Liputan6.com, Jakarta - Untuk memperkuat transparansi dan memudahkan investor memahami struktur kepemilikan emiten, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambahkan kolom informasi mengenai status afiliasi dalam data kepemilikan saham di atas 1%.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menuturkan, BEI hanya menyajikan nama pemegang saham pada awal publikasi data kepemilikan saham di atas 1%. Kemudian hal itu akan diperluas dengan mencantumkan tipe investor yang memiliki saham itu.
"Ke depan, kami akan tambahkan lagi satu kolom yang memberikan informasi apakah pemegang saham di atas 1% ini terafilasi atau tidak terafiliasi," tutur Jeffrey dikutip dari Antara, Selasa (11/8/2026).
Advertisement
Jeffrey menuturkan, tambahan informasi mengenai status afiliasi itu akan membantu publik dalam membaca dan memahami data kepemilikan saham Ia melanjutkan, BEI juga akan terus memperkaya informasi yang disediakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada investor.
"Sehingga, publik akan lebih mudah menggunakan data tersebut. Demikian juga dengan informasi lainnya. Ini akan terus kami kembangkan untuk memberikan informasi dan layanan yang lebih baik kepada publik," ujar Jeffrey.
Jeffrey menegaskan, penguatan transparansi dan penyediaan informasi tersebut tidak hanya dilakukan sebagai respons atas berbagai persoalan yang terjadi sebelumnya.
Ia mengatakan, BEI sedang membangun fondasi pasar modal Indonesia untuk menjawab kebutuhan di masa depan, termasuk dalam mendukung target pengembangan Bursa hingga 2030.
Dalam peta jalan pasar modal, BEI membidik kapitalisasi pasar mencapai sedikitnya Rp 30.000 triliun pada 2030, dengan nilai transaksi harian rata-rata ditargetkan menembus Rp 31 triliun.
BEI membidik jumlah perusahaan tercatat melampaui 1.100 perusahaan, sedangkan jumlah investor pasar modal diharapkan menembus lebih dari 35 juta investor.
Dengan target kapitalisasi pasar tersebut, BEI berharap nilainya dapat mencapai lebih dari 83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
"Ini adalah resolusi kami untuk mengantisipasi masa depan. Kami sudah mencanangkan apa yang harus dicapai oleh Bursa Efek Indonesia di tahun 2030,” kata Jeffrey.
Investor Pasar Modal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497597/original/013342400_1770638549-3.jpg)
Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia resmi melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID), tepatnya menembus 30.274.265 SID pada penutupan perdagangan saham, Jumat, 7 Agustus 2026.
Berdasarkan data BEI, ditulis Minggu, (9/8/2026), sepanjang 2026, jumlah investor pasar modal bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78% secara year-to-date (YtD). Pada periode sama, jumlah investor saham juga berhasil menembus 10 juta SID, tepatnya mencapai 10.052.059 SID, meningkat 1.447.882 SID atau 16,83% dibandingkan posisi pada akhir 2025.
“Pencapaian ini mencerminkan semakin luasnya inklusi pasar modal di Indonesia, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal,” ujar Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299236/original/023311700_1784203079-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara__Pandu_Sjahrir-16_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320543/original/033996100_1786354506-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_2.49.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319976/original/022441200_1786330468-IMG_6352.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)