi baik.
Kenapa kompor gas susah menyala padahal gas masih ada?
Penyebab tersering adalah lubang burner tersumbat kotoran, tungku yang lembap, regulator kurang rapat, atau pemantik yang sudah aus. Bersihkan burner, keringkan sepenuhnya, pastikan regulator terpasang benar, dan jika tercium bau gas jangan paksakan menyalakan api.
Menguasai cara menyalakan kompor sesuai jenisnya, baik gas, portable, listrik, maupun induksi, membuat rutinitas memasak lebih lancar dan minim risiko. Selama Anda memperhatikan pemasangan yang rapat, ventilasi yang baik, serta kebersihan tungku, dapur akan tetap aman dan nyaman untuk berkreasi setiap hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290572/original/088213200_1783486236-EK2QJQhy5A7LhKCfV9J9p1JiS2WN2U99xlv0NLPJ.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6905167/original/021280700_1779675723-cropped-0b7b7b82-e5a5-4094-a222-9af3fe683065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557303/original/082287300_1776325164-Kompor_Listrik_Anak_Kos.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723197/original/079083300_1705922196-fotor-ai-20240122181351.jpg)