Waspada Hoaks Bantuan Ayam Marak Beredar, Cek Faktanya Agar Tak Tertipu

Hoaks mengenai bantuan ayam dari pemerintah disertai dengan link atau tautan pendaftaran.

Diterbitkan 27 September 2026, 13:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Informasi palsu atau hoaks mengenai bantuan bibit ayam dari pemerintah marak beredar di media sosial (medsos). Hoaks ini disertai dengan link atau tautan pendaftaran.

Kementerian Pertanian (Kementan) pun meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam. Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi.

Lalu apa saja hoaks bantuan ayam dari pemerintah? Simak daftarnya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Ayam dari Pemerintah 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ayam dari pemerintah tahun anggaran 2026. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 19 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam Kuota nasional terbatas 5.000 peserta

Fasilitas Bantuan :

- DOC ( Day Old Chick )

- Pakan Ternak

- Imunisasi Dan Pelatihan Beternak

- Modal Usaha

Syarat Peserta:

- Warga Negara Indonesia

- Memiliki lahan atau kandang ternak

- Bersedia irtengikuti pelatihan resmi

- Mengisi formulir pendaftaran online

DAFTAR SEKARANG: https://daftarsekarangjga.tijiini.com/

Pendaftaran Gratis Di Link Bio"

Postingan menyertakan link daftar. Saat link daftar diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah tahun anggaran 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

2. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Budidaya Ayam 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ayam 2026 dari pemerintah. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 2 Agustus 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2026

Mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Bantuan Budidaya Ayam.

MANFAAT PROGRAM:

👉Bantuan bibit ayam petelur, pedaging, atau hibrida.

👉Bantuan kandang sesuai ketentuan program.

👉Bantuan pakan untuk mendukung masa awal budidaya.

👉Pendampingan dan panduan budidaya.Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar memiliki usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Segera daftar untuk mendapatkan bantuan:

https://daftar-sekarang-2026-ochre.vercel.app/"

Saat link daftar diklik, akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ayam 2026 dari pemerintah? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Bibit Ayam Periode 21 Februari - 30 April 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam periode 21 Februari - 30 April 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 1 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam Kuota nasional terbatas 5.000 peserta

Fasilitas Bantuan :

- DOC ( Day Old Chick )

- Pakan Ternak

- Imunisasi Dan Pelatihan Beternak

- Modal Usaha

Syarat Peserta:

- Warga Negara Indonesia

- Memiliki lahan atau kandang ternak

- Bersedia irtengikuti pelatihan resmi

- Mengisi formulir pendaftaran online

PERIODE PENDAFTARAN:

21 Febuari - 30 April 2026

DAFTAR SEKARANG: Pendaftaran Gratis Di Link 👇"

Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam periode 21 Februari - 30 April 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.