Ragam Hoaks Sasar BGN, Simak Daftarnya

BGN menjadi salah satu lembaga yang kerap disasar hoaks, apa saja?

Diterbitkan 07 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang terkait BGN marak tersebar belakangan ini. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terkait BGN? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Mbak Lala Asisten Raffi Ahmad Jadi Wakil Kepala BGN

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan foto yang mengklaim asisten Raffi Ahmad, Mbak Lala menjadi Wakil Kepala BGN. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Juni 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Mbak Lala dengan pakaian resmi memakai pin dengan tulisan "Wakil Ketua BGN Indonesia".

Akun itu menambahkan narasi:

"wkwkwk, nemu di thread. Setelah asisten RA menjadi kumisaris, sekarang giliran mbak lala jadi Wakil ketua BGN dan Sus Rini menjadi WAMEN Perlindungan anak, kalo Merry, gatau deh urus sendiri aja"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim asisten Raffi Ahmad, Mbak Lala menjadi Wakil Kepala BGN? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar BGN akan Pidanakan Orangtua yang Unggah Foto Menu MBG di Medsos

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang menyebut BGN akan mempidanakan orangtua yang mengunggah menu MBG di media sosial. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari Kompas.com dengan narasi:

"BGN: Orang tua yang memposting menu MBG di medsos bisa kami pidanakan dengan undang-undang ITE".

Akun itu menambahkan narasi:

"Jadi menu MBG itu haram di posting"

Lalu benarkah postingan yang menyebut BGN akan mempidanakan orangtua yang mengunggah menu MBG di media sosial? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen PPPK BGN 2026 Lewat WhatsApp

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) 2026 lewat WhatsApp. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PPPK BADAN GIZI NASIONAL 2026 RESMI DIBUKA!

Pemerintah melalui badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi membuka rekrutmen pegawai,pemerintah dengan pernjanjian kerja (PPPK) Tahun anggaran 2026 dengan jumlah formasi yang sangat besar, yakni mencapai 32.000 posisi

SYARAT:

WNI, usia 20-50 tahun

Tidak berstatus sebagai CPNS/PNS/PPPK aktif

Sehat jasmani dan rohani

Pendaftaran Gratis, Tidak Dipungut Biaya Apapun!

Langsung klik tombol whatsapp"

Postingan disertai dengan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BADAN GIZI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

LOWONGAN KERJA 2026!

DIBUTUHKAN SEGERA:

- TEAM MASAK

- TEAM PEACKIN

- TEAM KEBERSIHAN

- TEAM PERSIAPAN

- TEAM KEAMANAN

- TEAM DISTRIBUSI

KUALIFIKASI:

- PRIA & WANITA

- TIDAK DIPERLUKAN IJAZAH

- GAJI 3.700.000-4.700.000

- TIDAK ADA BATASAN USIA

BURUAN LAMAR SEKARANG!"

Unggahan tersebut menyertakan link WhatsApp sebagai pendaftaran.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen PPPK BGN 2026 lewat WhatsApp? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.