7 Cara Menghilangkan Bau Amis di Wadah Silikon agar Kembali Bersih dan Tidak Menyengat

Pelajari 7 cara menghilangkan bau amis di wadah silikon menggunakan bahan sederhana seperti cuka, baking soda, dan lemon agar kembali bersih dan segar.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wadah silikon semakin banyak digunakan karena ringan, lentur, tahan panas, dan mudah dibersihkan. Selain dipakai sebagai kotak bekal, wadah silikon juga sering dimanfaatkan untuk menyimpan ikan, daging, seafood, hingga makanan berbumbu kuat. Namun, setelah beberapa kali digunakan, tidak sedikit orang mengeluhkan munculnya bau amis yang menempel dan sulit dihilangkan meski wadah sudah dicuci menggunakan sabun.

Hal tersebut terjadi karena silikon memiliki permukaan yang sedikit berpori pada tingkat mikroskopis. Meskipun tidak menyerap cairan seperti spons, molekul minyak dan senyawa penyebab bau dari makanan dapat menempel pada permukaan silikon. Jika wadah langsung ditutup setelah dicuci atau tidak dibersihkan secara menyeluruh, aroma amis akan semakin menetap dan mengganggu saat wadah digunakan kembali.

Kabar baiknya, bau amis pada wadah silikon umumnya masih bisa dihilangkan tanpa harus membeli produk pembersih khusus. Beberapa bahan yang mudah ditemukan di dapur bahkan terbukti cukup efektif membantu mengurangi aroma tidak sedap. Lantas bagaimana saja cara menghilangkan bau amis di wadah silikon agar kembali bersih dan tidak menyengat? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (8/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Cuci Menggunakan Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

Air hangat merupakan langkah pertama yang sebaiknya dilakukan ketika ingin menghilangkan bau amis pada wadah silikon. Suhu hangat membantu melunakkan lapisan minyak dan lemak yang menempel setelah wadah digunakan menyimpan ikan atau daging. Ketika minyak terangkat, senyawa penyebab bau pun ikut lebih mudah dibersihkan.

Gunakan sabun cuci piring yang memiliki kemampuan mengangkat lemak. Oleskan sabun ke seluruh bagian wadah, termasuk bagian tutup, lipatan, sudut, dan pinggiran yang sering luput saat dicuci. Gosok perlahan menggunakan spons lembut agar permukaan silikon tidak tergores.

Setelah selesai, bilas menggunakan air mengalir hingga tidak ada sisa sabun. Jangan langsung menutup wadah dalam keadaan lembap karena kelembapan dapat membuat aroma tidak sedap muncul kembali. Biarkan wadah benar-benar kering sebelum disimpan.

2. Rendam dengan Larutan Cuka Putih

Cuka putih dikenal sebagai bahan alami yang efektif membantu menetralisir berbagai jenis bau, termasuk aroma amis pada peralatan dapur. Kandungan asam asetat di dalamnya mampu membantu mengurai senyawa penyebab bau yang menempel pada permukaan silikon.

Campurkan cuka putih dan air hangat dengan perbandingan sekitar satu banding satu. Rendam wadah silikon selama 30 hingga 60 menit. Untuk bau yang sangat kuat, proses perendaman dapat diperpanjang hingga beberapa jam agar hasilnya lebih maksimal.

Sesudah direndam, cuci kembali menggunakan sabun cuci piring lalu bilas hingga bersih. Aroma cuka biasanya akan hilang setelah proses pembilasan dan pengeringan selesai. Cara ini cukup efektif dilakukan secara berkala jika wadah sering digunakan untuk menyimpan seafood.

3. Gunakan Baking Soda sebagai Penyerap Bau

Baking soda merupakan bahan dapur yang sering dimanfaatkan sebagai penyerap bau alami. Selain membantu menetralisir aroma tidak sedap, baking soda juga dapat membantu membersihkan sisa minyak yang masih melekat pada permukaan silikon.

Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan ke seluruh permukaan wadah, terutama bagian yang paling sering bersentuhan dengan makanan. Diamkan sekitar 30 menit agar baking soda bekerja menyerap bau.

Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons lembut dan bilas hingga bersih. Bila aroma amis masih tersisa, ulangi proses tersebut satu atau dua kali. Penggunaan baking soda secara rutin relatif aman untuk wadah silikon dan tidak meninggalkan residu berbahaya jika dibilas dengan baik.

4. Manfaatkan Air Perasan Lemon

Lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu mengurangi bau amis sekaligus memberikan aroma segar. Selain itu, minyak alami pada kulit lemon juga sering dimanfaatkan sebagai pengharum alami untuk berbagai peralatan dapur.

