Sukses

Saham Emiten BUMN Karya Kompak Menghijau Saat IHSG Melemah

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah saham emiten BUMN karya menghijau pada penutupan sesi pertama perdagangan saham Senin, (19/4/2021).  Penguatan saham emiten BUMN karya itu terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah.

Mengutip data RTI, saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) naik 4,93 persen ke posisi Rp 1.065 per saham. Saham WSKT dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.020 per saham.

Saham WSKT bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Saham WSKT berada di posisi tertinggi Rp 1.080 dan terendah Rp 1.020 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.463 kali dengan nilai transaksi Rp 46,9 miliar.

Saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akhirnya ditutup menghijau pada sesi pertama. Saham WIKA naik 2,16 persen ke posisi Rp 1.420 per saham. Saham WIKA dibuka stagnan di posisi Rp 1.390 per saham. Sepanjang sesi pertama perdagangan, saham WIKA berada di posisi Rp 1.370-Rp 1.420 per saham.

Saham WIKA sempat berbalik arah ke zona merah, dan kembali menguat hingga penutupan sesi pertama. Total frekuensi perdagangan saham 3.978 kali dengan nilai transaksi Rp 33,8 miliar.

Penguatan saham juga diikuti saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Saham ADHI naik 2,35 persen ke posisi Rp 1.090 per saham. Saham ADHI dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.070 per saham.

Saham ADHI bergerak di kisaran Rp 1.065-Rp 1.115 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.226 kali dengan nilai transaksi Rp 5,7 miliar.

Saham PT PP Tbk (PTPP) naik 1,64 persen ke posisi Rp 1.240 per saham. Saham PTPP dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.225 per saham.

Saham PTPP bergerak di zona hijau. Saham PTPP berada di posisi Rp 1.220-Rp 1.270 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.527 kali dengan nilai transaksi Rp 24,9 miliar.

Sementara itu, IHSG cenderung bergerak di zona merah pada sesi pertama. IHSG melemah 0,54 persen ke posisi 6.053,59. Indeks saham LQ45 melemah 0,58 persen ke posisi 902,41. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG bergerak di kisaran 6.096-6.049. Sebanyak 241 saham melemah sehingga menekan IHSG. 218 saham menguat dan 165 saham diam di tempat.

2 dari 3 halaman

Sektor Saham Konstruksi Menguat

Total frekuensi perdagangan saham 622.553 kali dengan volume perdagangan 9,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5 triliun. Investor asing jual saham Rp 101,94 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.536.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham pertanian naik 0,32 persen dan sektor saham konstruksi menanjak 0,69 persen. Sektor saham industri dasar turun 1,71 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham perdagangan melemah 1,03 persen dan sektor saham manufaktur tergelincir 0,82 persen.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini