Mercedes-Benz VLE Jadi Penantang Baru MPV Premium China

Mercedes-Benz, VLE hadir dengan dimensi besar, konfigurasi tujuh penumpang, hingga pilihan penggerak listrik yang siap meramaikan segmen MPV mewah di China.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 14:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di segmen MPV premium di China semakin menarik. Mercedes-Benz menjadi salah satu merek global yang ikut meramaikan pasar tersebut melalui Mercedes-Benz VLE, MPV mewah berkapasitas tujuh penumpang dengan pilihan tenaga listrik.

Tak hanya mengandalkan nama besar Mercedes-Benz, VLE hadir dengan dimensi besar, kabin lapang, teknologi elektrifikasi, serta pilihan sistem penggerak hingga all-wheel drive (AWD). Model ini diposisikan untuk bersaing di kelas MPV premium yang saat ini semakin ramai di China.

Dilansir dari CarNewsChina, Senin (10/8/2026), kehadiran Mercedes-Benz VLE di China menjadi langkah penting bagi pabrikan asal Jerman tersebut. Pasalnya, model ini akan diproduksi secara lokal melalui Fujian Benz, perusahaan patungan yang melibatkan Mercedes-Benz, BAIC, dan Fujian Motor Industry.

Produksi lokal di China tersebut melanjutkan perjalanan VLE setelah versi Eropa mulai diproduksi di Spanyol pada Juni 2026.

Sebagai sebuah MPV premium, Mercedes-Benz VLE memiliki dimensi yang cukup besar. Mobil ini mempunyai panjang 5.310 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi 1.922 mm.

Sementara itu, jarak sumbu rodanya mencapai 3.340 mm. Dimensi tersebut memberikan ruang yang cukup luas untuk mengakomodasi tujuh penumpang dalam konfigurasi 2+2+3.

Untuk menunjang kenyamanan penumpang, VLE dilengkapi pintu geser di bagian belakang dan panoramic roof berukuran besar. Fitur tersebut memberikan kemudahan akses sekaligus membuat kabin terasa lebih lapang.

Mercedes-Benz juga membekali VLE dengan sistem kamera surround-view. Fitur ini membantu pengemudi saat melakukan manuver, terutama mengingat bodi kendaraan yang memiliki dimensi cukup panjang.

Mercedes-Benz VLE tidak hanya ditawarkan dalam satu pilihan tenaga. Untuk pasar China, model ini hadir dalam dua varian, yakni VLE 300 dan VLE 400.

VLE 300 menjadi varian dengan posisi lebih rendah. Model ini menggunakan satu motor listrik yang ditempatkan di bagian depan.

Motor listrik buatan ZF tersebut mampu menghasilkan tenaga puncak 200 kW atau sekitar 268 hp. Sumber energinya berasal dari baterai berjenis ternary NMC yang diproduksi melalui kerja sama CATL dan Mercedes-Benz.

 

Bikin Persaingan Makin Ketat

 

Sementara itu, VLE 400 menawarkan performa yang lebih tinggi. Varian ini menggunakan dua motor listrik sekaligus dengan sistem penggerak seluruh roda atau AWD.

Motor listrik di bagian depan menjadi sumber tenaga utama, sedangkan motor belakang memberikan tambahan tenaga sebesar 105 kW atau sekitar 141 hp.

Jika digabungkan, sistem penggerak Mercedes-Benz VLE 400 mampu menghasilkan tenaga puncak 305 kW atau sekitar 409 hp. Sama seperti VLE 300, varian ini menggunakan baterai dengan teknologi ternary NMC.

Kehadiran Mercedes-Benz VLE membuat persaingan di segmen MPV premium China semakin ketat. Pasalnya, pasar tersebut saat ini sudah diisi sejumlah pemain lokal yang menawarkan kombinasi kemewahan, teknologi, dan performa listrik.

Beberapa model yang menjadi pesaing di segmen tersebut antara lain Denza D9, Voyah Dream, Luxeed V9, Zeekr 009, hingga Li Auto Mega.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Mercedes-Benz tidak hanya menghadapi merek premium asal China. Produsen lokal Negeri Tirai Bambu juga semakin agresif menghadirkan MPV dengan kabin mewah, teknologi elektrifikasi, serta performa tinggi.

Dengan produksi lokal, dimensi besar, konfigurasi tujuh penumpang, serta pilihan tenaga listrik hingga 409 hp, Mercedes-Benz VLE menjadi salah satu pendatang menarik di pasar MPV premium China.

Kehadiran model ini sekaligus menunjukkan bahwa persaingan di kelas MPV mewah tidak lagi hanya mengandalkan kenyamanan dan kemewahan kabin, tetapi juga mulai mengedepankan teknologi elektrifikasi dan performa.