Tujuh Cara Merawat AC Mobil agar Tetap Dingin

AC yang mulai terasa kurang dingin atau mengeluarkan bau tidak sedap itu bisa sangat menggangu kita. Hal tersebut menjadi tanda bahwa sistem AC rusak.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 10:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC menjadi salah satu fitur penting untuk menunjang kenyamanan berkendara, terlebih ketika mobil digunakan di tengah cuaca panas seperti sekarang. 

Namun, AC yang mulai terasa kurang dingin atau mengeluarkan bau tidak sedap itu bisa sangat mengganggu. Hal tersebut menjadi tanda bahwa sistem pendingin membutuhkan perhatian.

Perawatan tersebut tidak selalu membutuhkan langkah rumit, tetapi perlu dilakukan secara rutin.

Hal dilakukan pemilik mobil agar AC tetap bekerja optimal dan memiliki usia pakai lebih panjang.

Dilansir dari lama Setiajaya Toyota, berikut adalah 7 langkah yang bisa Anda lakukan agar AC tetap dingin dan tidak bau:

Bersihkan Filter AC

Filter AC berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke kabin. Jika kondisinya kotor, aliran udara dapat terhambat sehingga AC terasa kurang dingin.

Filter disarankan dibersihkan atau diganti setiap 10.000 km, atau mengikuti standar pabrikan. Jika mobil sering digunakan di area berdebu, pemeriksaannya bisa dilakukan lebih sering.

Jangan Langsung Nyalakan AC Saat Kabin Panas

Mobil yang lama terparkir di bawah sinar matahari akan memiliki suhu kabin yang tinggi.

Sebelum menyalakan AC, pemilik mobil disarankan membuka jendela selama beberapa menit untuk membantu mengeluarkan udara panas.

Setelah suhu kabin mulai turun, AC dapat dinyalakan sehingga sistem tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendinginkan kabin.

Pastikan Freon dalam Kondisi Optimal

Freon memiliki peran penting dalam sistem pendingin AC. Jika jumlahnya berkurang atau terdapat kebocoran, kemampuan AC untuk menghasilkan udara dingin dapat menurun.

Karena itu, kondisi freon perlu diperiksa secara berkala dan kebocoran pada sistem harus segera ditangani.

Jangan Biarkan Kondensor Kotor

Kondensor bertugas membuang panas dari freon. Ketika bagian ini dipenuhi debu atau kotoran, proses pembuangan panas dapat terganggu dan membuat AC kurang optimal.

Membersihkan kondensor secara rutin serta memeriksanya ketika servis berkala menjadi salah satu cara untuk menjaga performanya.

Servis AC Secara Berkala

Perawatan rutin diperlukan untuk mengetahui kondisi berbagai komponen AC.

Pemeriksaan berkala juga dapat membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih awal sekaligus menjaga performa dan memperpanjang usia komponen.

Hindari Merokok di Dalam Mobil

Asap rokok dapat meninggalkan residu pada sejumlah bagian sistem AC, termasuk filter dan evaporator.

Selain berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, kondisi tersebut juga dapat mengganggu kinerja AC dan membuat kualitas udara di dalam kabin menjadi kurang baik.

Matikan AC Sebelum Mesin Dimatikan

Kebiasaan sederhana lainnya adalah mematikan AC terlebih dahulu sebelum mematikan mesin.

Dengan kebiasaan ini dapat membantu menjaga kompresor tetap awet sekaligus mengurangi beban kerja ketika mobil kembali dinyalakan.

Dengan melakukan perawatan secara rutin dan memperhatikan kebiasaan penggunaan sehari-hari, pemilik mobil dapat membantu menjaga AC tetap dingin dan nyaman digunakan.

Jika AC mulai menunjukkan penurunan performa, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.