Liputan6.com, Jakarta - Memulai usaha kuliner tidak selalu membutuhkan modal besar, terutama untuk biaya operasional listrik. Banyak orang mengira bahwa bisnis makanan harus menggunakan banyak peralatan elektronik seperti freezer, oven listrik, atau mesin pendingin berdaya tinggi. Padahal, masih banyak jenis makanan yang dapat diproduksi dan dijual hanya dengan peralatan sederhana, bahkan sebagian besar prosesnya mengandalkan kompor gas, peralatan manual, atau penyimpanan pada suhu ruang.
Memilih ide jualan yang hemat listrik juga memberikan keuntungan jangka panjang karena biaya operasional menjadi lebih rendah. Selain itu, usaha semacam ini lebih fleksibel dijalankan di rumah, gerobak, atau stan kecil tanpa perlu menambah daya listrik. Berikut beberapa ide jualan makanan yang tidak memerlukan listrik besar beserta alasan mengapa usaha tersebut cocok bagi pemula maupun pelaku usaha yang ingin menghemat biaya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (9/7).
1. Gorengan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5827899/original/094889900_1778730446-gorengan_depan_mushola_1.jpeg)
Gorengan merupakan salah satu makanan yang memiliki pasar luas di Indonesia. Pilihannya pun beragam, mulai dari bakwan, tahu isi, pisang goreng, tempe goreng, hingga cireng. Bahan bakunya mudah ditemukan dengan harga yang relatif terjangkau sehingga modal awalnya tidak terlalu besar.
Proses pembuatan gorengan hanya membutuhkan kompor dan wajan untuk menggoreng. Seluruh proses memasak dilakukan menggunakan api dari kompor sehingga tidak memerlukan alat listrik berdaya tinggi seperti oven atau mesin pemanggang.
Karena tidak membutuhkan pendingin khusus selama bahan baku masih digunakan dalam waktu singkat, biaya listrik dapat ditekan. Penjual juga cukup menggunakan lampu penerangan saat berjualan sehingga konsumsi listrik sehari-hari tetap rendah.
Advertisement
2. Aneka Kue Basah
Kue basah seperti klepon, nagasari, putu ayu, dan kue lapis selalu memiliki penggemar, terutama untuk acara keluarga, arisan, maupun camilan pagi. Produk ini juga memiliki nilai jual yang cukup baik jika dikemas secara menarik.
Sebagian besar kue basah dibuat dengan cara dikukus menggunakan dandang di atas kompor gas. Proses ini tidak memerlukan oven listrik ataupun alat pemanas berdaya besar sehingga penggunaan listrik dapat diminimalkan.
Selain itu, kue basah umumnya habis terjual pada hari yang sama sehingga tidak membutuhkan penyimpanan lama di lemari pendingin. Inilah yang membuat usaha ini menjadi salah satu pilihan kuliner hemat listrik.
3. Cilok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410142/original/066450700_1762922123-cilok.jpg)
Cilok merupakan jajanan yang digemari berbagai kalangan karena harganya terjangkau dan rasanya cocok dinikmati kapan saja. Variasi isi maupun sausnya juga dapat dikembangkan sesuai selera pasar.
Proses pembuatannya cukup sederhana, yaitu mencampur adonan kemudian merebusnya menggunakan kompor. Setelah matang, cilok dapat disajikan langsung bersama bumbu kacang atau saus pedas tanpa memerlukan peralatan elektronik khusus.
Karena bahan utamanya berupa tepung dan bumbu sederhana, usaha cilok tidak membutuhkan freezer maupun mesin pendingin berkapasitas besar. Hal tersebut membuat kebutuhan listrik tetap rendah.
Advertisement
4. Telur Gulung
Telur gulung menjadi jajanan yang masih populer, terutama di lingkungan sekolah dan pusat keramaian. Modalnya relatif kecil dan proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cepat.
Penjual hanya membutuhkan kompor kecil, wajan, minyak goreng, dan tusuk sate. Semua proses memasak dilakukan secara langsung menggunakan api sehingga hampir tidak ada penggunaan alat listrik berdaya besar.
Bahan bakunya pun mudah disimpan tanpa harus menggunakan freezer. Jika telur digunakan sesuai kebutuhan harian, konsumsi listrik hanya berasal dari penerangan atau peralatan pendukung lainnya.
5. Martabak Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556899/original/065602900_1776310488-unnamed_-_2026-04-16T102943.974.jpg)
Martabak mini memiliki ukuran yang praktis dan tersedia dalam berbagai pilihan rasa, baik manis maupun gurih. Produk ini menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa karena mudah dikonsumsi.
Pembuatan martabak mini menggunakan cetakan khusus yang dipanaskan di atas kompor gas. Adonan dimasak secara langsung tanpa bantuan oven listrik sehingga kebutuhan energi listrik menjadi sangat kecil.
Peralatan yang digunakan juga sederhana dan mudah dirawat. Dengan demikian, biaya operasional dapat ditekan sehingga keuntungan usaha menjadi lebih optimal.
Advertisement
6. Sosis Bakar
Sosis bakar merupakan makanan yang praktis dan mudah dijual di berbagai lokasi seperti depan minimarket, taman, maupun acara bazar. Variasi saus dan bumbu membuat produk ini mudah dikreasikan.
Proses memasaknya cukup menggunakan alat pemanggang sederhana berbahan bakar gas atau arang. Karena tidak memerlukan oven listrik maupun mesin pemanggang elektrik, konsumsi listrik dapat diminimalkan.