Peras satu buah lemon, kemudian usapkan airnya ke seluruh permukaan wadah silikon. Anda juga dapat menggosok langsung menggunakan potongan lemon agar minyak alami dari kulitnya ikut bekerja mengurangi bau. Diamkan sekitar 20 hingga 30 menit.

Setelah selesai, bilas menggunakan air hangat dan sabun cuci piring. Cara ini sangat cocok diterapkan setelah wadah digunakan menyimpan ikan segar atau makanan laut karena mampu membantu menyamarkan aroma amis secara alami.

5. Jemur Wadah di Tempat yang Terkena Sinar Matahari

Sinar matahari tidak hanya membantu mengeringkan wadah, tetapi juga dapat membantu mengurangi kelembapan yang menjadi salah satu penyebab munculnya bau tidak sedap. Paparan sinar matahari juga membantu menguapkan sebagian senyawa volatil penyebab aroma amis.

Setelah wadah selesai dicuci, letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama satu hingga dua jam. Pastikan posisi wadah terbuka sehingga udara dapat bersirkulasi dengan baik ke seluruh bagian dalam.

Namun, hindari menjemur terlalu lama sepanjang hari secara terus-menerus. Paparan panas ekstrem dalam waktu yang sangat lama berpotensi mempercepat penurunan kualitas beberapa jenis silikon, terutama jika produk tersebut bukan silikon food grade berkualitas tinggi.

6. Rendam Menggunakan Air Panas

Selain air hangat, merendam wadah dalam air panas juga dapat membantu melonggarkan sisa minyak yang menempel lebih kuat. Cara ini cukup efektif apabila wadah sebelumnya digunakan menyimpan makanan berlemak atau berbumbu tajam.

Tuangkan air panas ke dalam wadah silikon hingga penuh, kemudian diamkan sekitar 15 hingga 20 menit. Setelah air mulai mendingin, buang air tersebut lalu cuci menggunakan sabun cuci piring seperti biasa.

Perlu diperhatikan bahwa air yang digunakan sebaiknya panas, tetapi tidak sampai mendidih langsung dari kompor jika produsen tidak merekomendasikannya. Selalu ikuti petunjuk penggunaan wadah silikon agar umur pakainya tetap panjang.

7. Simpan Wadah dalam Kondisi Terbuka Setelah Dicuci

Kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah langsung menutup wadah setelah dicuci. Padahal, kelembapan yang terperangkap di dalam wadah dapat memicu munculnya aroma tidak sedap, terutama jika masih ada sedikit sisa minyak atau air.

Sebelum disimpan, pastikan wadah benar-benar kering, baik bagian dalam maupun tutupnya. Biarkan wadah terbuka selama beberapa jam agar sirkulasi udara membantu menghilangkan sisa aroma yang masih tertinggal.

Jika wadah jarang digunakan, simpan dengan posisi tutup tidak dikunci rapat atau beri sedikit celah udara. Cara sederhana ini dapat membantu mencegah bau apek maupun amis muncul kembali sehingga wadah selalu siap digunakan kapan saja.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Amis di Wadah Silikon

1. Mengapa wadah silikon bisa menyimpan bau amis?

Wadah silikon dapat menyimpan bau amis karena molekul minyak dan senyawa penyebab aroma dari ikan, daging, atau makanan berbumbu kuat menempel pada permukaannya. Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh atau disimpan dalam keadaan lembap, bau tersebut dapat bertahan lebih lama meski wadah sudah dicuci.

2. Apakah bau amis di wadah silikon bisa hilang sepenuhnya?

Ya, dalam banyak kasus bau amis dapat hilang sepenuhnya jika wadah dibersihkan dengan cara yang tepat. Menggunakan air hangat, sabun cuci piring, cuka putih, baking soda, atau lemon secara rutin dapat membantu mengangkat sisa minyak dan menetralisir aroma tidak sedap.

3. Apakah cuka aman digunakan untuk membersihkan wadah silikon?

Aman, selama digunakan dalam jumlah wajar dan dibilas hingga bersih setelah proses perendaman. Cuka putih sering dimanfaatkan sebagai pembersih alami untuk membantu menghilangkan bau tanpa merusak permukaan silikon.

4. Berapa lama wadah silikon sebaiknya direndam agar bau amis hilang?

Lama perendaman tergantung tingkat keparahan baunya. Umumnya, merendam selama 30–60 menit sudah cukup efektif. Jika baunya sangat menyengat, wadah dapat direndam hingga beberapa jam sebelum dicuci kembali.

5. Apakah baking soda lebih efektif dibanding sabun cuci piring?

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Sabun cuci piring membantu mengangkat minyak dan kotoran, sedangkan baking soda bekerja sebagai penyerap dan penetral bau. Mengombinasikan keduanya biasanya memberikan hasil yang lebih optimal.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6