Sukses

Suku Bunga Acuan BI Bakal Bayangi IHSG, Awasi Saham Pilihan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan konsolidasi pada perdagangan saham Selasa, (20/4/2021). Pergerakan nilai tukar rupiah hingga tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akan mewarnai laju IHSG.

CEO PT Indosurya Bersinas Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, gerak IHSG akan diwarnai oleh jelang rilis data ekonomi tingkat suku bunga acuan yang disinyalir belum akan berubah. Sebelumnya BI menetapkan BI 7-day RR di posisi 3,5 persen pada 18 Maret 2021.

Sedangkan gelombang tekanan terlihat masih belum akan berakhir yang dipengaruhi oleh sentimen dari pergerakan nilai tukar rupiah dan harga komoditas.

"IHSG masih akan bergerak terkonsolidasi. IHSG bergerak di 5.960-6.123,” ujar dia dalam catatannya.

Hal senada dikatakan Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi. Ia menuturkan, secara teknikal, IHSG berpotensi cenderung kembali terkonsolidasi. IHSG akan bergerak di kisaran 6.000-6.078.

"IHSG secara teknikal bergerak pulled back moving average 20 di level 6.078 dengan menguji support MA 5 di level 6.039 kembali sebagai konfirmasi arah pergerakan,” ujar dia.

Adapun IHSG melemah 0,5 persen atau 33,72 poin ke posisi 6.052 pada perdagangan saham Senin, 19 April 2021 di tengah penguatan optimistis bursa saham Asia dan terkonsolidasinya indeks ekuitas berjangka AS.

Investor mengambil langkah aman akan ada aksi ambil untung pascaoptimisme pekan lalu akibat data ekonomi global yang rilis di atas harapan. Saham-saham di sektor industri dasar menjadi penekan IHSG hingga akhir sesi perdagangan.

"Terkoreksinya perusahaan produsen semen dan peternakan menjadi pemicunya setelah alami penguatan signifikan,” kata dia.

Ia menambahkan, kenaikan harga ayam sejak menjelang Ramadan dan peningkatan volume penjualan di berbagai emiten semen menjadi katalis penguatan kedua sektor tersebut pada pekan lalu.

2 dari 3 halaman

Saham Pilihan

Untuk pilihan saham, Lanjar memilih saham yang dapat dicermati secara teknikal antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

Sementara itu, William memilih saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), ITMG, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Selain itu, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan SRIL.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini