Liputan6.com, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan dua kali pengiriman material logam tanah jarang milik PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM) sempat lolos untuk diekspor. Saat ini, penyidik masih menelusuri tujuan dan jumlah material yang telah dikirim ke luar negeri.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Syarief Sulaeman Nadhi mengatakan pihaknya masih mendalami dua pengiriman yang berhasil lolos tersebut.
"Itu sedang kami cek sekarang, sedang kami telusuri berapa yang sudah dikirim itu. Tapi yang jelas ada dua kali pengiriman yang sudah lolos," kata Syarief kepada wartawan di Gedung Jampidsus Kejagung, Rabu (8/7/2026).
Advertisement
Meski dua kontainer sempat lolos, Kejagung berhasil menahan 15 kontainer lainnya di Batam sebelum keluar dari wilayah perairan Indonesia.
"Jadi yang sekarang ditahan di sana di Batam itu ada 15 kontainer, itu jumlah tanahnya ya, bukan jumlah logam tanah jarang," ujarnya.
Sebanyak 15 kontainer tersebut berisi sekitar 390 ton tanah yang mengandung mineral logam tanah jarang. Mineral itu memiliki nilai ekonomis dan strategis tinggi serta termasuk komoditas yang dilarang untuk diekspor.
Â
Tiga Orang Jadi Tersangka
Dalam perkara ini, Kejagung menetapkan tiga tersangka, yakni Iwan Setiawan (IS) selaku perwakilan PT PMM, Gian Prabuharto (GP) selaku Kepala Unit Pelayanan Pangkalpinang PT Sucofindo, dan Junanto Kurniawan (JK) selaku Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe C Pangkalpinang.
Penyidik menduga GP mengakomodasi permintaan IS agar tidak dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh serta tidak mencantumkan kandungan logam tanah jarang dalam laporan hasil uji laboratorium.
Padahal, GP mengetahui logam tanah jarang merupakan komoditas yang dilarang untuk diekspor. Namun, ia diduga tetap memenuhi permintaan tersebut.
Sementara itu, JK diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menerbitkan dokumen ekspor berdasarkan laporan survei PT Sucofindo yang telah direkayasa.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290880/original/078415900_1783497251-50579.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290267/original/094930300_1783442214-IMG-20260707-WA0070_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290112/original/014105400_1783425818-50098.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704247/original/044238300_1547530681-Bendera_China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289878/original/002940700_1783417101-Penetapan_Tersangka_Korupsi_Pabrik_Gula.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256722/original/068199400_1781165563-IMG_8769.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288148/original/083984900_1783304736-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314219/original/077360800_1675593617-237309.jpg)