Penyimpanan stok juga dapat diatur sesuai kebutuhan harian agar tidak membutuhkan freezer berkapasitas besar. Dengan pengelolaan stok yang baik, biaya listrik tetap lebih hemat.
7. Jagung Rebus dan Jagung Bakar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379420/original/044525500_1760345516-jagung_bakar.jpg)
Jagung rebus maupun jagung bakar termasuk makanan yang memiliki penggemar sepanjang tahun. Selain rasanya lezat, makanan ini juga dikenal sebagai camilan yang mengenyangkan.
Jagung rebus cukup dimasak menggunakan panci di atas kompor, sedangkan jagung bakar dapat dibuat menggunakan arang atau pemanggang berbahan bakar gas. Kedua metode tersebut tidak membutuhkan listrik besar.
Karena proses memasaknya sederhana dan bahan bakunya relatif tahan disimpan dalam waktu tertentu, usaha ini memiliki biaya operasional yang rendah sekaligus mudah dijalankan oleh pemula.
Advertisement
8. Pempek
Pempek merupakan makanan khas yang memiliki pasar luas di berbagai daerah. Selain dijual per porsi, pempek juga dapat dipasarkan dalam bentuk paket untuk oleh-oleh.
Proses pembuatan pempek dilakukan dengan cara merebus atau menggoreng menggunakan kompor. Seluruh tahapan produksi tidak memerlukan mesin listrik berdaya tinggi sehingga biaya listrik tetap terkendali.
Apabila produksi dilakukan sesuai jumlah pesanan atau kebutuhan harian, pempek tidak memerlukan penyimpanan dalam freezer besar. Hal ini membantu mengurangi pengeluaran listrik setiap bulan.
9. Pecel atau Gado-Gado
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466092/original/087276200_1767807349-pexels-dovinda-rd-993674313-31336113.jpg)
Pecel dan gado-gado merupakan makanan yang kaya sayuran dan memiliki banyak pelanggan karena dikenal sebagai menu yang mengenyangkan sekaligus bergizi.
Sebagian besar proses memasaknya hanya berupa merebus sayuran dan menyiapkan bumbu kacang menggunakan kompor. Tidak diperlukan oven, mixer industri, maupun alat listrik lainnya yang membutuhkan daya tinggi.
Bahan-bahan segar dapat dibeli setiap hari sehingga tidak perlu disimpan dalam jumlah besar menggunakan lemari pendingin. Dengan begitu, biaya listrik dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas makanan.
Advertisement
10. Bubur Kacang Hijau
Bubur kacang hijau menjadi pilihan makanan yang cocok dijual pagi maupun malam hari. Rasanya yang manis dan menghangatkan membuat makanan ini memiliki pelanggan dari berbagai usia.
Pembuatan bubur kacang hijau hanya memerlukan panci besar dan kompor untuk merebus kacang hijau hingga empuk. Seluruh proses produksi dapat dilakukan tanpa bantuan alat elektronik berdaya tinggi.
Setelah matang, bubur dapat langsung dijual pada hari yang sama sehingga tidak memerlukan penyimpanan dalam freezer atau chiller besar. Oleh karena itu, usaha bubur kacang hijau termasuk salah satu bisnis makanan yang hemat listrik sekaligus mudah dijalankan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Jualan Makanan yang Tidak Memerlukan Listrik Besar
1. Mengapa memilih usaha makanan yang tidak memerlukan listrik besar?
Usaha makanan yang hemat listrik dapat menekan biaya operasional setiap bulan sehingga keuntungan menjadi lebih maksimal. Selain itu, jenis usaha ini lebih mudah dijalankan di rumah atau lokasi dengan daya listrik terbatas tanpa harus menambah kapasitas listrik.
2. Apakah usaha makanan tanpa listrik besar tetap menguntungkan?
Ya. Selama produk memiliki cita rasa yang baik, harga kompetitif, dan dipasarkan dengan tepat, usaha makanan yang tidak membutuhkan listrik besar tetap memiliki peluang keuntungan yang tinggi. Bahkan, biaya operasional yang lebih rendah dapat meningkatkan margin keuntungan.
3. Peralatan apa saja yang biasanya dibutuhkan untuk usaha makanan hemat listrik?
Sebagian besar usaha ini hanya memerlukan kompor gas, wajan, panci, kukusan, spatula, pisau, talenan, dan wadah penyimpanan sederhana. Peralatan tersebut sudah cukup untuk memproduksi berbagai jenis makanan tanpa bergantung pada mesin listrik berdaya tinggi.
4. Bagaimana cara menjaga kualitas makanan tanpa menggunakan freezer besar?
Kualitas makanan dapat dijaga dengan membeli bahan baku sesuai kebutuhan harian, menyimpan bahan pada tempat yang bersih dan sejuk, serta menerapkan sistem produksi harian agar makanan selalu dalam kondisi segar saat dijual.
5. Siapa yang cocok memulai usaha makanan yang hemat listrik?
Usaha ini cocok untuk pemula, ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan yang ingin memiliki penghasilan tambahan, maupun pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis dengan modal dan biaya operasional yang lebih efisien.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3392878/original/017898800_1614842655-20210214112552-1-ilustrasi-martabak-mini-006-tantri-setyorini-_pixabay-_riki_risnandar.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290706/original/059053600_1783491476-1000369732.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290705/original/084669900_1783491441-1000369745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289320/original/037968500_1783400230-ekspor_listrik_singapura.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288941/original/072670900_1783349465-Cover___Lead__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050780/original/079993300_1522730511-20180403-Bitcoin-AFP2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5336028/original/046537900_1756815104-2.jpg)